Siapa yang Membuatku Tersenyum?

Posted on August 4th, 2015

“A warm smile is the universal language of kindness.” (William Arthur)

SEBUAH SENYUM yang dilakukan secara tulus, bisa memberikan dampak yang luar biasa, bahkan di luar yang bisa kita bayangkan. Dan senyum itu gratis, juga hanya memerlukan sepersekian detik.

Bila demikian halnya, mengapa wajah ini sering sulit diajak kompromi untuk menampilkan senyum? Tentu saja wajah ini tidak bisa dipaksa untuk itu, karena senyum itu merupakan ekspresi keluar dari apa yang sedang dirasakan dalam hati.

Senyum itu biasanya spontan, walau terkadang ada senyum plastik yang dipaksa untuk menutup situasi yang sesungguhnya. Tapi itu tidak akan bertahan lama untuk dikenali. Karena itu, teruslah membangun hati dan pikiran positif yang bisa menjadi fondasi munculnya senyum positif secara spontan.

Senyum Mereka Tulus dan Spontan

Bahwa baju mereka warna-warni, itu merupakan tambahan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Bahwa ada atribut lain yang dibawa, itupun merupakan tambahan sentuhan luar untuk menggaris-bawahi keceriaan mereka.

Tapi mencermati ekspresi wajah mereka di foto ini, langsung dirasakan pancaran gelombang positif yang terpapar dari senyum mereka. Akumulasi senyum tulus seperti ini, bila menyebar ke sekitar tempat kerja setiap hari, akan sangat powerful mempererat tim, menjadi perekat yang mempersatukan, tapi juga menjadi penyejuk bila ada yang merasakan suasana down.

foto1

Menyatu dan Tidak Terpisahkan

Merasa belum cukup foto di atas, yang diposting oleh tim FishWorld CHR Indofood di Facebook, setelah jam bergeser dari 00:00 memasuki tanggal 11 Juli. Tim FishFun memikirkan sebuah kreasi yang lebih powerful dalam berekspresi.

Pagi itu, usai olahraga, saya tiba di ruang kerja 15 menit menjelang jam 08:00. Lampu ruang diredupkan, dan hanya spot light yang dibiarkan berperan untuk menerangi sebuah foto yang diletakkan di atas buffet. Dari kejauhan, terlihat itu foto saya dan sedang tersenyum. Tapi apakah itu foto dan senyum saya?

foto2

Ternyata tidak sepenuhnya demikian. Dan ini adalah penjelasan mereka:

Kompilasi foto anggota team yang membentuk foto ini: Begitu mendekat, kita akan melihat bahwa ada ratusan foto kecil yang hadir di sana, dan itu adalah foto dari anggota timku. Ada yang berulang tiga atau empat kali di tempat yang berbeda.

Foto team, foto yang ceria penuh senyum: Mencermati setiap detail, akan nampak bahwa foto-foto setiap individu penuh senyum memancarkan keceriaan, dalam kostum yang beragam warnanya. Kita masih bisa mengenali setiap individu dari jarak dekat sekali.

Sudah menyatu, tidak dapat dipisahkan: tujuannya bukan untuk melihat siapa berada di sisi mana, karena foto-foto tersebut sudah merupakan satu kesatuan, seakan tidak bisa dipisahkan lagi.

Keindahan dari Ragam Warna yang Berbeda

Ketika saya bertanya, apa judul foto ini kalau harus diberikan judul? Ternyata bukan: Foto diri Joseph Bataona tetapi “Kebersamaan Tim yang Solid”.

Alasannya sederhana. Tim bukan saja berarti jumlah angka. Tim terdiri dari tiap individu yang solid menyatu untuk sebuah tujuan bersama. Dalam foto ini mereka tidak memilih untuk berada di lini kiri atas, bawah atau di tengah. System yang berperan untuk itu.

Mereka juga tidak memilih untuk memberikan kontribusi warna merah di baju, atau hitam di rambut atau coklat di telinga. Dan mereka, yang memiliki karakter yang berbeda, menerima untuk berada di mana saja karena percaya bahwa system yang mengatur ini sudah layak dipercaya.

Bukan pula sebuah kebetulan bahwa nama aplikasi yang digunakan adalah: Andrea Mosaic. Andrea mengingatkan saya pada panulis buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, dan mosaic juga mengingatkan saya pada kata-kata Andrea Hirata dalam sebuah bukunya, bahwa setiap pengalaman hidup kita seumpama membentuk sebuah mosaic. Dan dikemudian hari, ketika semua mosaic kehidupan itu disusun menjadi satu, maka akan nampak betapa indahnya kehidupan ini.

Demikian juga himpunan foto-foto tersebut seakan menggambarkan pengalaman yang sudah kita jalin bersama selama 2.5 tahun ini. Perbedaan di antara kami justru telah dirangkai menjadi satu kesatuan yang sangat Indah. Dan itu adalah ekspresi kehidupan kami di CHR (Corporate Human Resources). Senyum setiap anggota tim terpancar menyatu, seakan itu adalah ekspresi senyumku.

“The world always looks brighter from behind a smile.” (Unknown)

Bookmark and Share

2 Responses to Siapa yang Membuatku Tersenyum?

  1. Mawardi says:

    Dear Pak Josef,

    Ada ungkapan, “Tersenyumlah” maka akan lebih terasa betapa indahnya hidup ini.

    Pak Josef, Senyum adalah ungkapan hati sehingga tidak bisa di rekayasa. Ketika bibir tersenyum tapi hati sedang kesal atau gundah maka senyum itu akan terasa hambar. Ketika senyum mengembang sebagai visualisasi hati yang ikhlas maka akan diterima oleh hati penerima senyuman itu.

    Namun, Senyum ketulusan adalah senyum yang datang dari dalam relung hati yang paling dalam. senyum ini muncul untuk membahagiakan,menghormati dan memuliakan orang lain.

    Sebagai seorang fans Pak Josef, ijinkan saya tak lupa mengucapkan ‘Selamat Ulang Tahun, HAPPY BIRTHDAY’. Dan salam sukses selalu buak Pak Josef.

    Mawardi

    • josef josef says:

      Terima kasih Mawardi untuk kunjungan ke blog dan menyimak kisah ini. Terima kasih juga untuk doanya. Semoga Mawardi juga sukses selalu

Leave a Reply to josef Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Elfi, I am who I am because of who we all are. Banyak tangan yang ikut berkontribusi menjadikan...

Elfi:
Sekali lagi tulisan Bapak menjadi sumber pengingat dan penguat Pak, lebih jauh lagi dalam situasi sesulit dan...

josef:
Terima kasih Rolin untuk ulasan detailmu. Kita hadir di muka bumi ini tidak sendirian, dan panggilan hidup...

Rolin:
Lama sebelum mengenal Pak Josef Bataona, saya menginginkan sosok role model dalam hidup saya untuk menajamkan...

josef:
Terima kasih coach Indra, sukses juga untuk bukumu yang baru: Effective Coaching Skills for Leaders. Salam


Recent Post

  • Panggilan Mengubah Paradigma
  • Belajar Bersama dari Buku Leader as MEANING MAKER
  • Sikapi Dengan Hati Yang Jujur
  • Agar Tetap Tegak Diterpa Badai
  • Mengasah Listening Skill Menuju Peran Sebagai MEANING MAKER
  • Tim Membutuhkan TRUST
  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris