Posted on September 13th, 2013
“In the midst of an ever-changing and uncertain environment, there is one thing over which you have absolute control – your integrity.” (John Maxwell)
SEJAK KECIL, orang tua senantiasa mengajarkan anak-anaknya tentang kejujuran. Dalam perjalanan hidup selanjutnya, baik sekolah maupun agama, tiada hentinya mengajarkan pentingnya kejujuran. Langkah ini demi mempersiapkan anak-anak untuk memiliki karakter yang kuat bila terjun ke tengah masyarakat di kemudian hari.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, atas pertanyaan: “Apa satu karakter yang harus dimiliki oleh setiap Pemimpin?,” Frank Sonnenberg, marketing strategist dan penulis buku dan berbagai artikel menjawab:
“My answer is definitely integrity. Honesty is everything. Trust binds relationships, keeping spouses together, business deals intact and political systems stable. If we can’t trust our leaders to do what’s right rather than “what’s in it for me,” then we have no promise for the future. Trust must be more than something that’s talked about; it must be at the core of everything we do. Without trust, no leader can ever attain greatness.”
Praktek Sederhana: Belajar Kejujuran
Ketika berkunjung ke pabrik di Semarang baru-baru ini, saya sempatkan untuk mampir ke Koperasi Karyawan, karena koperasi ini banyak dicontoh oleh Koperasi Karyawan lainnya di lingkungan group perusahaan. Di tengah paparan mereka tentang berbagai inisiatif yang dilakukan, termasuk IT system yang sangat user friendly, mata ini tiba-tiba saja terpaku pada sebuah kotak kecil di pojok, yang bertuliskan KOMIK Rp 1.000.
Rupanya KOMIK kepanjangan dari KOtak MInuman Kejujuran. Kotak itu diletakkan di atas kulkas, berisi minuman gelas. Siapa yang mau silahkan mengambil sendiri minumannya dari kulkas dan memasukkan uangnya ke dalam Kotak KOMIK. Apakah pernah ada yang tidak jujur?? Yang melayani pun menjawab sambil tersenyum, “…rasanya belum pernah.” Mereka juga sadar bahwa kami memberikan mereka kesempatan untuk belajar jujur pada diri sendiri, bukan pada kami.
Menjadi Contoh dalam Memimpin dengan Personal Integrity
Sulitkah belajar dan hidup penuh integritas?? Banyak pembicaraan di sekitar kita, berita-berita di media seakan menyodorkan kepada kita berbagai contoh di mana integritas tidak lagi menjadi bagian penting dalam karakteristik sebagian pemimpin dewasa ini.
Dalam sebuah artikel di Blog, dengan judul “Leading Others by Example Requires Personal Integrity,” John Maxwell menegaskan bahwa ada banyak hal di sekitar kita yang tidak bisa kita kontrol. Kita tidak bisa kontrol apa yang dikatakan atau dipikirkan oleh orang lain tentang kita; kita tidak bisa kontrol ekonomi, pasar dan lain-lain. Tapi satu hal yang bisa kita kontrol adalah INTEGRITAS DIRI.
Ketika dihadapkan dengan prinsip hidup dan etika, kendali ada di tangan kita. Dan integritas tidak hanya terbatas urusan di rumah. Ini berlaku juga di tempat kerja, di masyarakat dan di lingkungan manapun kita berada. Sebagai seorang Pemimpin:
“Perlakukan orang lain dengan cara yang sama Anda ingin diperlakukan.”
John Maxwell memberikan 4 (empat) tips kalau mau Memimpin dengan Memberikan Contoh dengan hidup berdasarkan Integritas:
Sementara karyawan terus belajar untuk hidup sesuai nilai Integritas, mereka juga akan senantiasa melihat pimpinan mereka sebagai sumber inspirasi. Dengan demikian, bila Anda ingin memimpin dengan memberikan contoh positif, Anda harus punya komitmen untuk menjadi Pemimpin yang berintegritas. Mulai dari diri anda dan akan menular ke semua yang berada dalam lingkup pengaruhmu (your circle of influence).
“If you want to be a successful leader in turbulent times, live with integrity and lead by example. Remember, people do what people see.” (John Maxwell)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...
Terima kasih Pak Yoseph inspirasinya pagi ini, “Sementara karyawan terus belajar sesuai nilai integritas, mereka juga akan senantiasa melihat pimpinan mereka sebagai sumber inspirasi” Tkhs
Terima kasih Rangga, kita semua belajar tanpa batas waktu, karena yang satu ini, yang namanya Kejujuran, terdengar sederhana tapi ternyata tidak mudah dalam kehidupan ini.
Sangat inspiratif Pak Josef, thank you
Terima kasih Frans, jangan pernah berhenti belajar dan berbagi !
What a WOW writing Pak.. 🙂
I have seen that people who call themself as a leaders sometimes don’t know what INTEGRITY is..
Your writing is very inspiring and motivating, nice to know you Pak Josef 😀
Terima kasih Agung, salam kenal juga, dan simak 190 Artikel yang sudah hadir di blog, dan yang akan hadir tiap selasa dan jumat pagi jam 08:00
Selamat atas blog-nya pak Josef…trima kasih atas pencerahannya. Sukses selalu, GBU.
Terima kasih Lucia, sukses selalu
sangat menginspirasi ..terima kasih pak josef..
Terima kasih sama2 Julie, dan terima kasih telah berkunjung dan menyimak kisah di blog ini