Posted on November 25th, 2016
“My father gave me the greatest gift anyone could give another person, he believed in me.” (Jim Valvano)
HARI AYAH, entah kenapa berdekatan dengan Hari Pahlawan. Keduanya mungkin dirayakan secara terpisah dengan skenario yang berbeda. Tapi banyak pula yang berpendapat, keduanya merupakan sosok yang sangat menginspirasi. Kontribusi mereka berbeda, tapi tanpa mereka kita tidak mungkin menjadi seperti sekarang ini. Dan entah kenapa seminggu kemudian kita merayakan Hari Anak Universal. Karena itu tepatlah keputusan Tim FishFun CHR untuk merayakan ketiga momen itu dalam satu morning briefing yang sama.

Teladan Warisan Ayah
Nilai kehidupan yang sangat berarti, yang senantiasa diwariskan ayah kepada anak-anaknya adalah teladan hidupnya. Kata-kata tidak cukup untuk mengungkapkan nilai positif yang ingin ditanamkan sang ayah. Kalimat-kalimat lisan belum mampu memberikan keyakinan bahwa apa yang dikatakan akan diterima dan dijalankan dalam kehidupan. Tapi teladan yang didemonstrasikan setiap hari di tengah keluarga dan masyarakat adalah warisan yang selalu menjadi pedoman hidup anak-anaknya. Karena itu ketika ditanyakan, apakah ajaran/teladan yang AYAH-mu sudah berikan dalam hidupmu, beberapa ungkapan berikut yang berhasil dikumpulkan dari tim kami:
Ayah Mengajarkan
Pesan Ayah
Butir-butir tersebut di atas merupakan warisan ayah, yang akan terus menjadi panduan perilaku anak-anak, terutama anak-anak yang saat ini sudah menjadi ayah.
Inspirasi Foto Ayah
Kesempatan ini juga digunakan untuk menampilkan berbagai rekaman momen bersama ayah atau karyawan yang sudah menjadi ayah, yang berfoto bersama anaknya. Berikut ini, foto juara 1 dan 2.

Foto dan keterangannya yang disajikan di FishWorld seperti nampak di atas akan terus mengingatkan kita betapa pentingnya pelajaran yang diwariskan seorang ayah melalui keteladanan hidupnya. Begitu membacanya, terasa seakan bukan milik yang empunya tulisan itu saja, tapi juga untuk kita semua.
Berbagai perilaku tersebut diharapkan untuk bisa didemonstrasikan oleh sang anak, bukan saja di rumah, tapi juga di tengah masyarakat, termasuk di tempat kerja, di mana kita telah membangun keluarga kedua. Di dalam keluarga ini kita juga menjalin hubungan untuk bersama melangkah ke depan meraih sukses, baik itu sukses setiap individu ataupun sukses bersama sebagai tim.
Semoga semangat positif ayah kita masing-masing tetap hidup di tengah kita, di manapun kita berada.
“I’ve had a hard life, but my hardships are nothing against the hardships that my father went through in order to get me to where I started.” (Bartrand Hubbard)
josef:
Terima kasih mba Malla, setiap kita punya keunikan yang bisa dibagi kepada orang lain. Terkadang kita gunakan...
Malla Latif:
Setiap baca refleksi dari Bapak selalu bikin berhenti sejenak dan re-align arah hidup. Terima kasih ya...
josef:
Terima kasih mba Yana, kita semua sedang belajar asalkan kita membuka mata dan hati kita untuk menyimak semua...
Sriroosyana:
Saya belajar, Saya sedang menjalaninya satu per satu Doakan saya ya, Tata..
josef:
Terima kasih ka Sofia. Senang ada yang bisa dipetik, dibawa pulang. Salam