HR Values Diawali di Bisnis

Posted on May 10th, 2013

(One Team One Mission, Part 1)

HADIR SIANG ITU, sekitar 85 Pimpinan HR dari semua Divisi Perusahaan di seluruh Indonesia. Makassar sengaja dipilih oleh tim, dengan berbagai alasan yang mudah-mudahan pembaca akan bisa menangkapnya kalau sudah membaca artikel ini dan dua artikel berikutnya. Dan Tarian Padupa khas Makassar, dipilih sebagai tarian untuk mengucapkan selamat datang sekaligus mengawali pertemuan kami, HR Consolidation Meeting dengan tema One Team, One Mission.

Nilai HR Diawali dari Bisnis

Berbicara tentang HR Value Proposition, pakar Management Dave Ulrich menegaskan bahwa HR Value berawal dari Bisnis, bukan di HR Department. Artinya bahwa kehadiran HR itu hanya bermakna kalau ada keterkaitan erat antara aktivitas dan pencapaian di Departemen HR, dengan pencapaian bisnis.

Dalam merencanakan bisnis, proposisi HR merupakan bagian yang dibahas bersama dengan rencana bisnis. Karena itu, untuk mengawali pembahasan seluruh tim, seorang Direktur Bisnis memberikan kami pencerahan tentang tantangan bisnis dalam 5 tahun mendatang.

Studi BCG memperlihatkan bahwa konsumen middle class ke atas (yang membelanjakan uang minimum 2-3 juta per bulan) yang saat ini berjumlah 74 juta orang di Indonesia, akan berganda menjadi 141 juta di tahun 2020. Ini merupakan peluang yang akan dilirik banyak perusahaan. Kesiapan untuk meraih peluang ini harus dimulai dari sekarang.

Dan salah satu kuncinya adalah kesiapan talent di berbagai bidang di perusahaan ini. Hal ini dipaparkan sekaligus menggaris-bawahi tingginya ekspektasi bisnis akan keterlibatan HR dalam pencapaian tersebut.

Perkenalan Sekaligus Ajakan

Dalam 4 bulan pertama, saya belum bisa mengunjungi semua unit atau pabrik, sehingga saya belum berkesempatan untuk bertemu sebagian yang hadir hari itu. Karenanya, kesempatan ini juga saya gunakan untuk memperkenalkan diri, sekaligus menyampaikan harapan dari saya untuk perjalanan bersama ke depan.

Beberapa butir utama yang saya sampaikan:

  1. Survey internal memperlihatkan betapa serius harapan para pimpinan bisnis akan peran-serta HR dalam melangkah ke depan. Mereka menyampaikannya secara terbuka, karena mereka paham akan besarnya tantangan bisnis ke depan.
  2. Survey BCG memperlihatkan bahwa Top People Challenges di Indonesia dalam menghadapi 2020 adalah: Managing Talent, Improving Leadership Development, Improving Performance Management & Reward, dan Transforming HR into a Strategic Partner.
  3. Jelang tahun 2020, akan ada kesenjangan Demand & Supply Talent di middle management, di mana supply hanya 50% dari demand. Dan walaupun lulusan perguruan tinggi setiap tahun cukup banyak, tapi kualitas dan kesiapan mereka untuk pentas di middle management level masih jauh dari harapan.
  4. Kondisi point tiga akan semakin mengkhawatirkan, kalau jumlah attrition di perusahaan juga tinggi.Karena itu tantangan lain yang muncul adalah bagaimana men-develop talent sendiri sambil me-retain mereka.
  5. Tujuan pertemuan di Makassar adalah untuk merapatkan barisan, menyamakan pandangan tentang berbagai challenges dan bagaimana menghadapinya, serta bagaimana membangun synergy di antara Tim HR.

Belajar Local Wisdom

Kami juga belajar dari sebuah filosofi masyarakat Bugis Makassar yang bernama: Mabbulo Sibatang (rangkaian bambu yang menyatu) yang artinya: ibarat serumpun bambu bekerja saling mengokohkan.

  1. Rebba Sipatokkong (jika rebah saling menegakkan),
  2. Mali Siparappe (jika hanyut saling mendamparkan),
  3. Sirui^ Menre^ Tessirui No^ (tarik menarik ke atas bukan tarik menarik ke bawah),
  4. Malilu Sipakainge^ (saling mengingatkan hingga tersadar betul).

Ini filosofi yang menggambarkan kekuatan, persatuan dan kebersamaan masyarakat Bugis Makassar (sumbangan: Rodjak petta puang)

Di samping filosofi yang serius, tidak akan komplit kalau kita lewatkan begitu saja kesempatan mencicipi kuliner lokal. Usai meeting malam, saya kebagian untuk mencicipi Pisang Epe di pinggir jalan Pantai Losari.

Akan asyik kalau sambil makan, mendengarkan dendang lagu Pantai Losari ciptaan Anci Laricci, yang reff-nya berbunyi:

Reff:  Jalang – jalangki dipantai losari

jangki lupa singgah makang pisang epe

gulana manis pake duriang

enakna mamo biking lupa utanga.

Bookmark and Share

4 Responses to HR Values Diawali di Bisnis

  1. ratih says:

    1 team 1 mission…
    Bersatu bersama melangkah ke depan
    Utk membangun sinergi dlm menghadapi tantangan
    Tapi jangan lupa tetap tersenyun ^o^

    • josef josef says:

      Terima kasih Ratih, akan sangat menyenangkan perjalanan karya kita kalau kita bersatu, saling membantu dan tentu saja terus berbagi senyum. Maru kita jadikan itu suatu kebiasaan hidup

  2. devi says:

    Dilihat dari judul u pagi ini sdh sangat tepat sekali fungsi HR bukanlah sebagai cost centre melainkan sdh merupakan busines partner utk menentukan kemajuan Perusahaan dimasa yad. Terima kasih Pak Josep atas tulisan pagi ini yg sangat fundamental sekali bagiara praktisi HR.

    • josef josef says:

      Terima kasih Devi, tulisan ini sekaligus untuk saling mengingatkan. Ikuti juga lanjutan kisah ini yang akan hadir besok Selasa pagi dan Jumat. terima kasih juga telah mengunjungi blog dan menyimak kisah ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET