CV dan Janji

Posted on April 28th, 2015

“Leaders who win respect, deliver more than they promise, not promise more than they can deliver.” (Mark A Clement)

BAGI yang sedang mempersiapkan diri untuk melamar pekerjaan, baik yang baru lulus sekolah, atau yang mau pindah perusahaan, akan sibuk menuliskan rangkaian pengalamannya untuk meyakinkan mereka yang membaca, bahwa dia adalah calon unggulan yang perlu dipertimbangkan. Bagi pemula, biasanya juga akan mengikuti berbagai sesi atau briefing tentang bagaimana membuat lamaran dan CV (Curriculum Vitae) yang menarik.

Be Yourself

Alur cerita yang diciptakan oleh penulis CV hendaknya berlandaskan siapa diri dia sendiri, sehingga berbagai eviden yang dipaparkan akan disusun dalam alur yang sama. Alur ini akan menjaga konsistensi baik dalam memikirkan apa yang mau dipaparkan dalam penulisan maupun ketika mengikuti wawancara. Menjadi ‘Diri Sendiri’ adalah landasan paling kokoh. Gagal melakukan ini, maka kita bisa terjebak dalam situasi mengarang cerita atau argumentasi untuk membenarkan sebuah cerita atau pernyataan di luar diri kita sendiri.

Istilah yang Memukau

Terkadang ketika menyimak CV, seakan kita berhadapan dengan berbagai bintang, sehingga bila kita tidak cermat, kita akan terjebak istilah yang sungguh memukau: I am a great passion Sales person; pro-active personality; strong analytical, result driven, innovative thinker, dengan catatan bahwa detail terlampir.

CV

[Image: www.global-workplace.com]

Begitu kita menyimak pengalaman detailnya, isinya berbunyi: revise and create report on…; ensure all documents about….. is up  to date; ensure the accuracy of…. Report; oversee….. monitor….

Detail seperti itu akan sulit untuk membuat kita memahami, di mana profile yang disebut sebelumnya bisa disambungkan. Atau mungkin harapannya adalah semua itu sekedar input untuk bahan interview. Tapi bagaimana kalau calon lainnya bisa sajikan data lebih meyakinkan?? Kita akan kehilangan kesempatan.

Makna di Balik Daftar Panjang Pengalaman

Pengalaman berorganisasi selama kuliah memang sangat dianjurkan untuk memberi pengalaman tertentu, entah itu berkaitan dengan Leadership, Team Work, Influencing Skill, Networking, Proactivity, komunikasi, dan lain-lain.

Di CV kita bisa simak berbagai kegiatan, misalnya Vice President Student Council, President Indonesia Student Association, Ketua Seksi Olahraga Perhimpunan Pelajar Indonesia, Chairman of Debate Club dan lain-lain.

Semua yang ditulis memang fakta. Namun demikian harapan kita adalah selama wawancara, calon dapat mengisahkan apa yang dia belajar dari berbagai jabatan itu. Misalnya sebagai ketua atau presiden dari organisasi kemahasiswaan, dia menemukan ada anggota yang mau menang sendiri dan selalu berulah dalam setiap kegiatan. Sharing yang disajikan selama wawancara bisa berupa dia sebagai ketua untuk menyadarkan anggota tim tersebut tentang pentingnya kerjasama, dan bisa diterima seluruh anggota. Dan juga upaya dia untuk meyakinkan anggota tim lainnya, agar tidak mengesampingkan anggota tim yang merepotkan ini.

Baru di Titik START

Kalaupun semua tersebut di atas telah dipersiapkan calon dengan sebaik-baiknya, itu hanya mengantar dia ke titik START, diterima bekerja. Janji dalam CV dan juga selama wawancara tentang siapa calon itu sebenarnya, harus dia buktikan ketika bekerja dalam dunia realitas.

Apakah ada yang dicemaskan?? Selama dia menjadi dirinya sendiri, dan memaparkan kenyataan diri apa adanya, maka tidak ada yang perlu dicemaskan. Semua akan berjalan secara alamiah.

Dan andaikan semua janji tidak dapat ditepati, ini bukan sekedar tidak menepati janji yang sudah ditulis di CV atau jawaban selama interview. Dampak terbesar adalah pada janjimu untuk menjadi SIAPA Anda di masa mendatang, melalui perjalanan kariermu. Kutipan di bawah ini bisa meneguhkan.

“The only person you are destined to become is the person you decide to be.” (Ralph Waldo Emerson)

Catatan: Berhubungan Hari Jum’at 1 Mei 2015 adalah Hari Libur, maka tidak ada posting baru di blog.

Bookmark and Share

2 Responses to CV dan Janji

  1. ebenezer daniel simanjuntak says:

    Hallo, selamat pagi pak Josef, semoga bapak dalam keadaan sehat wal’afiat saat ini.

    Tulisan-tulisan bapak sangat menginspirasi saya pak. Saya menyesal kenapa tidak dari dulu googling tulisan-tulisan motivasi dari bapak.

    Pagi ini saat kami melakukan morning briefing harian yang merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan setiap pagi di seluruh unit kerja BPJS Ketenagakerjaan, saya membagi pengalaman tentang hidup sehat yang kuncinya adalah (1) Fruit days, (2) 10.000 langkah dan (3) streching. Untuk langkah (1) dan (2) sudah di-approval semua personil di divisi Renstra (tempat saya sekarang bertugas) dan point (3) mungkin akan kami terapkan segera dalam waktu dekat juga.

    Sekali lagi terimakasih atas motivasi-motivasi yang telah bapak salurkan kepada kami melalui tulisan-tulisan bapak.

    Salam hormat n keep success always.

    Ebenezer Daniel Simanjuntak.

    • josef josef says:

      Terima kasih Ebenezer, gembira mendengar kalau beberapa praktek yg kami sajikan di blog ini bisa menarik perhatian untuk diimplementasi. Ikuti terus postingan berikutnya yang selalu hadir hari Selasa dan Jumat pagi jam 08:00, kecuali hari libur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan