Sejuta Senyum PEACE HR Society

Posted on March 1st, 2024

“A journey is best measured in friends and not miles.” (Tim Cahill)

MELANGKAH BERSAMA sejak dua tahun lalu. Komunitas yang bernama PEACE HR Society ini berisi insan-insan tangguh tapi selalu merunduk untuk belajar. Dengan pengalaman praktis di berbagai industri yang beragam mereka siap untuk saling berbagi dan belajar.

Ecosystem PEACE HR Society perlu terus dikumandangkan agar kita bisa terus menghayati dan memaknainya dalam langkah nyata setiap hari.

 

3C: Cultivating Connecting dan Collaboration

PEACE singkatan dari People Enthusiast and Connection Enabler. PEACE HR Society dibentuk dengan tujuan:

  • Gathering curious minded HR people
  • Creating a Society where people can connect and learn from each other through our Ecosystem
  • To create impact one person at a time

 

Seakan memberikan penekanan pada tujuan dibentuknya komunitas ini, uncle H. Clay Myers, Co-founder and CEO PARADIGM hadir dan sharing dengan judul Cultivating Connecting dan Collaboration. Untuk bisa berkolaborasi kita perlu mulai membangun koneksi, memupuk dan mengembangkannya. Pertanyaan provokatif yang sering diajukan orang bijak: Siapa 5 orang terdekatmu dan saya akan memberitahukan siapa anda sesungguhnya. Warna hidup kita tidak lepas dari pengaruh orang-orang dekat kita. Dan semakin merdu terdengar disekitar kita: How can I help you? Alangkah baiknya juga kalau ini menjadi percakapan utama setiap kita bertemu orang lain. Berikut foto uncle Clay dan kawan2.

Nilai persahabatan seperti itu memupuk perilaku saling trust dan respect, karena kita yakin dan percaya pada ungkapan ini: If I uplift you, I uplift myself.

Seperti halnya kita menanam sesuatu di kebun, kita perlu juga memahami, bagaimana caranya menanam benih persahabatan, berapa lama baru bisa kita memanen. Kita perlu terus memupuk, menyiramnya hingga kita meraih hasilnya. Berikut rangkaian foto di ulang tahun kedua PEACE HR Society.

Connection & Collaboration

Sementara itu dalam sesi kedua, pa Pambudi yang dikenal dengan Story Tellingnya, bercerita dari pengalaman nyata tentang bagaimana Connection dan Collaboration dibangun.

Adalah pengalaman Ilma, putri pa Pambudi yang studi dan sekarang bekerja di Amerika. Menghadapi persaingan ketat di dunia kerja, saat masih kuliah Ilma menghubungi beberapa kakak kelasnya yang sudah lulus dan bekerja. Mereka diwawancarai tentang bagaimana mereka melakukan langkah2 untuk memasuki dunia kerja, apa saja yang perlu dipersiapkan, saat interview apa yang perlu diperhatikan, bagaimana memberikan highlight pada CV kita. Apa pengalaman penting di awal-awal bekerja. Pesan penting apa buat yang masih menyelesaikan studinya.

Hasil wawancara tersebut, di susun kembali dan disajikan dalam bentuk artikel yang dibagikan kepada teman-temannya, adik-adik kelasnya melalui sosmed yang dipunyai. Melalui Langkah sederhana ini, bukan saja Ilma tapi juga semua teman-temannya di sosmed:

  • Belajar mengajukan pertanyaan yang tepat untuk mendapatkan informasi yang diinginkan
  • Belajar hal penting dalam mempersiapkan diri memasuki dunia Kerja
  • Belajar menulis
  • Belajar membangun dan memperluas network, karena tulisannya itu bisa di forward lagi ke group sosmed lainnya

Dan seperti yang dialami sendiri oleh Ilma, ada saja tangan yang diulurkan untuk memberikan kesempatan kerja.

Foto berikut bisa lebih menjelaskan tentang collaboration yang dibahas malam itu. Tapi hal yang sangat penting yang disampaikan berdasarkan pengalaman beliau:

  • Lakukan koneksi dengan lebih banyak orang dari latar belakang yang berbeda-beda, bidang keahlian yang berbeda, bahkan kewarganegaraan yang berbeda.
  • Kita hanya bisa berkolaborasi dan meraih hasil kalau kita mau keluar dari comfort zone, belajar menghadapi berbagai tantangan dan kita akan bisa tumbuh berkembang, berbunga dan berbuah.

Impromptu Talk Show

Spontanitas dan keterbukaan anggota group ini juga nampak saat penitia meminta saya dan pa Pambudi (diluar scenario) untuk melakukan talk show, saling bertanya dan menjawab pertanyaan tentang pengalaman menulis buku. Peserta yang hadir juga diberikan kesempatan untuk bertanya.

Dan satu hal yang mungkin belum banyak orang menyadari, saya dan pa Pambudi ternyata saling memotivasi untuk terus menulis. Saya rutin menulis sekali seminggu di blog, yang saat ini sudah hadir 897 artikel, sejak blog www.josefbataona.com diluncurkan tanggal 11 bulan 11 dan tahun 2011. Sementara pa Pambudi mulai dengan komitmen dan disiplin menulis sehari satu artikel yang dibagikan di wa group dan sosmednya. Selain menulis rutin, kamipun saling menginspirasi untuk terbitkan buku. Saya menerbitkan 5 buku, sementara pa Pambudi 14 buku, belum termasuk buku-buku yang diterbitkan bersama anggota komunitas HR. Berikut foto bersama pa Pambudi.

 

Pengalaman Positif di Langkah awal

Banyak nilai positif yang didapat dari kebersamaan sejauh ini. Selain belajar tentang topik tertentu melalui sesi online atau offline, juga belajar langsung dalam site visit.

Tidak akan saya lewatkan untuk menyebut nama ini: mba Lanny Wijaya, tokoh penting dibalik komunitas ini, yang selalu membagi ilmu melalui sharing setiap hari. Sebagai orang yang bekerja di LinkedIn, dia juga mempunyai akses luas ke berbagai sumber tulisan/artikel yang terus dia bagikan kepada anggota setiap hari. Dan yang dibagikan adalah tulisan terkini atau tulisan yang menyangkut issue2 Human Capital atau Leadership yang sedang hangat dibicarakan. Dari kebiasaan ini, kami semua juga belajar tentang disiplin berbagi, karena peduli dan menghargai keingin-tahuan anggota untuk belajar. Tapi yang paling penting adalah kami terus belajar meng-update diri, karena dalam tugas keseharian, kita semua membutuhkan asupan ilmu pengetahuan kekinian agar tetap relevan dan eksis.

Sekali lagi SELAMAT MERAYAKAN 2nd ANNIVERSARY PEACE HR Society, semoga terus berjaya dan sukses menaungi anggota untuk terus belajar dan berbagi.

 

”Whoever is happy will make others happy, too.“ (Mark Twain)

Bookmark and Share

6 Responses to Sejuta Senyum PEACE HR Society

  1. Rizky says:

    Inspiratif sekali Pak. Jadi meningkatkan kepercayaan diri untuk menulis.

    • josef josef says:

      Terima kasih Rizky, begitu menulis kalimat pertama, konfidenmu mulai dibangun. Terus menulis tanpa menilai apakah itu bagus atau tidak, sampai tulisan pertamamu selesai. Setiap hari banyak sekali pengalaman yang hadir disekitar kita, yang layak ditulis. Silahkan dimulai. Salam

  2. Kendrick says:

    Saya dari PEACE HR bersyukur sekali bisa belajar dari suhu HR dalam konteks people development. Dengan belajar langsung dari suhu HR, saya dapat meresapi pengetahuan, keterampilan, dan pandangan yang tidak hanya teoretis, tetapi juga teruji dalam praktik sehari-hari.

    Semoga kesempatan untuk belajar ini terus berkembang di PEACE HR, memberikan kontribusi positif pada perkembangan profesional dan pribadi setiap anggota

    • josef josef says:

      Terima kasih Kendrick, sesuai tujuan komunitas ini, kita semua ingin membangun konektivitas dan berkolaborasi dalam usaha untuk terus belajar dan berbagi diantara kita, sesama anggota. Tak ada suhu atau guru atau murid. Kita semua sama, ingin kontribusi dan saling belajar. Salam.

  3. Viciana dewi kristiani says:

    Kalau mau ikut gabung komunitasnya caranya bagaimana kak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Semangat pagi Santi, terima kasih untuk terus menyimak tulisan di blog ini. Semoga bermanfaat, terutama dalam...

Santi Sumiyati:
Selamat pagi Pak Josef. Membaca tulisan Bapak seperti “me-recharge daya” pikiran dan...

josef:
Terima kasih Reinaldo. Saran sederhana sudah dicantumkan dalam komenmu: leader yang mau paham situasi, minta...

Vicario Reinaldo:
Terima kasih untuk sharingnya Pak Josef. Resonate sekali dengan saya yang sering membantu para...

josef:
Terima kasih catatannya mas Anton, setuju harus pandai membawa diri, dalam membangun trust dan respect dari...


Recent Post

  • Mindset Sehat Penuh Syukur
  • Memasuki Lingkungan Baru
  • Menyikapi Teknologi Secara Bijak
  • Sejuta Senyum PEACE HR Society
  • Saling Menyemangati
  • Generosity of Spirit
  • Ciptakan Pengalaman Bermakna
  • Apa Yang Engkau Cari?
  • Asyiknya Belajar Bersama
  • Komitmen Perusahaan akan Peran Ibu