Sukses Bila Ada Suksesi

Posted on October 10th, 2025

“To be successful, succession planning teams must identify the core competencies required for a broad range of key positions, including those that may not even exist today.” (Todd Hoffman and Stanley Womack)

 

MENYAPA rekan-rekan Human Resources yang sedang aktif dan giat belajar, sangat menggairahkan. Apalagi sebagian besar peserta bekerja di beberapa pabrik mereka. Dengan leluasa saya bercerita tentang pengalaman lima tahun berkarya di pabrik, sambil mengedepankan berbagai butir pembelajaran yang saya peroleh dalam mengembangkan diriku. Perjalanan karyaku memang merangkak dari bawah, penuh perjuangan dan pembelajaran berharga.

Bukti Sukses Bila Ada Suksesi

Berangkat dari pemahaman tersebut, sayapun tidak henti-hentinya dalam setiap sharing saya, untuk memulainya dengan moto hidupku: Be Yourself, but better everyday. Moto ini yang selalu memacu saya untuk terus membuka diri untuk belajar dari apa dan siapa saja yang ditemui setiap hari. Untuk apa? Agar bisa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Hendy Rian, salah seorang peserta memberikan highlight dalam postingannya di LinkedIn:

Hidup itu tentang terus tumbuh. Belajar bukan Cuma soal sekolah, tetapi kunci untuk membuka potensi diri. Setiap skill baru yang dikuasai, adalah langkah kecil menuju versi diri yang lebih baik.

Dengan demikian bisa terus berkontribusi, bisa leluasa memikirkan pengembangan yang lain, terutama dalam rangka mempersiapkan suksesi. Demikian komentar Lay Nehemya di sosmed yang dilanjutkan sebagai berikut:

Beberapa waktu lalu, saya ngobrol dengan salah satu tim saya (salah satu Manager di divisi HR), yang akan pensiun dalam waktu dekat), membahas tentang adanya kata “success” dalam kata “succession”, yang membuat kami semakin meyakini bahwa “Success” yang sejati ditandai dengan “Succession”, yang kami maknai sebagai proses melahirkan pemimpin penerus.

19 Sep 2025 lalu, kami mengadakan kegiatan belajar Leadership Values for HR Leaders, sebagai salah satu kegiatan dalam rangka mengembangkan pemimpin penerus (Leader Build Leaders).

Terima kasih pak Josef Bataona untuk ilmunya yang penuh dampak. Terima kasih bu Inge Setyawati untuk big support-nya.

 

Kami di divisi HR Intera Group percaya bahwa “Pemimpin yang Sukses bukanlah yang memimpin terus menerus tetapi yang melahirkan Pemimpin penerus, sebab bukti dari Sukses adalah adanya Suksesi”.

 

Kepercayaan Harus Diraih

Kami bersama belajar tentang bagaimana menjalankan kehidupan di Perusahaan dengan Values Perusahaan sambil menghidupi values  yang masing-masing kita punyai dan dibawah masuk kedalam perjalanan karier bersama teman-teman lainnya. Hal berikut ini penting untuk disikapi:

  1. Masing-masing kita unik, termasuk pemilihan Values dalam kehidupan pribadi
  2. Di awal karier kita, saat onboarding, kita sudah mempelajari Corporate Values
  3. Dengan mengatakan setuju bergabung di perusahaan ini, berarti kita juga setuju untuk melangkah bersama yang lain berlandaskan Corporate Values tersebut.
  4. Semua karyawan dibutuhkan oleh Perusahaan ini. Karena itu tidak pada tempatnya kalau ada orang atau unit yang merasa paling penting dibandingkan dengan yang lain.
  5. Pemimpin memberikan contoh dalam menghidupi NILAI-NILAI perusahaan, yang dilihat, didengar dan dirasakan oleh karyawan.
  6. Sebagai Manager di HR, ada tambahan tanggung jawab untuk menjadi driver dalam mendorong semua leader di perusahaan untuk menjadi contoh bagi karyawannya.

Dalam menghidupi bersama tata nilai perusahaan, tujuan kita hanya satu, agar kita fokus dalam meningkatkan PRODUKTIVITAS dalam mencapai target jangka pendek ataupun jangka panjang. Dan kebersamaan dalam perjalanan ini perlu diramu atas dasar Respect dan Trust.

 

Jurnal Belajar

Demi melengkapi dan mengambil langkah nyata dari pembelajaran hari itu, salah seorang peserta berinisiatif membuat jurnal harian, minimum selama 30 hari kedepan. Atas ijinnya, saya memetik beberapa butir yang dicatat, hasil dari refleksi dan membuka diri untuk belajar:

  1. Hobi bisa mengalahkan kewajiban: Bagi seorang pemancing ketika mendengar suara adzan seharusnya berhenti dulu kemudian menunaikan shalat
  2. Berempati kepada karyawan yang terkena musibah: Minimal chat by WA untuk mengucapakan keprihatinan dan mendoakan secepat mungkin tidak ditunda2
  3. Mengulang kembali isi paragraf dari buku yang sudah dibaca baik dilakukan dalam hati maupun lisan: Hal ini bertujuan agar kita bisa cepat memahami apa isi yang kita baca
  4. Beranikan diri untuk mengutarakan unek-unek yang ada dipikiran kepada atasan: Terkadang kita memiliki unek-unek atau pertanyaan-pertanyaan kepada atasan tetap sungkan untuk disampaikan karena khawatir kurang penting untuk atasan
  5. Kepemimpinan bukanlah sebuah jabatan tetapi sebuah proses pengembangan diri yang berkelanjutan: Jadi teruslah belajar untuk mengembangakan diri
  6. Berikan perhatian lebih ke Anak walapun sepele: Usahakan sebelum anak berangkat sekolah selalu ucapkan hati-hati dijalan, apakah ada PR atau tidak
  7. Membiasakan diri untuk berkata maaf, tolong dan terima kasih: Kata-kata tersebut bisa membangun hubungan sosial yang harmonis, menumbuhkan rasa hormat, empati dan membentuk karakter pribadi yang lebih baik
  8. Membahagiakan orangtua tidak melulu dengan memberikan materi. Terkadang dengan berkunjung sudah membahagiakan karena merasa diperhatikan

Contoh jurnal tersebut diatas, merupakan sebuah langkah kecil, tapi kalau dilakukan secara konsisten, bisa membawa dampak besar bagi pengembangan diri. Dengan demikian hubungan antara yang bersangkutan dengan atasan, bawahan dan rekan kerja menjadi semakin baik, semakin memberdayakan dan semakin berdampak.

One common thing of Successful Leader: They Never Stop Learning.” (laporan McKinsey 16/08/2024)

Bookmark and Share

2 Responses to Sukses Bila Ada Suksesi

  1. Lay Nehemya says:

    Terima kasih pak Joseph sudah menjadi inspirasi buat kami. Tim kami sangat berkesan dengan sharing bapak, bermakna dan berdampak.

    • josef josef says:

      Terima kasih sama-sama pa Lay Nehemya. Saya senang membersamai rekan-rekan HR yang mau belajar seperti timmu. Semoga mereka terus tumbuh dan berkembang. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...

Devamethia G:
terima kasih untuk tulisan-tulisan pak josef, saya sebagai salah satu pembaca merasa sering mendapatkan...

josef:
Betul sekali Puji, terima kasih untuk kontribusinya dalam perjalanan kehadiran blog ini. Sehat selalu

Puji:
Kekuatan kata, memberi makna. 1000 cerita, mendorong aksi nyata.

josef:
Terima kasih mba Yana, upaya kecil dilakukan secara disiplin, bisa menjadi kebiasaan dalam aspek kehidupan...


Recent Post

  • RUANG Belajar dan Bertumbuh (Blog Seribu Tulisan)
  • Blog Seribu Tulisan – KATA Yang Mengubah Hidup
  • Blog Seribu Tulisan: Pesan Konsistensi
  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER