Keberagaman Talent Ciptakan Sukses

Posted on June 29th, 2018

“You can dream, create, design, and build the most beautiful place in the world, but it requires people to make it a reality.” (Walt Disney)

CASE STUDY ini saya pelajari saat mengikuti Program Strategic Human Resources Management di Universitas Harvard, USA, tahun 2004. Diskusi kami tentu sejauh data yang disajikan di belasan halaman, diperkaya dengan input dari pengalaman peserta diskusi dari manca negara, yang juga merupakan petinggi HR di perusahaan masing-masing.

Saat kami merancang program trip keluarga, pas di kota tujuan hadir Cirque du Soleil (selanjutnya saya sebut Cirque), yang hampir semua pertunjukannya sudah penuh dipesan, tinggal pentas siang hari. Akhirnya kami berhasil mendapatkan tiga seats. Yang pertama saya lakukan adalah membongkar kembali case study 14 tahun lalu yang masih saya simpan.

Walau hati kecil mendorong saya untuk: nikmati saja pertunjukan itu, tapi otak kiri dan otak kanan ini ingin beradu cepat. Yang satu mau menikmati pertunjukan, sementara yang lainnya mau menelaah pelajaran di balik organisasi ini: “Bagaimana HR Management dalam mengelola artis yang berasal dari 50 negara?”

29 Juni 2018_Keberagaman Talent Ciptakan Sukses

Talent Scouting

Perusahaan ini memiliki tim yang berkeliling dunia untuk memburu artist, creator, coach dan musisi. Casting team ada 60 orang termasuk 21 talent scouts. Mereka tentu saja didukung oleh global network partner yang memberikan rekomendasi. Mereka misalnya, secara berkala menonton olimpiade atau kejuaraan dunia untuk mendekati atlit berbakat dan menawarkan untuk bekarier dengan mereka. Ini berarti mereka harus terus memasang mata dan telinga di berbagai penjuru dunia demi menemukan artist dari berbagai bidang dan dari berbagai talent communities.

Budaya Kerja

Dalam memberi kesempatan untuk menampilkan talenta terbaik, mereka di Cirque menyadari sepenuhnya akan resiko tinggi dan tuntutan kreativitas. Dan budaya kerjanya didasari pada: involvement, communication, creativity, and diversity dalam rangka karyawannya meraih personal growth.

Di Cirque, diterapkan komunikasi transparent, di mana semua karyawan mempunyai akses pada informasi yang sama yang juga penting untuk menjalin cohesion antar divisi. Semua artis yang berasal dari 50 negara dengan 25 bahasa yang berbeda, akan bekerja sama dalam menciptakan pertunjukan theatrical extravaganza terbesar di dunia. Mereka menghargai perbedaan masing-masing individu, karena mereka sungguh percaya bahwa justru keberagaman itu yang membuat mereka unik dan sukses.

Namun demikian, tantangan terbesar adalah bagaimana merekruit dan mempertahankan artis dengan talenta khusus atau keahlian yang unik.

Kunci Sukses Bisnis

Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dewasa ini, merujuk pada Kim and Mauborgne’s Value Curve dari Blue Ocean, Cirque ini mampu membuat kompetisi menjadi tidak relevan dengan menjawabi empat pertanyaan ini:

  • (1) Which factors should be eliminated?
  • (2) Which factors should be reduced below standards?
  • (3) Which factors should be raised above standards?
  • (4) Which factors should be created new?

Semua ini dengan satu tujuan: “To break the trade-off between differentiation and low cost in creating a new value curve.

Perbandingan oleh Kim berikut ini bisa menjelaskan:
29 Juni 2018_Keberagaman Talent Ciptakan Sukses b

(Courtesy: Kim and Mauborgne’s Value Curve dari Blue Ocean)

Simak sumbernya: http://gmbacircus.info/cirque-du-soleils-success

Disruption berlanjut di tengah kesuksesan

Cirque hadir sejak 1980, dan dalam perjalanan waktu mereka terus melakukan inovasi dan mempersiapkan diri untuk berbagai disruption yang bakal terjadi.

Apakah pentas akhir-akhir ini dengan tema Toruk Avatar memberikan petunjuk bahwa mereka juga memilih opsi KOLABORASI, sebagai upaya untuk membuat kompetisi menjadi tidak relevan? Hanya mereka yang bisa menjawabinya.

Menurut Kelly Luo, Founder at Mans International, Cirque justru membuat definisi baru, “It is actually a combination of acrobatics, musical numbers and performing arts. So it created a new definition of circus – familiar yet strangely new.” Ketika menonton Toruk Avatar, memang tidak ada hewan di pentas.

Untuk mendapatkan berbagai input dan ide-ide segar, Cirque memobilisasi ide bukan saja dari creative team, tapi juga dari pemain dan karyawan di belakang panggung, dari seluruh dunia, bahkan juga dari pekerja sementara. Mereka menyelenggarakan annual workshop yang melibatkan 5.000 karyawan sedunia dan memberikan mereka kesempatan untuk mengekspresikan ide-ide mereka secara leluasa.

Leadership

Faktor Leadership juga merupakan kunci, demikian pandangan Kelly Luo. The former owner and current CEO, Guy Laliberte, memberikan empowerment penuh pada team dengan minimum restrictions, dalam rangka mengoptimalkan potensi, expertise dan ide-ide karyawan.

Namun diapun tegas dalam mengambil keputusan. Dia tidak terlibat dalam detail persiapan sehari-hari, dengan demikian dia bisa lebih netral melihat dan mengevaluasi hasil akhir.  Seluruh team memang merasa berada dalam tekanan, tapi bukan dari segi bureaucratic hierarchy, tapi dari segi mutual agreement untuk “exceeding the requirements and pursuing excellence”.

“A blue ocean strategist doesn’t choose between pursuing differentiation or low cost. If you truly have a blue ocean mindset, you do both.” (Blue Ocean Team)

  1. Instagram: https://www.instagram.com/josefbataona
  2. Twitter: https://www.twitter.com/josefbataona
  3. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/josefbataona
  4. Facebook: https://www.facebook.com/josbataona

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Sutjipto untuk menggarisbawahi pentingnya menjaga kesehatan. Biasanya kita menyadari pentingnya...

josef:
Terima kasih Sutjipto, semua itu perlu prsiapan, termasuk persiapan mental untuk memasuki dunia yang boleh...

josef:
Terima kasih Koekoeh, inilah maknanya berbagi siapa tahu ada yang bisa dimanfaatkan oleh teman lainnya. Yang...

Sutjipto Budiman:
Sangat setuju, kalau kita tidak sehat bagaimana mau produktif. Kalau pun sudah punya uang, uang itu...

Sutjipto Budiman:
Selamat menjalani kehidupan baru Pak. Sangat berkesan dan memberi pelajaran bahwa Bapak...


Recent Post

  • Tak Selamanya Mendung Itu Kelabu
  • Setelah Baju Itu Kutanggalkan
  • KESEHATAN: Harta Tak Ternilai
  • Perhatian Kecil Berdampak Besar
  • Kesan Positif Yang Ditinggalkan
  • Bahagia di Tengah Harmoni
  • Keberagaman Talent Ciptakan Sukses
  • Tetangga Lapar Tanggung Jawab Kita
  • Bangga dengan Pekerjaanku
  • Saatnya Mengisi Baterei