Hari-hari yang Menambah Makna Kehidupan

Posted on June 26th, 2012

“Learn as if you were going to live forever. Live as if you were going to die tomorrow.”~ Mahatma Gandhi

DI HARI KEDUA kunjungan kerja ke Surabaya, tidak ada janji untuk sarapan. Karena itu saya menuju ke coffeeshop sendirian. Sempat juga berpikir apakah iPad kesayangan ini akan dibawa serta atau ditinggal di kamar. Feeling saya mengatakan: “Surprise datangnya tidak terduga, dan hanya yang siap mampu menangkapnya. Saya pun membawa iPad menuju ruang sarapan.

Selamat pagi Pak Josef, saya dari Danamon,” demikian sapa seseorang, yang ternyata adalah Wiwik Wilujeng, BM Bojonegoro. Saya pun minta bergabung di mejanya. Di sana sudah ada Putri Aryani. Wiwik lantas mengingatkan saya, “Bapak ingat waktu Town Hall di Surabaya? Saya masih ingat jawaban bapak atas pertanyaan, bagaimana mengatasi stress karena berbagai pekerjaan yang menyita energi dan waktu.”

“Lalu apa jawaban saya waktu itu?” tanya saya menyelidik, yang oleh Wiwik kemudian dikatakan ada dua jawabannya:

“Pertama-tama, jika anda  bekerja dengan HATI, tidak terpaksa, maka akan menyenangi pekerjaan dan bisa mengimbangi situasi stress. Yang kedua, apakah kita menyadari bahwa ada berbagai kesempatan setiap hari untuk menambah NILAI dalam kehidupan kita masing-masing. Bapak mempertanyakan, apakah dengan bekerja di perusahaan ini,  ada nilai tambah dalam kehidupan ( “added value to our life”) yang Anda peroleh?? Nilai tambah terhadap: professional life, social life, spiritual life?? Bila kita menyadari ini, maka tidak ada keterpaksaan dan kita lebih bergairah untuk bekerja.”

Obrolan selama sarapan pun mengalir begitu saja, seakan kami sudah sering ketemu dan diskusi. Wiwik yang seorang psikolog menceritakan apa yang dia kerjakan dalam konteks menyenangi pekerjaan:

1. Dalam diri kita, sebetulnya masih ada sisi kanak-kanak, walau kita sudah dewasa. Sisi kanak-kanak ini yang kalau muncul, menampilkan sisi Playing, sisi FUN, sisi bermain-main untuk membuat suasana kerja jadi menyenangkan. Namun demikian, terkadang, dengan semakin tingginya pangkat kita di perusahaan, yang kita tampilkan adalah JAIM (jaga image) dan sisi bermainnya kita pendam. Dan George Bernard Shaw juga mengingatkan kita: “You don’t stop playing because you grow old, but you grow old because you stop playing”

2. Dengan masa kerja yang terbilang belasan, saya menyenangi pekerjaan saya dan tidak ingin pindah. Serius saya menyimak cerita Wiwik, yang memulai bukan pada dirinya tapi justru dengan cerita tentang bagaimana dia memberikan perhatian pada anak buahnya. Dia tahu persis kapan anak buahnya berulang tahun dan dia akan secara pribadi menyampaikan selamat ulang tahun. Dan berbagai perhatian kecil yang nampak sepele, tapi pendekatan personal seperti itu dirasakan manfaatnya sangat besar.

3. Di luar pekerjaannya di perusahaan, dua hari di akhir pekan, disamping mengurusi keluarga, Wiwik mengelola “Taman Bacaan”nya, yang sudah mengoleksi lumayan banyak buku, dan terbuka untuk umum. Sering dia mengajak teman-teman psikolognya untuk hadir dan bedah buku, untuk menarik minat baca masyarakat sekitarnya. Hal ini dikerjakan Wiwik untuk mengimbangi warna kerjaan yang sangat berbeda di perusahaan setiap harinya, sisi lain demi memperoleh “Balanced Life

Cerita Wiwik sangat bersemangat, dengan mata berbinar-binar, memperlihatkan passion-nya dalam mengejar MIMPI-nya ingin membantu masyarakat gemar membaca dan menambah pengetahuan. Karena menyinggung MIMPI, obrolan pun berpindah menyinggung sebuah buku yang juga dimiliki Wiwik, “The Alchemist” karangan Paulo Coelho.

Saya pun sharing, ada sebuah kutipan yang sangat menginspirasi saya, dari buku itu: “If you have a dream, and you really commit to achieve it, all the universe will conspire to help you to make it happen.

Dan dalam konteks bantuan “Universe” ini saya kemudian bertanya, “Apakah kebetulan, bahwa kita bertemu pagi ini dan berkesempatan ngobrol sharing seperti ini?” Sama sekali TIDAK. Universe ini telah mempertemukan kita untuk berbagi ilmu, berbagai pengetahuan, pengalaman, dan terpenting adalah kita dipertemukan pagi ini untuk membuat kita sama-sama menyadari:

  1. Nilai tambah yang kita peroleh dalam kehidupan kita, terutama dengan bekerja di perusahaan kita. Karena itu, kita akan terus mencintai perusahaan ini.
  2. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memperoleh “Balanced Life”.
  3. Mulailah dengan mimpi, dan mengambil langkah untuk mencapainya, dan “Universe” akan siap membantu.

Obrolan santai ini harus kami hentikan karena sudah waktunya kami masing-masing bertugas. Namun demikian, obrolan singkat ini telah membuat hari kami sangat menyenangkan, seakan masing-masing kami diberi extra energy untuk meneruskan karya kami. Dan seperti biasa, tiada pertemuan tanpa berfoto bersama. Untung iPad ini selalu siap beraksi: untuk membuat catatan dan untuk foto. (Wiwik yang berbaju putih)

Dan kata-kata bijak di bawah ini seakan menjadi kesepakatan untuk terus berbagi:

Since you get more joy out of giving joy to others, you should put a good deal of thought into the happiness that you are able to give.” ~ Eleanor Roosevelt

Bookmark and Share

4 Responses to Hari-hari yang Menambah Makna Kehidupan

  1. Octavianus Budi Hartono says:

    Very inspiring. Mengutip dari salah satu chinese proverbs “A single conversation with a wise man is better than ten years of study.”

    Dan juga dari Mortimer Adler “The purpose of learning is growth, and our minds, unlike our bodies, can continue growing as we continue to live.”

    Dengan berbagi kita tidak akan kehabisan.

    • josef josef says:

      Terima kasih Octavianus, and I like those two quotes. Dan kesempatan belajar ada disekitar kita, setiap saat. Tinggal kita yang memilih, apakah mau raih kesempatan utk belajar atau biarkan kesempatan itu berlalu begitu saja. Salam

  2. farida says:

    gak bisa berkata apa-apa lagi..
    saya sungguh takjub membaca setiap post Bapak.
    sangat memberi inspirasi, sangat menggairahkan, sangat menyenangkan dan sangat menarik.

    sepertinya hidup itu tidak kenal kata bosan atau pesimis.

    nice to meet you Mr. Josef
    Terima kasih atas sharing-sharing pengalaman pribadinya.
    God bless

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses

roy:
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan...

josef:
Terima kasih Denitri, pa Pungki sudah mulai membangun dialog untuk menemukan jalan agar CHRP bisa mendapat...

josef:
Selalu sehat dan jangan lupa olahraga rutin, serta ajak teman2 lainnya untuk ikut bersama2. Terima kasih Ratih

josef:
Terima kasih Ratih, kontribusi nyata bisa diberikan ditempat kerja, membuat diri kompeten karena terus...


Recent Post

  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love
  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong