3 Srikandi Indonesia Menginspirasi Dunia

Posted on April 22nd, 2016

“To improve is to change; to be perfect is to change often.” (Winston Churchill)

SESUDAH TERANG, selanjutnya apa? Kita barusan memperingati Hari Kartini, yang selalu dikaitkan dengan bukunya berjudul: “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Kartini sudah memberikan kontribusi untuk membawa banyak kaum wanita keluar dari kegelapan menuju masa depan mereka yang lebih terang.

Namun pertanyaan yang tidak kalah menggoda: “Bila dunia ini sudah mulai terang, lalu apa yang dilakukan?”

Pertanyaan ini tentu ditujukan bagi kaum wanita dewasa ini. Jalan sudah dibuka, berbagai peluang sudah tersedia, fasilitas lebih beragam. Lalu langkah apa yang bisa dilakukan untuk melanjutkan perjuangan Kartini, yang relevan dengan tuntutan dewasa ini ?

Acara Coaching World Game di Bali awal April ini yang lebih dari separoh pesertanya adalah perempuan dari manca negara, memang tidak dirancang untuk memperingati Hari Kartini. Tapi bukan juga suatu kebetulan, bahwa ada 3 Srikandi Indonesia yang tampil memukau dunia di program tersebut. Apa yang mereka kerjakan dan hasilnya dipaparkan di sana sungguh membuat decak kagum banyak orang.

Hope4NoHope

Judul paparan sudah cukup menarik peserta untuk hadir mendengarkan: “Hope for No Hope”.  Belum lagi ditambah dengan sub tema: “Turning Death Sentences to a Meaningful Life”.

Berapa banyak anggota keluarga kita yang menderita sakit cancer? Berapa banyak dari mereka yang sudah menerima vonis dari dokter, bahwa hidup mereka hanya tinggal beberapa hari, minggu atau bulan lagi? Berapa banyak dari mereka yang sudah putus asa, tidak punya harapan hidup lagi, dan ingin cepat-cepat meninggalkan dunia ini?

Coach Indira Abidin_Srikandi Menginspirasi Dunia1

 

Srikandi ini bernama Coach Indira Abidin. Dia juga menerima anugerah Cancer. Loh, mengapa disebut anugerah atau gift? Ia pun berujar:

“Semua itu ada di kepala kita masing-masing. Bila di dalam kepala kita, kita menerimanya sebagai korban (victim), maka seluruh tubuh, diri, jiwa dan raga kita disiapkan untuk mencerna pesan bahwa saya adalah korban. Sebaliknya kalau kita menerimanya sebagai sebuah anugerah, maka seluruh diri kita akan terus menyimak anugerah ini yang harus diterima dengan penuh syukur.”

Pemahaman tentang gift  ini mulai diperkenalkan Coach Indira Abidin di kelompok yang dia dirikan bernama Lavender. Mereka kemudian mencoba mencari jawaban apa yang bisa dilakukan dengan anugerah itu? Dengan anugerah cancer, dan bila Allah yang Maharahim masih memberikan sehari lagi untuk hidup, apa yang bisa saya lakukan untuk memberikan makna pada sehari kehidupan itu. Bagaimana kalau kesempatan yang diberikan adalah seminggu, sebulan atau setahun? Nilai tambah apa yang bisa saya berikan kepada kehidupanku, dan juga kehidupan banyak orang.

Kelompok Lavender sudah mempunyai banyak anggota, yang mendapatkan anugerah cancer. Mereka sudah banyak membantu banyak orang lain untuk bisa mempunyai hidup lebih bermakna. Keunikan program ini adalah mereka dibantu dengan pendekatan coaching.

Banyak coaches dari kelompok Coachnesia yang sukarela membantu. Dan ini yang dipaparkan di Coaching World Game Bali. Coaching digunakan untuk membantu penerima anugerah cancer, dan sudah memberikan hasil yang menggembirakan. Paling tidak mereka yang sudah memperoleh kembali harapan hidup, kemudian membawa HOPE bagi orang lain yang masih  merasa berada di situasi NOHOPE. Di akun social media-nya Coach Indira Abidin juga mengutip kata-kata Louise L. Hay:

“You have the power to heal your life, and you need to know that. We think so often that we are helpless, but we’re not. We always have the power of our minds…. Claim and consciously use your power!”

Coaching untuk Parenting

Program parenting ada banyak di masyarakat. Namun yang dipaparkan oleh Srikandi ini cukup unik. Dia adalah Coach Lucy Kusman Fernandez, yang  menyajikan program Resourceful Parenting Indonesia (RPI) yang berbeda dengan lainnya karena menggunakan pendekatan coaching.

Misi RPI: “Membekali orang dewasa dengan berbagai sumber pengetahuan yang memadai untuk mendampingi pertumbuhan pikiran, jasmani, dan rohani anak secara terintegrasi.”

Salah satu contoh yang nampak sederhana, tapi bisa dilakukan semua kita adalah meluangkan waktu 15 menit untuk bercerita/membaca cerita kepada anak di tempat tidur.

Coach Lucy_Srikandi Menginspirasi Dunia2

 

Lewat media sosial, Coach Lyra Puspa berkomentar, “Bangga banget dengan gerakan Resourceful Parenting Indonesia yang sangat membumi dalam mentransformasi para orang tua dan anak Indonesia… Indonesia membuktikan bahwa kita mampu menjadi Role Model, inspirasi, dan benchmark banyak negara dunia.”

Bahkan usai Presentasi, tim China berkomitmen untuk membuat parenting project dan mengundang Coach Lucy untuk mengambil bagian.

Kekuatan dari Dalam Diri

Srikandi satu ini, namanya Coach Lyra Puspa. Dia bukan saja belajar tentang coaching, tapi juga menggunakan teknik coaching untuk mengeluarkan seluruh kekuatan dirinya (inner power) sekaligus menginspirasi banyak orang lain untuk melakukan hal yang sama, demi dunia yang lebih baik.

Langkah besar yang dia lakukan antara lain meyakinkan tim di pusat Erickson Coaching Institute di Amerika, untuk membawa program ini ke Indonesia, dan langsung di bawah pimpinan Coach Lyra. Melalui tangan dingin beliau, saat ini mereka sudah menelorkan 800 coach melalui program training langsung di Indonesia, dan para coaches itu sudah menyentuh lebih kurang 500,000 coachees. Di Coaching World Game Bali, Coach Lyra juga memaparkan beberapa inisiatif yang membawa hasil luar biasa, antara lain:

Aktif memberikan coaching kepada mereka yang sedang mengkonversi pusat prostitusi di Surabaya menjadi sentra ekonomi yang bisa memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih baik kepada masyarakat setempat.

Dia juga memprakarsai program coaching untuk para guru sekolah, untuk memungkinkan mereka menemukan pendekatan yang berbeda dalam berinteraksi dengan murid. Coach Lyra menjelaskan lebih lanjut, “Sebagai coach, guru dapat mengajukan pertanyaan yang tepat di saat yang tepat agar murid-murid bisa memulai suatu perjalanan menuju self discovery dan awareness dari perspektif baru yang berbeda.”

Terakhir, tapi juga sangat penting, Coach Lyra yang memperjuangkan hadirnya World Game di Bali tahun ini, dan bersama tim telah merancang dan melaksanakan program ini dengan sangat berkesan bagi peserta. Para peserta manca negara tidak saja terkesan tentang programnya, tapi juga tentang Bali dan Indonesia.

Coach Lyra_Srikandi Menginspirasi Dunia3

 

Semoga paparan dari ketiga Srikandi Indonesia ini, menginspirasi peserta untuk selanjutnya mengambil langkah nyata di negara masing-masing, sesuai dengan niat mereka yang disampaikan selama World Game di Bali.

“Never doubt that a small group of thoughtful, committed citizens can change the world. Indeed, it is the only thing that ever has.” (Margaret Mead)

Bookmark and Share

4 Responses to 3 Srikandi Indonesia Menginspirasi Dunia

  1. Owen Ow says:

    Continuous coaching opens up to new frontiers.
    keep on Coaching

  2. 3 perempuan hebat dan luar biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan