Posted on August 2nd, 2016
“No matter how busy you are, or how busy you think you are, the work will always be there tomorrow, but your friends might not be.” (Unknown)
HUBUNGAN KERJA secara profesional bisa berakhir, karena ada yang pensiun atau pindah kerja. Namun hubungan antar individu yang sudah dibangun, baik dalam konteks kerja ataupun dalam lingkungan informal, akan menumbuhkan keterlekatan yang berkepanjangan.
Semakin lama semakin kuat secara emosional, sehingga dimensi usia dan jarak tidak akan bisa memangkas keterlekatan ini. Kedekatan yang telah tumbuh hasil kontribusi setiap anggota tim akan terus mewarnai hidup mereka, di manapun mereka berada. Karena tanpa sadar mereka telah membangun keluarga kedua di luar keluarga masing-masing di rumah. Itulah keluarga di tempat kerja, di mana kita bekerja bersama selama lebih dari 8 jam seharinya.

UniLovers
Keterlekatan tersebut di atas masih kental terasa di Jum’at malam itu, ketika kami semua hadir untuk acara Halal Bi Halal dan reuni HR UniLovers. Nama ini diberikan untuk siapa saja yang pernah bekerja di HR Unilever, baik yang masih aktif ataupun yang sudah pensiun atau pindah kerja. Yang hadir lintas generasi, mulai dari yang sudah bekerja sejak 1968 (sudah pensiun) dan yang baru masuk setahun. Tidak terlihat ada sekat kepangkatan atau senioritas usia. Semua membaur, bercerita, bercanda, gelak tertawa, dengan berbagai cerita yang terkini ataupun kisah lama yang dikemas kembali dengan begitu rapihnya.
Respon Positif
Pertemuan serupa sering dilakukan, namun dalam skala kecil dari pertemanan seprofesi, misalnya tim L & D, Recruitmen, Industrial Relations, atau juga yang seangkatan, dan lain-lain. Tapi baru kali ini inisiatif dibuat dengan mengundang semuanya. Dan tanggapannya sangat positif. Team kecil yang menggagas ini sungguh piawai.
Mereka bukan saja melempar ide untuk kumpul-kumpul, tapi juga melemparkan satu dua guyonan dari pengalaman masa lalu. Foto kenangan dengan berbagai tim dan juga di momen yang berbeda mulai ditampilkan di WhatsApp (WA) Group.
Seakan tidak mau ketinggalan, anggota WA lainnya pun ikut meramaikan, entah dengan foto, cerita atau candaan, yang bisa saja membuat orang tersinggung, kalau kedekatan yang ada hanya semu sifatnya. Semua itu tanpa disadari telah menjadi promosi, fliers atau daya tarik untuk akhirnya membuat sekitar 45 orang memutuskan untuk hadir.

Mengenal Teman
Teman-teman yang memprakarsai ini sudah sangat paham bagaimana mengorganisir ini. Mereka sudah terbiasa mengatur berbagai event di perusahaan, dengan cara yang kreatif. Karena itu komitmen untuk hadir pun digugah oleh keinginan untuk mendapatkan momen kebersamaan seperti yang pernah dialami masing-masing anggota tim.
Penggagas kemudian membuat survei kecil via internet, dengan hanya 3 pertanyaan, yang kemudian dijadikan game tebakan, menciptakan momen mengenal teman.
Dan masih banyak lagi pengakuan, yang mengundang kagum, tawa, kaget karena baru sadar. Bahkan dalam beberapa komentar bercanda yang dilontarkan kepada mantan atasannya (atasannya sendiri hadir) walau disampaikan secara santun, namun tidak ada ketakutan bahwa yang punya cerita itu akan marah atau tersinggung. Malah sebaliknya, sang mantan pemimpin itu berdiri dan menambahkan cerita untuk melengkapi, sambil berujar di akhir ceritanya:
“I’m not their perfect boss, but I love them perfectly.” Yang langsung disambut tepuk tangan meriah semua yang hadir, sebuah pernyataan tulus yang hanya dimungkinkan bila kadar keterlekatan itu begitu intens, serta karena kebesaran jiwanya.
Verbatim
Pesan post event yang hadir di WA HR UniLovers terus bersahutan hingga lewat jam 24:00. Bahkan Sabtu pagi pun masih berlanjut. Verbatim yang ada di WA saya hadirkan dalam bentuk WordSalads sebagai berikut:

Teman-teman yang tidak sempat hadir pun mengungkapkan betapa mereka kehilangan momen ini. Sementara di laman FB bertebaran foto-foto malam itu. Terima kasih untuk Korin yang menyumbang foto2 yang saya hadirkan disini. Korin yang sudah berhenti karena mengikuti suaminya bekerja di Dubai tapi sedang di Jakarta sehingga bisa hadir, memberi caption foto di di FB-nya:
“Reasons why Unilever means HOME to me”
Dan tidak berlebihan juga, kalau Irma yang saya mintai pendapatnya dalam sebuah kalimat tentang momen di Jum’at malam itu, berujar:
“Buat saya ‘heartwarming’. Saya punya motto Life goes on but friendship stays and it’s proven”
Sekali lagi, atas nama teman-teman yang hadir, saya sampaikan terima kasih kepada Pak Willy Saelan, Irma, Ati, Nolly serta anggota tim lainnya. I really LOVE you all, HR UniLovers!
“The Gift of Balance in Your Life – May you find the balance of life, time for work but also time for play. Too much of one thing ends up creating stress that no one needs in their life.” (Catherine Pulsifer)
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...
Senang sekali malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan rekan-rekan UniLovers semua. Sebuah kenangan yang tak terlupakan dengan berbagai cerita indah.
Terima kasih buat panitia yang luar biasa dan juga buat pak Jos yang merekam kehangatan tersebut lewat tulisan ini.
Terima kasih Noer, sekian jam bersama belum cukup mengedepankan berbagai pengalaman masa lalu, tapi ini sudah merupakan awal yang menggembirakan. Salam
And Thank You pak for building the culture..all those warmth will never happen without your 30yrs of leadership to engrain such culture
Thank you Irma for the great initiative of small team under your leadership. You can notice that no central focus. Everyone appear with their own story. The moment become very memorable, because of the design of your team and contribution of each uf us. Now, they are waiting for next momen. Once again, thank you Irma and your small team for your wonderful work. Rgds – Josef
It was a night yang sangat memorable Pak Jos. Your writing represent feelings which we all felt. I am honoured and blessed to have worked with leaders like yourself and the rest of the HR Team.
Semoga kita semua diberi kesehatan untuk dapat dipertemukan di momen serupa di masa depan.
Dear pa Willy, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk kunjungi blog ini. Kedekatan dan persahabatan yang solid seperti itu adalah modal kuat untuk entusiasme dan motivasi tim dalam jangka panjang. Namum pelita ini perlu ditambah minyak secara berkala, sambil menunggu pertemuan berikutnya. Salam
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan rekan-rekan UniLovers semua.
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses