Nursery Room

Posted on November 22nd, 2011

Baru dua bulan saya memulai tugas baru di perusahaan ini. Dari obrolan santai, muncul keberanian karyawan untuk mengungkap sebuah kebutuhan, yang telah lama disimpan dalam hati mereka.

Suasana serupa saya rasakan hampir sepuluh tahun lalu di perusahaan sebelumnya. Sebuah dialog dengan karyawati yang mempunyai kebutuhan khusus, dan ternyata meskipun banyak antenna perusahaan belum cukup peka untuk menangkap signal kebutuhan tersebut.

“Di gedung ini saja ada beberapa karyawati yang sedang menyusui”, papar mereka, “dan di mana lagi kalau bukan di toilet, tempat mereka memompa air susunya untuk disimpan dan dibawa pulang di sore harinya”.

Masih dengan semangat berapi-api karena merasa didengar, mereka bertutur: “Selain tidak higienis, menurut hemat kami, situasinya juga tidak relax, diburu-buru karena banyak pengguna toilet lain menunggu, stress.Tapi itulah kenyataan sekarang.”

Dialog itu terjadi hari kamis, 27 Oktober 2011, dilanjutkan dengan pemeriksaan semua ruang meeting, dan diputuskan, sebuah ruang meeting di lantai lobby akan di alih-fungsikan menjadi “Nursery Room”. Benchmark dilakukan pada hari Jumat, persiapan dilakukan secara cepat, dan pada tanggal 1 November 2011, 7 orang ibu muda telah resmi menggunakan nursery room untuk keperluan penting di atas.

Salah satu dari mereka menyampaikan kesannya, yang disampaikan via email:

Pertama-tama thanks to Pak JB yang sudah memperhatikan kebutuhan kita para busui, dan langsung dgn cepet dan tanggap menyediakan tempat utk memerah ASI yg proper.

Aku pribadi sangat bersyukur dan seneng banget difasilitasi dengan ruangan khusus untuk memerah ASI. Bisa mompa dengan nyaman, bersih, higienis, ngga keburu2 krn diantri’in orang, bahkan bisa denger sharing dan tips2 dari temen2 yang sama2 ikut mompa, jadi tambah semangat ngasih ASI buat buah hati.

Aku sih belom pernah liat nursery room-nya Unilever, tapi kalau denger ceritanya pengen juga ya suatu saat punya nursery room yang lengkap kaya gitu. (Berty)

Foto-foto dari Nursery Room Unilever ini sedikit memberikan gambaran tentang apa yang diharapkan Berty, namun dia dan teman-temannya sudah sangat mensyukuri langkah awal untuk memiliki Nursery Room tersebut.

Senyum mereka yang menggunakan nursery room tersebut tidak mungkin diukur dengan nilai uang, dan sukacita mereka akan mempertebal kesungguhan mereka untuk tinggal dan berprestasi di perusahaan ini.

Bookmark and Share

30 Responses to Nursery Room

  1. kus adi says:

    Excellent P.Jos..
    sentuhan hati dari hal yang kecil menjadikan efek positive yang tidak ternilai.
    ~Kus Adi~

  2. nina febriana says:

    Pak Josef,

    Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih yang tulus dan mendalam atas bantuan Bpk dlm penyediaan nursing room di Danamon HR KP. Kebetulan saya adalah salah satu penggunanya.
    Alhamdulillah manfaatnya sangat besar bagi saya dan rekan2.

    Semoga Tuhan membalas kebaikan hati Bapak.

    Salam,
    Nina

  3. Weti Kusmiati says:

    Pak Josef, saya salah satu pengguna fasilitas nursery room. Saya betul2 merasa bersyukur di fasilitasi ruangan yang nyaman untuk membawa pulang ASI yg sangat di tunggu oleh anak saya di rumah. Karena waktu anak pertama, terpaksa menggunakan tempat yang sebenarnya kurang higienis. Saya sangat berterima kasih kepada bapak.. Telah memberikan tempat yang nyaman dan higienis. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak.

    • josef josef says:

      Hai Wetty, banyak teman2 mu yang turut mengangkat permasalahan kalian kepada saya. Disamping itu, keterbukaan kalian untuk menyampaikan hal ini, sangat saya hargai. semoga buah hatinya di rumah mendapatkan manfaat maksimal dari fasilitas ini.

  4. Ranti Anggraini says:

    Pak josef, saya sebagai pengguna fasilitas nursery room di GSI, saya sangat berterima kasih atas perhatian bapak utk mewujudkan impian kami para ibu-ibu memiliki ruang yg layak utk tetap selalu memberikan asi. Dimana diruangan tersebut kami juga bisa saling memberikan informasi diantara ibu-ibu mengenai hal-hal yg berhubungan dengan balita. Sekali lagi terima kasih pak josef sdh mendukung kami sebagai pejuang asi untuk anak asi.

    • josef josef says:

      hai Ranti, kii fasilitas sudah tersedia. Gunakan kesempatan juga untuk saling belajar tentang penanganan balita, dari sesama pengguna Nursery Room.. Salam

  5. John says:

    Salam Kenal pak josef saya dengan John melihat apa yang bapak lakukan Dan membaca komentar-komentar yang Ada sungguh memberkati saya, mungkin next saya Akan mencontoh apa yang bapak lakukan, thx

    • josef josef says:

      Terima kasih John. Tujuan kami membagi cerita2 kecil seperti ini agar teman2 lain bisa tergerak memulainya. Mudah2an niat John bisa direalisir, dan kami tunggu ceritanya. Salam

  6. Sri Kumala Dewi says:

    Dear Pak Josef,

    Empati dan keputusan Bapak merealiasikan ruang laktasi sejujurnya buat kami benar2 terharu!! Our sincere gratitude, Pak. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak, Amin 🙂

    Tanpa sadar kami loncat kegirangan, akhir nya ada Ruang Laktasi di kantor kami. Memang HR yang menfasilitasi, tapi manfaat nya menyebar hingga ke Department/ unit lain di GSI. Bahkan bagi calon2 busui lain nantinya. Sepanjang waktu manfaat ini tdk akan putus Pak 🙂

    BYE BYE Toilet, that’s what we’ve been waiting for……to say…. hehehe

    Mudah2an Project mulia ini bisa direalisasikan di kantor BDI lain nya. Dengan senang hati kami SIAP bantu 🙂

    Titip senyum dari bayi2 kami untuk Bapak 🙂

    Salam,
    Dewi

    • josef josef says:

      Dewi telah membuat pagi yang berhujan ini menjadi cerah berkat komentarmu. Di mobil dalam perjalanan ke Gym untuk olahraga pagi, saya bisa membayangkan senyum bayi2 yang dimaksud Dewi ketika saya menulis komentar ini. Salam untuk teman2 pengguna Nursery Room.

  7. Joanna Sudharta says:

    Saya salah satu pengguna Nursery Room saat ini. Salute to P.Jos yang telah mewujudkan adanya Nursery Room. Dulu sebelum mempunyai baby saya pikir hanya untuk tempat penitipan anak sekali sekali, ternyata sekarang baru saya rasakan fungsi yang sesungguhnya: untuk memompa ASI selama saya bekerja, sehingga anak saya bisa mendapat ASI eksklusif selama 15bulan dan masih terus (semoga bisa terus sampai baby saya 2tahun).
    Sampai saat ini saya masih bisa terus berkarir di kantor ini. Terima kasih Pak JOS, langkah kecil bapak membantu semua ibu bekerja dan ikut membangun generasi penerus kita.

    • josef josef says:

      Joanna, saya turut gembira, karena sebagian kesulitan ibu2 yg punya bayi bisa diatasi sehingga mereka bisa terus konsentrasi berkarya dengan penuh semangat. Salam

  8. Tita says:

    Pak Joseph, let’s have another heartful project! Happy to be part of your such project.

  9. handayaniakhmad says:

    Alhamdulillah, terima kasih to Pak Jos yang telah memberikan power-nya dalam memberikan fasilitas bagi busui ini, langkah terpuji bagi Pak Jos dan company dalam mencari amal didunia dan di akhirat karena karyawati busui ini akhirnya tidak membawa energi negatif dan stress-nya ke dalam ASI yang akan diberikan kepada generasi penerusnya. Salut Pak Jos dan Company yang melakukan. Salam

  10. Wiedy says:

    Dear Pak Jos,

    Saya murid Bapak di CHRP Angkatan 13. Saya sampai menangis terharu membaca posting ini beserta komentar-komentarnya. That’s what HR all about Pak… Bapak memimpin tidak hanya dengan pikiran tapi juga dengan hati nurani. Not just talk about Recruitment, Talent Management, Performance Management, Effective Compben Practice, Industrial Relation, etc tapi HR juga berbicara tentang bagaimana seorang pekerja dengan gaji UMP menyambung hidup dari ujung bulan ke ujung bulan, HR juga bicara tentang seorang Ibu yang anaknya sedang sakit tapi ada komitmen pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkannya, HR juga bicara tentang seorang suami yang berjuang membeli rumah untuk keluarga kecilnya. Sebagus apapun program Perusahaan tidak akan berjalan maksimal kalau sisi-sisi kemanusiaan itu hilang, karena karyawan menjalankannya dengan ‘have to’ bukan dengan ‘would love to’. Saya ingat sekali Bapak bercerita ide awal adanya Nursery room atau flexible working hours di ULI adalah pemikiran Bapak bahwa “Work and Family is not an either-or choice”. That frame of thinking makes all the difference in your leadership. Bergembiralah teman-teman di Danamon punya Leader hebat seperti Bapak. Semoga suatu saat saya dapat merasakan kepemimpinan Bapak…

    • josef josef says:

      Selamat Malam Ruth, saya sangat setuju dengan semua komentarmu tentang peran HR. Banyak kesempatan kecil di depan mata kita terlewatkan, bahkan yang kecil itu justru “within our circle of influence”. Hal2 seperti itu terkadang bisa mengubah mental “have to” menjadi “would love to” seperti yang dimaksud Ruth. Siapa tahu suatu waktu kita berkesempatan untuk bekerja bersama. Salam

  11. Eka says:

    Sudah kira-kira 10 tahun nursery hadir di lobby Graha Unilever dan saya termasuk para pengguna pertama. It goes so much in line with the obsession of the moms to never settle for second best. Great to see this initiative continues, terutama untuk perusahaan dengan populasi wanita yang cukup besar. Moms are never complicated. Their happiness lies in the centre of the universe, their dear children.

    • josef josef says:

      Terima kasih Eka, telah membagi personal experience seputar Nursery Room. memang banyak yang masih melihat Nursery Room secara fisik, sekian m2, yang dibutuhkan untuk kepentingan bisnis lainnya. Yang Eka dan juga teman2 lain paparkan adalah sebuah Value Proposition yang diharapkan oleh seorang karyawan perempuan yang adalah juga seorang ibu yang sedang menyusui bayi. Saya tetap percaya, bahwa kalau kita sama2 menyebarkan berita positif ini ke mana2, maka Universe will conspire to help us to make it happen

  12. Damairia Pakpahan says:

    Selamat pagi Pak Josef, jumpa lagi tahun lalu kita semeja ya…ya sekarang ini kan ada yang namanya Gender and Organization, bagaimana organisasi responsif pada kebutuhan, aspirasi, kepentingan perempuan dan laki-laki yang berbeda (selain ada yang sama ya), nah menyediakan ruang laktasi adalah salah satunya. Selain juga bila ada penitipan anak di kantor. Di Korea Selatan, di Swedia, di ruang toilet perempuan maupun laki-laki ada juga tempat untuk mengganti diaper anak – kan merawat anak bukan cuma tuga ibu-ibu ya tapi tanggungjawab bersama. Salut untuk kepekaan gender Bapak.

    Salam setara
    Damairia Pakpahan

    • josef josef says:

      Terima kasih Damaria, setiap moment akan kita gunakan untuk kampanye pentingnya fasilitas seperti itu di tempat kerja. Salam dan keep in touch

      • Damairia Pakpahan says:

        Ya Pak Josef, masih banyak organisasi yang belum gender responsif Pak, sebaiknya memang ada gender policy di organisasi. Di Indonesia soal ini masih mesti banyak belajar dari negara lain. Tapi kita bisa mulai. Oh ya panggil saja saya Damai.

        • josef josef says:

          Terima kasih Damai, setiap kesempatan termasuk di forum dimana saya presentasi di publik, tidak henti2nya saya menyuarakan pentingnya fasilitas ibu2 di tempat kerja. Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Salam setara

  13. WS says:

    Pak Josef, boleh sharing kapan bapak merasa kebutuhan ini harus diwujudkan? apakah bapak survey demografis ibu menyusui terlebih dulu baru melaksanakan perubahan ?
    karena ditempat saya ada kebutuhan seperti ini, namun karena ruangan terbatas dan skala penggunanya terlalu kecil sehingga masih terkendala untuk diwujudkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih mba Sunny telah meluangkan waktu untuk menyimak tulisan ini. Adalah kewajiban kita untuk saling...

Sunny Budiman:
Dear Pak Josef, Terima kasih untuk selalu menjadi teladan dan inspirasi dalam segala sisi kehidupan....

josef:
Terima kasih sama2 Puji. Langkah yang sudah Puji ambil bersama tim Aurora adalah sebuah contoh nyata untuk...

Puji:
Terima kasih pak inspirasinya, yang saya ambil poin pentingnya ada pada manfaat apa yang kita berikan kepada...

josef:
Terima kasih John, butir yang penting telah digarisbawahi, bahwa potensi diri kita hendaknya dimanfaatkan...


Recent Post

  • Sehat Meningkatkan Kinerja
  • Nilai Diri Seseorang
  • Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat
  • Keseharian Executive Handal
  • Mitos Tentang Kerja Lembur
  • Sinar Talenta Indonesia di Pentas Internasional
  • Janji Pada Diri Sendiri
  • Creating Our Story
  • Syukur di Penghujung 2017
  • Refleksi dan MOVE ON