No US without U (Bagian 5): Pelajaran di Ujung Dermaga

Posted on October 22nd, 2013

“Belajar tiap hari untuk menjadi Pribadi yang lebih Baik dari waktu ke waktu.” (Josef Bataona)

GEMA KOMITMEN seputar api unggun malam sebelumnya untuk berperilaku positif dengan mindset positif beredar di alam seputar pulau. Menjelang pulang pun, alam sudah menanggapinya dan menyodorkan tips sebagai bekal di tempat kerja nanti.

Smile Zone

Melewati reception untuk check-out, mata saya terpaku pada sebuah poster di dinding yang berbunyi: Smile Zone. Tanpa berasumsi bahwa saya paham makna poster itu, saya pun bertanya meminta penjelasan dari receptionist. Mbak Yuni yang sudah bekerja selama 7 tahun menjelaskan bahwa ini adalah kampanye untuk mengingatkan karyawan, terutama di wilayah reception untuk selalu tersenyum. Dan menurut dia mereka diberikan formula “Tersenyum Lima Jari.”

Apa lagi makna formula tersebut?? Dan Mbak Yuni dengan sukarela memperagakannya dengan menempelkan kelima jarinya di bibir, guna memperlihatkan lebarnya bibir yang diharapkan kalau seseorang tersenyum.

Choose Your Attitude

Bukan juga sebuah kebetulan kalau semalam, FISHFun Team “Choose Your Attitude” yang menjadi juara. Bukan pula kebetulan, bahwa renungan di seputar api unggun mengharuskan kami untuk memikirkan hal-hal positif yang akan kami jalankan, dan membuat komitmen untuk itu.

Siang itu, begitu melangkah pulang, kembali kami diingatkan bahwa “Attitude” kita adalah pilihan. Dan kita bisa memilih untuk memulai hari-hari kita dengan mindset positif, yang akan menjadi pedoman untuk perilaku positif sepanjang hari. Dan langkah yang paling sederhana, adalah  memulai hari kita dengan TERSENYUM.

Dan foto bersama ini seakan mengingatkan kami semua akan senyum bahagia yang kami tebarkan di pantai ini.

Untaian Pelajaran

Di bagian terakhir ini, masih ada lagi dua tambahan pelajaran, namun kami sajikan dalam kesatuan dengan ke-11 pelajaran dari ke-empat posting sebelumnya, makna dari No US without U:

  1. Setiap anggota tim sama pentingnya, mempunyai peran masing-masing demi hasil tim. Karena itu, kita harus saling menghargai satu sama lain.
  2. Luangkan waktu untuk memberikan apresiasi kepada tim. Ada banyak cara memberikan apresiasi, mulai dari ucapan terima kasih atau bentuk lainnya yang dianggap memadai. Tapi apapun itu, lakukan secara tulus, dari dalam hati.
  3. Banyak potensi tim yang belum ditampilkan. Di luar tugas formal, masing-masingnya mempunyai talenta yang hanya bisa ditunjukkan kalau diberi kesempatan.
  4. Rajinlah berbagi ilmu dan pengalamanmu kepada teman-temanmu yang membutuhkan. Ilmu pengetahuanmu tak akan habis dibagi.
  5. Berusahalah untuk menjadi terang bagi sekitarmu, berperilaku positif, dan jadilah CONTOH perilaku positif untuk sekitarmu.
  6. Setiap individu punya kontribusi untuk memberikan warna positif  pada tim, kontribusi terhadap keberhasilan tim sesuai peran masing-masing.
  7. Luangkan waktu untuk program informal di alam terbuka, terutama untuk membangun kebersamaan. Dampaknya luar biasa.
  8. Warna kehidupan dipenuhi dengan jatuh dan bangun. Semuanya memberikan kita pelajaran berarti, kalau kita mau membuka diri untuk belajar.
  9. Jangan kompromi untuk “Integrity”, walau untuk hal kecil sekalipun.
  10. Mengapresiasi  keindahan alam akan membantu upaya bersama untuk melestarikan lingkungan di manapun kita berada.
  11. Pilihan lokasi dan acara outing yang tepat telah membantu melipat-gandakan upaya untuk “recharging”, sekaligus menjadi vitamin untuk tumbuh-kembangkan semangat kebersamaan.
  12. Tersenyum! Kalau seluruh tim memilih untuk tersenyum untuk mengawali hari, maka akan tercipta lingkungan positif di tempat kerja
  13. Komunikasi sangat penting, terutama dengan hadirnya “Fish World” nama untuk media untuk mengkomunikasikan berbagai kegiatan FISHFun Team.

Kenangan di Fish World

Setiap kali saya sengaja mengamati anggota tim yang lewat, mereka seakan otomatis menengok dan melihat papan “Fish World”. Kenangan kebersamaan FISHFun Team, atau persisnya Outing Corporate HR, masih menempel di sana. Dan saya lebih yakin lagi, bahwa kenangan itu terus berada di hati masing-masing anggota tim, dan pelajaran tersebut di atas akan menjadi menu kami untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Terima Kasih Tim, I am so proud of You!

Untuk mendapatkan rangkaian cerita yang utuh, baca juga 4 (empat) posting sebelumnya melalui link di bawah ini:

  1. No US without U (Bagian 1): Ikan-ikan Menjadi Saksi di Malam Apresiasi
  2. No US without U (Bagian 2): Komitmen STOP dan START Doing
  3. No US without U (Bagian 3): Warna-warni Belajar di Alam Terbuka
  4. No US without U (Bagian 4): Bercengkerama dengan Alam

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan