Posted on October 25th, 2019
“A good listener tries to understand what the other person is saying. In the end he may disagree sharply, but because he disagrees, he wants to know exactly what it is he is disagreeing with.” (Kenneth A. Wells)
PERTEMUAN rutin anggota HR Directors Forum (HRDF) dioptimalkan untuk saling update, saling belajar dan tentu saja menjaga tali silaturahmi tetap terjalin. Agendapun dirancang untuk memungkinkan para anggota mendapat update terkait berbagai issue kekinian seputar Pengelolaan SDM di industry 4.0 and beyond, termasuk ragam generasi dan digitalisasi.

Transforming People for Transforming Business
Mengelola 35 ribu drivers dan karyawan di 75 pools di 20 kota tentu bukan pekerjaan yang muda. Para leaders tentu dipersiapkan untuk memainkan peran tersebut. Untuk itu mereka dtuntut untuk bisa memimpin diri sendiri (Leading self) sebelum mereka dipercayakan untuk memimpin team (Leading Team) dalam rangka meraih sukses di bisnis (Leading the Business). Dan untuk menyamakan dan menyatukan irama langkah, maka para pimpinan dimintaut untuk bisa melayani dengan nilai-nilai: integritas, peduli, inovatif dan sepenuh hati.
Dengan penuh keyakinan, ibu Noni Sri Aryati Purnomo, CEO Blue Bird memaparkan bagaimana leader di Blue Bird di yakinkan bahwa setiap leader bertanggung jawab atas kehidupan 400 drivers dan keluarganya. Ini akan membuat mereka benar-benar mengambil keputusan yang bijak, manakala berkaitan dengan pengembangan para driver dalam jangka panjang dalam menunjang bisnis. Berikut kompilasi foto, termasuk foto depan Tesla, taksi mewa bertenaga listrik.

Mendengarkan Milenial
Salah satu agenda penting yang kami tunggu-tunggu adalah dialog dengan milenial, yang dihadirkan dari dua perusahaan berbeda. Berikut pertanyaan dan tanggapan para milenial.
Apa kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan saat awal bekerja?
Sering dianggap sebagai generasi instan? Setuju?
Apa yg membuatmu tinggal lebih lama di perusahaan? Apakah kompensasi itu utama?
Beda generasi menurut kamu?
Ternyata dengan berbagai upaya yang dilakukan management, banyak juga milenial yang keluar; apa lagi yang harus diperbuat?
Hanya tiga orang yang didengarkan, namun beberapa pendapat mereka boleh jadi merupakan pendapat milenial umumnya, walaupun kita tidak bisa melakukan generalisasi.
Hemat saya, langkah bijak yang perlu dilakukan oleh setiap leader adalah: lakukan dialog rutin dangan anggota timmu, dengarkan aspirasi mereka, bantu mereka untuk bisa berkontribusi maksimal ditengah lingkungan dengan generasi beragam. Muda-mudahan mereka bisa kita tahan lebih lama lagi di perusahaan.
“A wise old owl sat on an oak; The more he saw the less he spoke; The less he spoke the more he heard; Why aren’t we like that wise old bird?” (Chinese Proverbs)
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...