Posted on April 14th, 2015
“Employees engage with employers and brands when they’re treated as humans worthy of respect.” (Meghan M. Biro)
SAYA HANYA TERSENYUM mendengar obrolan teman-teman dekat bis keberangkatan. “Wah, saya harus berangkat pagi-pagi sekali. Saya harus bangun jam 05:00. Hari ini terburu-buru takut ketinggalan bis, dan masih banyak lagi.”
Memang benar, banyak teman-teman perlu mengubah irama hidup hari itu, harus bangun lebih pagi, karena rencananya bis akan berangkat dari kantor jam 06:30 menuju Cicurug, perjalanan yang diperkirakan bisa makan waktu 2.5 sampai 3 jam. Walau jalan dari lampu merah persimpangan Bogor kendaraan padat, semangat kami tidak kendor. Karena di atas sana, ke arah Sukabumi, di Desa Cicurug, telah hadir bangunan megah menanti, mengucapkan selamat datang kepada para tamu.
Hadir Sebelum MEA
Memperhatikan tamu-tamu VIP yang hadir, tentu ini adalah event penting: Menteri Perindustrian RI Bapak Saleh Husin, Ketua BKPM Bapak Franky Sibarani, Perwakilan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Bupati Sukabumi Bapak Sukmawijaya, dan tentu saja Direksi Indofood dan juga Asahi.

Hari ini diresmikan sebuah pabrik: Indofood Asahi Beverage. Sebuah berita menggembirakan untuk masyarakat Sukabumi, Kementrian Perindustrian dan juga Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Karena itu tidak heran, bahwa Pemerintah Pusat maupun Daerah menyambut baik kehadiran pabrik ini yang akan berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah termasuk masyarakat setempat.
Dalam pidatonya, Menteri Perindustrian, Saleh Husin meminta industri makanan dan minuman dapat terus memberikan kontribusi yang maksimal bagi pemenuhan permintaan pasar minuman di dalam negeri maupun luar negeri. Sambil memberikan apresiasi kepada PT Indofood Asahi Beverage, beliau mengatakan permintaan tersebut di atas sesuai dengan visi dan misi Nawa Cita Kabinet Kerja, di mana kedaulatan pangan akan terus diupayakan seluas-luasnya dengan memanfaatkan sumber daya dalam negeri melalui pengembangan industri berbasis agro, baik sebagai bahan pangan maupun untuk memenuhi bahan baku industri makanan dan minuman.
Kesempatan Kerja dan Pesan Pak Bupati
Bagi dunia ketenagakerjaan, acara hari itu sungguh membawa berita gembira. Ada tercipta kesempatan kerja bagi 250 orang. Dan sukacita ini diangkat kembali oleh Bapak Sukmawidjaja, Bupati Kabupaten Sukabumi, yang separoh pidatonya sungguh tentang ketenagakerjaan. Dimulai dengan mengingatkan managemenent untuk:
Perhatian Pemerintah seperti ini sangat diperlukan, untuk turut menciptakan iklim kondusif bagi Investasi. Dan pesan-pesan Bapak Bupati tersebut tentu akan disambut baik oleh pelaku Industri, terutama yang peduli pada Pengembangan Sumber Daya Manusia. Separoh pidato beliau ingin mengatakan bahwa pada akhirnya memberikan perhatian kepada Manusia yang terlibat dalam proses produksi tersebut adalah syarat mutlak kalau kita ingin bisnis ini tumbuh secara menguntungkan dan berkelanjutan.
“Employee engagement is the art and science of engaging people in authentic and recognized connections to strategy, roles, performance, organization, community, relationship, customers, development, energy, and happiness to leverage, sustain, and transform work into result.” (David Zinger, employee engagement expert)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...