Merajut Benang Kehidupan (Pesona Lombok 1)

Posted on November 6th, 2015

FOUR Beautiful Thoughts of Life:

*************************

Look back & get Experience!

Look Forward & See Hope!

Look Around & Find Reality!

Look within & Find Your self.

(Rishika Jane)

SEBAGIAN ANGGOTA yang baru bergabung kurang dari 10 tahun. Tapi ada juga yang sudah hadir di forum ini lebih dari 20 tahun. HRDF, Human Resources Directors Forum, demikian sebutan kelompok ini.

Secara berkala kami bertemu untuk membahas berbagai issue Human Resources terkini. Atau kami mengundang pembicara dari luar untuk memberikan masukan sejalan dengan topik pertemuan.

Kami juga saling belajar satu sama lain berkenaan dengan peran dan tanggung-jawab atau pengalaman masing-masing. Semuanya di ruang meeting, di mana masing-masing anggota akan menjadi tuan rumah secara bergantian.

Satu lagi kesepakatan kami, setahun sekali kami akan rekreasi bersama dengan mengajak anggota keluarga masing-masing ke tempat tujuan yang disepakati bersama. Setidaknya dalam enam tahun terakhir, destinasi yang dipilih adalah: Jogya, Semarang, Surabaya/Madura, Cirebon, Bali, Makasar. Dan tahun ini, tujuan yang dipilih adalah Lombok.

Merajut Indahnya Kehidupan

Penerbangan 05:50 bukan menjadi halangan, karena semangat masih tinggi. Pesawat yang mendarat tepat waktu, memberikan kami banyak waktu luang untuk seharian memulai penelusuran. Pusat tenun di Desa Sukarare menjadi pilihan. Foto berikut mungkin akan lebih berbicara.

1

Menyimak kisah penenun yang masih muda, hanya mereka yang sudah pandai  menenun yang dianggap siap untuk berumah-tangga. Yang juga tidak kalah menakjubkan, motif tenunan dilakukan tanpa pola tanpa gambar. Semuanya ada di kepala penenun sendiri. Warna-warni tenunan cantik ini, membuat kita sulit memilih. Semuanya bagus.

2

Di tempat ini, kami seakan belajar, bahwa indahnya warna sebuah kehidupan diawali dengan keputusan memilih benang aneka warna. Bila sudah siap mengarungi kehidupan ini secara mandiri, maka tercipta motif kehidupan sebagai hasil memilih benang kehidupan warna-warni untuk dirajut. Dengan perjalanan waktu kita akan semakin trampil melakukannya. Tapi tidak kalah pentingnya adalah juga hasil tenunan itu, hendaknya mampu menginspirasi orang sekitarnya untuk juga mulai merajut benang kehidupan yang lebih indah.

Taliwang yang Menggoda

Menurut yang empunya cerita, di masa lalu datanglah beberapa warga Desa Taliwang Sumbawa ke Lombok. Mereka ngumpul di sebuah tempat, yang di kemudian hari mereka namakan desa Taliwang juga. Dari tempat itu mereka memperkenalkan masakan khas Ayam Taliwang, yang kemudian dikenal sampai ke Pulau Jawa. Kurang pas kalau datang ke Lombok, tidak menjajagi seberapa pedasnya Ayam Taliwang dan plecing kangkungnya. Yang tidak terbiasa pedas, sebaiknya memesan ayam bakar madu.

Desa Khas Lombok Asli

Selagi masih dilestarikan, kesempatan baik untuk mengunjungi Desa Sade. Untung beberapa waktu berselang, saya sempat menonton film di penerbangan Garuda, judulnya: “Perempuan Sasak Terakhir”. Beberapa foto bisa menggambarkan suasana dan model rumah di sana.

3

Berbagi di Panti

Sambil rekreasi, tak ada salahnya untuk memberikan perhatian pada mereka yang membutuhkan. Target kami, sebuah panti asuhan. Ternyata niat kami tidak kesampaian untuk bisa sampai di lokasi, karena ada perbaikan jalan yang tidak bisa dilalui bis. Untung lokasi yang tidak terlalu jauh, jadi beberapa anak panti sukarela menjemput oleh-oleh dari Jakarta untuk mereka.

4

Dan hari pertama berujung di hotel untuk beristirahat. Kenangan pengalaman sepanjang hari, meneguhkan kembali keyakinan kita bersama tentang indahnya perbedaan, yang bisa berdampingan secara harmoni, menciptakan kehidupan yang indah seperti motif tenun Lombok. Petikan berikut merangkum semuanya!

“The differences make this life be more beautiful. What would happen if the earth only contains black or white only. Rainbow with one color. Flower gardens with one kind of flower. We are all the colors of life and we live together in harmony to make this world more beautiful and give happiness to everyone.” (Andry Lavigne)

Bookmark and Share

6 Responses to Merajut Benang Kehidupan (Pesona Lombok 1)

  1. maria says:

    lovely Pak Josef
    i treasure the moments

  2. Willy Saelan says:

    Dear Pak Jos,

    Very nice reading thank you for sharing with us

    Regards,
    Willy

    • josef josef says:

      Dear Willy, terima kasih banyak berkesempatan menyimak kisah ini. Semua peserta sungguh enjoy dan banyak pembelajaran yang akan saya angkat di 3 postingan berikutnya

  3. I Gde Dhika Widarnandana says:

    Selalu senang membaca tulisn pak josef,selalu ada sharing dan berbagi di dalamnya

    Selamat Datang pak di Lombok pak, di lombok tepatnya di Kota Mataram, merupakan tempat saya lahir dan besar,
    sebuah pulau yang penuh dengan sisi unik tradisionalnya

    • josef josef says:

      Terima kasih Widar. Untuk promosikan pulau kelahiranmu, masih ada lagi 3 artikel yg hadir, termasuk proyek besar Lingkungan di seputar Tanjung Ringgit. Orang swedia saja peduli untuk lestarikan lingkungan disana ! Salam

Leave a Reply to Willy Saelan Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Elfi, I am who I am because of who we all are. Banyak tangan yang ikut berkontribusi menjadikan...

Elfi:
Sekali lagi tulisan Bapak menjadi sumber pengingat dan penguat Pak, lebih jauh lagi dalam situasi sesulit dan...

josef:
Terima kasih Rolin untuk ulasan detailmu. Kita hadir di muka bumi ini tidak sendirian, dan panggilan hidup...

Rolin:
Lama sebelum mengenal Pak Josef Bataona, saya menginginkan sosok role model dalam hidup saya untuk menajamkan...

josef:
Terima kasih coach Indra, sukses juga untuk bukumu yang baru: Effective Coaching Skills for Leaders. Salam


Recent Post

  • Panggilan Mengubah Paradigma
  • Belajar Bersama dari Buku Leader as MEANING MAKER
  • Sikapi Dengan Hati Yang Jujur
  • Agar Tetap Tegak Diterpa Badai
  • Mengasah Listening Skill Menuju Peran Sebagai MEANING MAKER
  • Tim Membutuhkan TRUST
  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris