Posted on January 15th, 2016
“It is not the magnitude of our actions but the amount of love that is put into them that matters.” (Mother Teresa)
ENTAH SEJAK KAPAN kita menyukai hadiah, apapun bentuknya dan berapa pun nilainya. Mungkin karena sejak masa kanak-kanak, kebiasaan itu dimunculkan, baik oleh orang tua, saudara sekeluarga, teman-teman di masyarakat. Dan selalu saja ditemukan alasan untuk memberikan perhatian dengan sebuah hadiah. Dan jujur saja, di usia manapun orang tetap saja gembira menerima hadiah. Namun proses menerima hendaknya terus membangun kebahagiaan melalui “memberi”, seperti kata-kata bijak ini:
“Happiness doesn’t result from what we get, but from what we give.” (Ben Carson)

Ciptakan Momentum
Pemberitahuan sudah dilakukan sebulan yang lalu, akan ada acara tukar kado. Melalui lintingan kertas kita menemukan untuk siapa hadiah akan kita berikan, dengan maksimum harga tertentu. Waktunya cukup untuk mempelajari teman yang namanya terpilih. Tujuannya sederhana. Kita ingin membahagiakan dia, memberikan sesuatu yang sesuai interest dia, kalau perlu merupakan kejutan baginya.
Perhatikan ekspresi mereka yang sedang memegang bingkisan ini atau mereka yang foto bersama setelah melihat isi bingkisannya.

Mengapresiasi Setiap Usaha
Kawan ini tentu serius berpikir. Sebuah catatan saya temukan di lembar pertama:
Dear Pak Josef,
Mendapat kesempatan memberi kado untuk Bapak, adalah kesempatan yang sangat menantang. Cari ide siang malam sampai akhirnya setelah melihat perjalanan Bapak di 2015 maka perkenankan saya menyampaikan tentang: “Pak Josef di mata saya”.
Semoga sukses ya Pak!

Membuka album, lembar demi lembar paparan yang disajikan kawan ini, membuat saya tidak henti-hentinya tersenyum, membayangi usaha kawan ini. Dan sayapun membayangkan langkah seperti itu juga dilakukan oleh yang lainnya, dalam menyediakan kado. Terima kasih untuk kawan yang membuat album rekaman 2015 penuh makna. Terima kasih juga untuk anggota lainnya yang sudah berupaya untuk membangun semangat melalui acara ini
Saling Menyemangati di Awal Tahun
Tahun baru, semangat baru, kesepakatan baru. Kita semua yang ikut memilih perilaku apa dalam menapaki tahun ini. Senyum dan keceriaan yang tampak di wajah-wajah yang ada di foto ini bisa memberikan kita konfiden akan kesiapan kami menghadapi semua tantangan di tahun 2016 ini.
Acara saling bertukar kado lebih merupakan alasan yang kami angkat untuk memperbaharui kesepakatan untuk saling menyemangati, saling memotivasi. Dengan cara demikian, masing-masing kami merasa mendapatkan peran penting secara individu atau secara bersama dalam tugas sehari-hari
“Give people the gift of themselves.
Give them the gift of self-esteem.
Show them that they are special and important.”
(Jonathan L Huie)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...