Posted on April 17th, 2026
“Once you understand your WHY, you’ll be able to clearly articulate what makes you feel fulfilled and to better understand what drives your behavior when you’re at your natural best.” (Simon Sinek) LAMAURI, Novel yang ditulis Fince Bataona, bukan sekadar cerita tentang kehidupan masyarakat nelayan di Lamalera, Pulau Lembata. Ia adalah cermin nilai hidup, tentang makna bekerja, refleksi diri, fokus, dan kebahagiaan yang lahir dari hati yang selaras. Di balik kisah sederhana tentang perahu, laut, dan peran seorang perempuan yang disimbolkan dengan Lamauri (jurumudi), tersimpan pelajaran yang sangat relevan bagi kehidupan modern, bahkan bagi dunia kepemimpinan hari ini. WHY: Mengapa Engkau Bekerja? Salah satu pertanyaan paling kuat dalam buku ini muncul dari dialog sederhana: “Mengapa kau harus bekerja? Apa alasanmu bekerja?” Pertanyaan ini mengingatkan kita pada konsep Simon Sinek dalam bukunya FIND YOUR WHY, yang menekankan bahwa orang yang mengetahui “WHY”-nya tidak hanya bekerja untuk hasil, tetapi untuk makna. Dalam … Continue reading
Posted on March 27th, 2026
“A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way.” (John C. Maxwell) HARUS DINIATKAN. Bukan sekadar slogan. Integritas hendaknya menjadi gerakan. Gerakan hati untuk memilih yang benar, gerakan pikiran yang menjaga nilai, gerakan tindakan yang menyelaraskan nilai, kata dan perbuatan. Dalam program Mentorship Maxwell Leadership Indonesia, bersama rekan-rekan lainnya kami semakin menyadari bahwa integritas tidak berhenti pada diri kita sendiri. Integritas harus menjadi sesuatu yang menular: menginspirasi, membentuk budaya, dan menggerakkan orang lain untuk hidup dengan nilai yang sama. Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang siapa kita, tetapi tentang pengaruh apa yang kita bangun di sekitar kita. Dari Integritas Pribadi ke Budaya Integritas Banyak orang merasa cukup ketika mereka sendiri berusaha hidup dengan integritas. Itu tentu penting. Tetapi kepemimpinan selalu berbicara tentang pengaruh. Pertanyaan yang lebih dalam adalah: Apakah orang-orang di sekitar kita juga terdorong untuk hidup dengan integritas? Apakah lingkungan yang kita … Continue reading
Posted on January 15th, 2026
“Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all.” (Dale Carnegie) Namanya Ellisa Nursabilah. Keluarga memanggilnya Icha. Ia tumbuh di Kampung Cimanggu, Desa Bunihara, Anyer, sebuah kampung sederhana di Banten, tempat jarak sering kali terasa lebih panjang dari angka kilometer di peta. Dari rumahnya, perjalanan ke kampus di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memakan hampir 46 km. Ke rumah sakit di Serang juga sekitar itu. Bahkan ke RS Harapan Kita di Jakarta, tempat ibunya dirawat, jaraknya mencapai 121 km. Tapi dalam hidup Icha, yang paling jauh bukanlah jarak, melainkan ketabahan yang harus ditempuh hari demi hari. Tahun 2021 Menjadi Titik Ujian Ibunya, Ena, divonis sakit jantung dan harus menjalani operasi besar. Kaget? Tentu. Takut? Pasti. Proses persiapan operasi bahkan sempat mundur dua kali, memaksa mereka mengulang segalanya dari awal selama berbulan-bulan. … Continue reading
Posted on January 9th, 2026
“The human capacity for burden is like bamboo – far more flexible than you’d ever believe at first glance.” (Jodi Picoult) SAPAAN SEJUK pagi-pagi di hari terakhir tahun 2025. Istriku sedang sibuk memberikan briefing pada assisten Rumah Tangga kami untuk persiapan kumpul keluarga malam nanti. Saya tertegun, tetapi juga senyum mendengar ada anggota keluarga yang datang dan bertanya: Apa Yang Bisa Saya Bantu? Menjadi menarik karena pertanyaan itu yang akan menjadi esensi renungan yang akan saya bawakan menjelang akhir tahun nanti. Berikut foto bersama keluarga jelang akhir tahun. Sukacita Keluarga Besar Warna warni sukacita sudah dimulai sejak kami berkumpul bersama untuk merayakan Hari Natal. Saat membagi cerita di Sosmed, kami menampilkan foto berikut dengan caption: Hari Natal ini kami berkumpul sebagai keluarga—lintas suku, lintas iman. Natal kami rayakan dengan kasih, tawa, dan rasa saling menghormati. Karena keberagaman bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dirayakan. Menjelang tutup tahun 2025, kami … Continue reading
Posted on December 19th, 2025
“There is a light within each of us that can never be diminished or extinguished. It can only be obscured by forgetting who we are.” (Deepak Chopra) Minggu lalu, saya kembali mengunjungi Unilever Indonesia, tempat di mana lebih dari 30 tahun hidup saya pernah bertumbuh, berkarya, jatuh-bangun, belajar tentang arti tanggung jawab, dan kepemimpinan. Langkah kaki saya mungkin hanya singgah sebentar, tetapi hati saya tertahan cukup lama. Saya tertegun sejenak melihat sebuah hiasan sederhana namun kuat maknanya: “The Light Within Us” Brighten Everyday Life for All Kalimat itu seperti berbicara langsung kepada saya. Bukan sekadar slogan korporasi, melainkan sebuah panggilan jiwa. Ia mengingatkan bahwa di dalam setiap diri kita, selalu ada cahaya. Cahaya yang bukan untuk disimpan, tetapi untuk dibagikan. Cahaya yang tugasnya bukan menyilaukan, melainkan menerangi, menghadirkan kejelasan, harapan, dan arah bagi orang lain, bahkan dalam hal-hal paling sederhana dari kehidupan sehari-hari. Cahaya Itu Ada di Dalam, Tapi … Continue reading
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...