Posted on August 29th, 2014
“Your work is to discover your work and then with all your heart to give yourself to it.” (Buddha)
SEBAGIAN ANAK MUDA generasi sekarang memang punya kehidupan serba kecukupan. Banyak kebutuhan tersedia. Hidupnya terasa indah. Sampai ada peserta (mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi), yang nggak bisa membayangkan struggle yang saya hadapi dalam melangkah dari desa ke kota, dalam rangkaian perjalanan saya menuju sukses.
Saya tidak heran. Karena itu saya hanya bisa tersenyum dan menanggapi.
“Suatu saat nanti Anda bila menghadapi tantangan, ketahuilah bahwa tantangan itu terkadang harus dihadapi sampai tuntas untuk bisa menarik pelajaran berarti. Berbagai kisah yang saya sajikan semoga bisa memberikan sekedar tips untuk mengatasi tantangan yang belum tentu mirip atau serupa, terutama ketika memasuki dunia kerja.”
Terima kasih Tommy Kurniawan (@tomm168) untuk foto Instagram-nya di pojok kanan bawah.
Program “Awakening”
Inisiatif untuk membekali pemuda usia 17-29 tahun dalam menghadapi masa depan, merupakan langkah kongkrit yang terpuji. Ada yang masih mencari jati diri. Ada yang masih terbenam dalam kenyamanan hidup masa kini, dan lupa bahwa sepanjang jalan kehidupan mereka sendiri banyak pelajaran yang harus diserap, kalau saja mereka jeli untuk merekamnya. Dalam dua hari ini, 22 dan 23 Agustus 2014, hadir pembicara dari berbagai profesi untuk ambil bagian, memberikan stimulus:
Dalam perjalanan menuju tempat acara, saya berkesempatan mengirim pesan berikut ini di Twitter dan LinkedIn:
Gaji Besar atau Karier Bagus
Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta bertanya:
“Kalau saya mencari kerja setelah kuliah, apakah yang gajinya besar atau yang kariernya bagus?? Karena kata teman, kalau kamu sudah bersedia menerima gaji kecil, selanjutnya kamu akan dianggap puas dengan gaji kecil??”
Pertanyaan ini sering saya dapatkan dan masih saja mahasiswa yang bergulat dengan pilihan seperti ini. Di kampus banyak sekali perusahaan yang berkunjung dan membuat presentasi tentang perusahaan.
Kalau mahasiswa jeli, mereka akan mencermati di perusahaan mana pengembangan karier karyawan mendapat porsi perhatian yang memadai. Di perusahaan mana karyawan berkesempatan untuk tumbuh bersama perusahaan ini, karena ada kesempatan training dan development yang tersedia. Kalau daftar itu sudah dimiliki, tinggal parameter lain dimasukkan untuk menentukan pilihan.
Saya pun gembira bahwa issue integritas menjadi perhatian mereka, ketika ada yang bertanya:
“Sebagai karyawan baru, saya diminta untuk mengerjakan yang bertentangan dengan integritas, tapi kesempatan karier dan gaji bagus, apa sikap saya??”
Tanggapan saya:
“Kewajiban pertama adalah menyampaikan kepada pimpinan bahwa itu tidak baik untuk dilakukan. Tapi kalau masih disuruh kerjakan, saran saya jangan pernah kompromi dengan integritas. Sekali dilakukan, maka akan menjadi standar perilaku yang Anda sendiri terima sebagai norma yang baik.”
Waktu sejam sudah berlalu, peserta masih bergairah untuk bertanya untuk belajar, karena mereka juga menyadari bahwa bila mereka mengenali apa talent unik yang dimiliki dan berusaha membuka diri untuk belajar dari keunikan orang lain, maka ilmunya akan berlipat ganda dan mereka akan terus memoles diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Tujuannya bukan saja untuk kebaikan diri sendiri, tapi pada gilirannya mereka akan bisa berperan untuk memoles dunia ini menjadi lebih baik.
“God helps those who help themselves.” (Benjamin Franklin)
josef:
Terima kasih ka Sofia. Senang ada yang bisa dipetik, dibawa pulang. Salam
sofia:
Do you care about me (connection)? Can you help me (competency)? Can I trust you (character)? ini yang akan...
josef:
Terima kasih coach. Kita saling berbagi inspirasi. Di blog ini ada lebih dari 1000 tulisan. Yang baru...
Mariani ng:
Terima kasih atas tulisan ini, Pak Josef. Menginspirasi untuk selalu menjadi atap bagi keluarga dan orang...
josef:
Terima kasih untuk testimoni Randy. Senang dengan progress yang dialami. Perjalananmu masih panjang, banyak...
sama2 pak josef,kapan kira2 bisa jumpa dan bicara banyak mengenai pembelajaran hidup dan sumber daya manusia pak? 🙂
Terima kasih, saya bisa dihubungi via socmed, email atau tilpon untuk janjian
Salam – Josef
Semoga uraian yang Diberikan oleh bapak bermanfaat untuk me motivasi kita semua yang membaca ini.
Tks pak Josef
Terima kasih Tromol untuk waktu yang diluangkan untuk mengunjungi blog ini. Salam