Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI

Posted on April 17th, 2026

Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
 

“Once you understand your WHY, you’ll be able to clearly articulate what makes you feel fulfilled and to better understand what drives your behavior when you’re at your natural best.” (Simon Sinek) LAMAURI, Novel yang ditulis Fince Bataona, bukan sekadar cerita tentang kehidupan masyarakat nelayan di Lamalera, Pulau Lembata. Ia adalah cermin nilai hidup, tentang makna bekerja, refleksi diri, fokus, dan kebahagiaan yang lahir dari hati yang selaras. Di balik kisah sederhana tentang perahu, laut, dan peran seorang perempuan yang disimbolkan dengan Lamauri (jurumudi), tersimpan pelajaran yang sangat relevan bagi kehidupan modern, bahkan bagi dunia kepemimpinan hari ini. WHY: Mengapa Engkau Bekerja? Salah satu pertanyaan paling kuat dalam buku ini muncul dari dialog sederhana: “Mengapa kau harus bekerja? Apa alasanmu bekerja?” Pertanyaan ini mengingatkan kita pada konsep Simon Sinek dalam bukunya FIND YOUR WHY, yang menekankan bahwa orang yang mengetahui “WHY”-nya tidak hanya bekerja untuk hasil, tetapi untuk makna. Dalam … Continue reading

Perjuangan Wisudawan Ulet

Posted on January 15th, 2026

Perjuangan Wisudawan Ulet
 

“Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all.” (Dale Carnegie)   Namanya Ellisa Nursabilah. Keluarga memanggilnya Icha. Ia tumbuh di Kampung Cimanggu, Desa Bunihara, Anyer, sebuah kampung sederhana di Banten, tempat jarak sering kali terasa lebih panjang dari angka kilometer di peta. Dari rumahnya, perjalanan ke kampus di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memakan hampir 46 km. Ke rumah sakit di Serang juga sekitar itu. Bahkan ke RS Harapan Kita di Jakarta, tempat ibunya dirawat, jaraknya mencapai 121 km. Tapi dalam hidup Icha, yang paling jauh bukanlah jarak, melainkan ketabahan yang harus ditempuh hari demi hari.   Tahun 2021 Menjadi Titik Ujian Ibunya, Ena, divonis sakit jantung dan harus menjalani operasi besar. Kaget? Tentu. Takut? Pasti. Proses persiapan operasi bahkan sempat mundur dua kali, memaksa mereka mengulang segalanya dari awal selama berbulan-bulan. … Continue reading

Apa yang Bisa Saya Bantu?

Posted on January 9th, 2026

Apa yang Bisa Saya Bantu?
 

“The human capacity for burden is like bamboo – far more flexible than you’d ever believe at first glance.” (Jodi Picoult)   SAPAAN SEJUK pagi-pagi di hari terakhir tahun 2025. Istriku sedang sibuk memberikan briefing pada assisten Rumah Tangga kami untuk persiapan kumpul keluarga malam nanti. Saya tertegun, tetapi juga senyum mendengar ada anggota keluarga yang datang dan bertanya: Apa Yang Bisa Saya Bantu? Menjadi menarik  karena pertanyaan itu yang akan menjadi esensi renungan yang akan saya bawakan menjelang akhir tahun nanti. Berikut foto bersama keluarga jelang akhir tahun. Sukacita Keluarga Besar Warna warni sukacita sudah dimulai sejak kami berkumpul bersama untuk merayakan Hari Natal. Saat membagi cerita di Sosmed, kami menampilkan foto berikut dengan caption: Hari Natal ini kami berkumpul sebagai keluarga—lintas suku, lintas iman. Natal kami rayakan dengan kasih, tawa, dan rasa saling menghormati. Karena keberagaman bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dirayakan.   Menjelang tutup tahun 2025, kami … Continue reading

Tak Sulit Bagi Yang Punya Kemauan

Posted on September 5th, 2025

Tak Sulit Bagi Yang Punya Kemauan
 

“Your family and your love must be cultivated like a garden. Time, effort, and imagination must be summoned constantly to keep any relationship flourishing and growing.” (Jim Rohn) BERSYUKUR ada pelayanan kapal PELNI yang mengarungi laut Indonesia bagian timur. Keluarga dari Lembata dan Flores bisa berkesempatan berlayar selama dua hari satu malam menuju Ujung Pandang untuk turut menghadiri sebuah perayaan besar. Bayangkan dengan uang Rp 350.000, mereka bisa sampai ke tujuan, dengan fasilitas makan tiga kali sehari. Saya bersama istriku Lena baru dari Jakarta, dan sempat menemui mereka untuk saling berbagi cerita, sore jelang acara.   Nihil Amanti Difficile Walau jauh dari kampung halaman, ada 15 orang yang bisa mewakili keluarga, datang dari Lamalera Lembata, Larantuka Flores dan Jakarta. Ada juga yang datang dari Malaysia. Kami semua berkumpul untuk memanjatkan Syukur atas perjalanan Pelayanan 25 tahun anggota keluarga kami, Pater Yoseph Bura Bataona CICM. Perayaan pagi itu dengan undangan terbatas, … Continue reading

Khusus Bersama Mereka

Posted on July 18th, 2025

Khusus Bersama Mereka
 

“Cherish every moment with those you love at every stage of your journey.” (Jack Layton)   KESEPAKATAN diantara kami bertiga. Ada waktu diluangkan bersama teman-teman di jejaringan pekerjaan atau masyarakat. Ada waktu yang diluangkan bersama keluarga besar dalam acara arisan atau perayaan keagamaan. Namun kami juga membuat program untuk kebersamaan hanya kami bertiga, saya istri dan putriku. Dan ada pula program hanya kami berdua. Akhir pekan ini adalah waktunya untuk kami bertiga. Ya, hanya kami bertiga untuk staycation.   Dari Rumah Pamulang Pagi-pagi kami sudah bersiap-siap. Eka akan menjemput kami berdua jam 10:00 pagi. Kepergian kali ini tidak jauh-jauh, tapi cukup untuk membuat momen kebersamaan.   Perayaan Kecil Eka dan istriku merancang sebuah perayaan kecil sore itu, di kamar hotel, dan memang hanya bertiga. Suasana tenang, akrab, dan disana kami berdoa, membuka hati untuk saling menerima dan memberi, menghadirkan di tengah kami Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, untuk … Continue reading

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...

Devamethia G:
terima kasih untuk tulisan-tulisan pak josef, saya sebagai salah satu pembaca merasa sering mendapatkan...

josef:
Betul sekali Puji, terima kasih untuk kontribusinya dalam perjalanan kehadiran blog ini. Sehat selalu

Puji:
Kekuatan kata, memberi makna. 1000 cerita, mendorong aksi nyata.

josef:
Terima kasih mba Yana, upaya kecil dilakukan secara disiplin, bisa menjadi kebiasaan dalam aspek kehidupan...


Recent Post

  • Blog Seribu Tulisan – KATA Yang Mengubah Hidup
  • Blog Seribu Tulisan: Pesan Konsistensi
  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut