Creating Moments

Posted on September 4th, 2026

Creating Moments
 

“Cherish every moment spent with your family; they are the moments you’ll look back on with joy.” (Rachel White) Kapal ferry express perlahan meninggalkan Merak. Lima mobil membawa 22 anggota keluarga menuju Bakauheni. Di Lampung, sepuluh anggota keluarga lainnya sudah menunggu. Di atas kapal, kami sempat berfoto bersama. Sederhana saja. Tetapi kemudian saya berpikir, bukankah sebenarnya momen seperti inilah yang perlu kita ciptakan lebih sering dalam keluarga? Kita sering mendengar ungkapan be there, be present dalam dunia pelayanan. Seorang customer service harus hadir untuk pelanggan. Seorang leader harus hadir untuk timnya. Tetapi bagaimana dengan keluarga? Apakah kita juga sudah being there and being present untuk mereka? Bukan hanya hadir secara fisik. Tetapi benar-benar hadir: ngobrol, mendengarkan, bercanda, makan bersama, menikmati perjalanan, dan sesekali meletakkan kesibukan kita di luar pintu.   Arisan sebagai alasan untuk bertemu Di permukaan, perjalanan ini hanyalah arisan keluarga. Tetapi kami tahu, arisan hanyalah alasan. Yang sesungguhnya … Continue reading →

Sebelum Pensiun, Sudahkah Kita Menyiapkan Diri?

Posted on August 28th, 2026

Sebelum Pensiun, Sudahkah Kita Menyiapkan Diri?
 

“The future depends on what you do today.” (Mahatma Gandhi) Beberapa waktu lalu saya kembali mendapat kesempatan berbagi pengalaman dengan karyawan sebuah perusahaan tentang bagaimana merencanakan dan menjalankan masa purna bakti bersama keluarga. Saya datang dengan niat berbagi pengalaman. Tetapi setelah membaca kembali AHA yang dituliskan peserta, saya justru merasa mendapatkan pelajaran baru. Ada satu kalimat yang sengaja saya kedepankan: “Banyak orang siap finansial, tapi tidak siap mental dan tujuan. Tantangan terbesar pensiun: kehilangan arah dan peran.” Mungkin inilah salah satu hal yang sering luput ketika kita berbicara tentang pensiun. Kita sibuk menghitung berapa tabungan yang diperlukan, berapa penghasilan setelah pensiun, apakah investasi cukup, dan bagaimana menyesuaikan pengeluaran. Semua itu penting. Tetapi ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting: Setelah tidak lagi bekerja, saya akan menjadi siapa? Dan untuk apa saya bangun setiap pagi? Ketika Kalender Tiba-Tiba Kosong Selama puluhan tahun bekerja, kehidupan kita sebenarnya sudah memiliki struktur yang sangat … Continue reading →

Ketika Hidup Menjadi Sekolah Kepemimpinan

Posted on August 14th, 2026

Ketika Hidup Menjadi Sekolah Kepemimpinan
 

“Life is not about finding yourself. Life is about creating yourself.” (George Bernard Shaw) Beberapa waktu lalu saya berkesempatan berbagi melalui Zoom dengan sahabat-sahabat dari Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar peserta berasal dari tanah yang saya kenal baik, tanah tempat saya dilahirkan dan dibesarkan. Saya bercerita tentang perjalanan hidup dan karier saya: dari Lamalera, Lembata, sebuah kampung nelayan, menuju Jakarta, kemudian ke berbagai panggung profesional nasional dan internasional. Namun semakin saya bercerita, semakin saya menyadari bahwa yang sesungguhnya ingin saya bagikan bukanlah perjalanan menuju sukses, melainkan perjalanan belajar. Karena ketika melihat kembali perjalanan itu, saya menemukan satu benang merah: setiap titik kehidupan adalah sekolah. Setiap pekerjaan adalah ruang belajar. Setiap tantangan mengajarkan sesuatu. Dan setiap orang yang hadir meninggalkan pelajaran. Dari keluarga sederhana, saya belajar tentang kepercayaan Saya lahir dari keluarga nelayan di Lamalera. Kami bukan keluarga berada. Sejak kecil saya memahami bahwa kehidupan harus diperjuangkan. Saya ingin sukses, bukan … Continue reading →

Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian

Posted on May 8th, 2026

Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
 

“Either write something worth reading or do something worth writing.” (Benjamin Franklin) KALIMAT PERTAMA yang kutulis di blog, masih penuh ketidakpastian tentang seberapa menarik tulisan ini di hadapan pembaca. Tanpa pengalaman, tanpa bekal pengetahuan memadai. Satu-satunya yang membuat saya penuh percaya diri untuk memulai adalah, saya punya banyak pengetahuan dan pengalaman, yang masih tersimpan rapih di kepalaku (tacit knowledge). Saat itu, lebih dari 30 tahun berkecimpung di bidang Sumber Daya Manusia merupakan modal penting. Pengalaman sebagai leader dan mengembangkan leadership bisa menjadi daya tarik. Pengalaman memimpin transformasi dan membangun budaya, juga bisa menjadi topik menarik. Dan tentu saja perjalanan karier secara umum dan perjalanan hidup juga unik.   Pengingat Agar Selalu Bersyukur Bagi yang pernah mengikuti atau mendengarkan presentasi saya, mungkin sudah cukup familiar dengan gambar di bawah ini, yang selalu saya gunakan sebagai penutup semua presentasi saya. Mengapa? Gambar yang terlihat sederhana memiliki MAKNA yang mendalam untuk saya. Persisnya, gambar … Continue reading →

Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI

Posted on April 17th, 2026

Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
 

“Once you understand your WHY, you’ll be able to clearly articulate what makes you feel fulfilled and to better understand what drives your behavior when you’re at your natural best.” (Simon Sinek) LAMAURI, Novel yang ditulis Fince Bataona, bukan sekadar cerita tentang kehidupan masyarakat nelayan di Lamalera, Pulau Lembata. Ia adalah cermin nilai hidup, tentang makna bekerja, refleksi diri, fokus, dan kebahagiaan yang lahir dari hati yang selaras. Di balik kisah sederhana tentang perahu, laut, dan peran seorang perempuan yang disimbolkan dengan Lamauri (jurumudi), tersimpan pelajaran yang sangat relevan bagi kehidupan modern, bahkan bagi dunia kepemimpinan hari ini. WHY: Mengapa Engkau Bekerja? Salah satu pertanyaan paling kuat dalam buku ini muncul dari dialog sederhana: “Mengapa kau harus bekerja? Apa alasanmu bekerja?” Pertanyaan ini mengingatkan kita pada konsep Simon Sinek dalam bukunya FIND YOUR WHY, yang menekankan bahwa orang yang mengetahui “WHY”-nya tidak hanya bekerja untuk hasil, tetapi untuk makna. Dalam … Continue reading →

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Lia, ditengah kesibukanmu dalam perjalanan baru, masih sempat menyimak tulisan ini dan...

lia catri:
Mungkin inilah makna Develop yang semakin diperkaya dewasa ini. Bukan hanya: How do I become better?...

josef:
Terima kasih mba Rani, untuk memberikan ulasan tambahan tentang apa yang dihayati saat menyimak paparanku....

Rani Wijaya:
Pak Josef, saya salah satu peserta di purna bakti ini dan senang sekali sudah mengulik AHA saya :...

josef:
Terima kasih Rina. Bisa juga refleksinya dibuat bertahap. Sepuluh tahun dari sekarang Rina mau jadi apa? Untuk...


Recent Post

  • Menerima Kebaikan dan Membaginya Kembali
  • Mengembangkan Manusia Ketika AI Semakin Pintar
  • Jaga Harmoni Samakan Sudut Pandang
  • Beyond the Moment
  • Creating Moments
  • Sebelum Pensiun, Sudahkah Kita Menyiapkan Diri?
  • Pertemanan yang Mendorong Pertumbuhan
  • Ketika Hidup Menjadi Sekolah Kepemimpinan
  • Dari Best Practice Menuju Next Practice
  • Menjadi Manusia yang Layak Diikuti