Best Investment

Posted on October 13th, 2015

“Investing in yourself is the best investment you will ever make. It will not only improve your life, it will improve the lives of all those around you.” (Robin S. Sharma)

Begitu bicara tentang investasi, spontan kita memikirkan pemanfaatan uang yang dipunyai. Dan bidang investasinya juga beragam. Intinya adalah untuk mendapatkan nilai tambah. Awalnya memang yang dimaksud adalah agar uangnya bisa berlipat ganda. Tapi seberapa luas area untuk investasi itu?

Indonesia yang Lebih baik

Banyak yang berbicara tentang menciptakan Indonesia yang lebih baik. Atau mungkin kita sendiri termasuk yang mengumandangkannya. Sementara itu, tidak sedikit orang yang sudah mulai mengambil langkah untuk itu.

Dan ajakan Robin Sharma melalui quote di atas adalah mulai dengan melakukan investasi pada diri sendiri. Belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Setiap hari memang ada saja elemen kehidupan yang bisa diangkat menjadi pembelajaran, kalau kita mau membuka diri untuk itu.

Hari itu saya juga belajar, bahwa penyelenggara sengaja mengenakan baju hitam dengan apron hijau (lihat foto di bawah)  untuk menggaris-bawahi hasrat melayani. Dengan demikian seluruh jiwa dan raga mereka hari itu dipusatkan pada memberikan pelayanan terbaik untuk peserta.

Dengan komitmen dan kesadaran untuk belajar seperti itu, kita bisa melangkah untuk mengajak orang lain. Awalnya dengan menginspirasi mereka dengan buah positif pembelajaran yang kita dapatkan. Lingkungan kecil seperti keluarga, atau unit kecil di tempat kerja bisa menjadi langkah awal. Selanjutnya virus positif itu akan menyebar cepat, bila ada  sambutan positif dari semua lingkungan di sekitar kita.

Investasi yang dimaksud Robin Sharma di atas, memang berawal pada diri sendiri, tapi dampaknya akan juga menguba kehidupan banyak orang sekitar kita. Mulailah dari diri sendiri, ‘Be Yourself but Better Everyday’, belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Siapa yang Mengatur Perjalananmu Sejauh Ini?

Dalam forum sharing kepada kurang lebih 160 peserta komunitas HR di Jakarta baru-baru ini, seorang peserta mengajukan pertanyaan: “Menurutmu siapa yang paling berjasa membuat perjalananmu yang dipenuhi dengan berbagai pembelajaran berharga  yang barusan dibagi kepada kami?”

Best Investment

Dalam setiap doaku kepada Allah Maha Pengasih, saya hanya memohon agar di manapun saya mendapat misi hidup dariNya, saya bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Di setiap tugas yang diberikan, saya akan menjalankannya dengan sepenuh hati, karena saya yakin bahwa pengalaman ini akan sangat membantu saya dalam penugasan di kemudian hari.

Dan dalam perjalanan itu, banyak tangan yang telah hadir membantuku. Di awali dengan restu orang tua yang mengijinkan saya merantau, dengan dua pesan utama:

  • Jangan memilih-milih pekerjaan. Suatu pekerjaan yang diterima dengan tulus, bisa jadi adalah kunci untuk membuka pintu sukses berikutnya.
  • Jagalah kepercayaan orang padamu. Orang menerima bekerja karena percaya. Bila kepercayaan itu hilang, akan sulit untuk memperolehnya kembali.

Selanjutnya beda pentas kehidupan, beda pula orang yang dihadirkan untuk membantu, sesuai dengan tuntutan kehidupan itu sendiri. Saya tidak akan menyebutnya satu per satu. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih tak terhingga, sambil mendoakan agar mereka pun meraih sukses, bahagia dan sehat selalu.

Apa Pentingnya Kesehatan dalam Investasi Ini?

Mungkin juga kita bisa bertanya: Apa artinya itu VVIP, kalau itu adalah ruang rawat di Rumah Sakit? Apa artinya banyak uang dan harta yang dikumpulkan dengan mengorbankan kesehatan diri, kalau uang dan harta itu hanya dihabiskan untuk berobat di masa lansia.

Karena itu dalam forum seperti ini, tidak akan saya lewatkan untuk mengajak semua untuk berpikir kembali tentang investasi waktu dan uangnya demi kesehatan, sejak sekarang. Persiapan untuk menikmati masa lansia yang sehat, tidak dipersiapkan menjelang usia pensiun. Semuanya dilakukan sejak sekarang.

Keluhan tentang tidak punya waktu, perlu direnungkan kembali, terutama dengan penggunaan waktu yang efektif. Dalam dialog dengan teman, yang semula merasa tidak punya waktu untuk olahraga, dengan beberapa pertanyaan lanjutan, dia sendiri menyimpulkan bahwa tantangan dia bukan ketersediaan waktu, tapi pada KEMAUAN untuk berolahraga. Begitu kawan ini membuka diri untuk diskusi, dia pun akan membuka mata dan sadar untuk membangun hasrat/motivasi untuk memulai olahraga sehat.

Kembali ke pesan Robin Sharma di atas, dengan tubuh yang sehat walafiat, kita bisa leluasa berkiprah untuk meningkatkan taraf hidup kita sendiri, juga memperbaiki kehidupan orang-orang yang berada di sekitar kita.

Tak Henti-hentinya Belajar

Kisah di atas saya hadirkan dalam sebuah forum yang dihadiri sekitar 160 orang HR dari  berbagai perusahaan. Mereka tentu merupakan orang-orang yang terus menerus menangkap berbagai kesempatan untuk belajar, menyerap ilmu dari mana saja, dan kapan saja.

Saya pun menantang mereka:

“Kalau yang hadir hari ini ada 160 orang, dengan rata-rata masa kerja katakan 10 tahun, artinya secara kolektif, di ruangan ini ada 1600 tahun pengetahuan dan pengalaman. Akankah kita memanfaatkan untuk pembelajaran kita semua? Untuk itu kita perlu orang yang mau iklas berbagi, dan yang mau belajar dari sharing itu. Pilihan ada di tangan kalian.”

Kesempatan belajar, setiap hari bisa terwujud kalau masing-masing kita membuka diri, melakukan investasi demi kemajuan diri sendiri yang lebih baik, hari demi hari. Inilah langkah awal kalau  kita ingin juga berkontribusi untuk lingkungan yang lebih baik, dan akhirnya Indonesia yang lebih baik.

“There are souls in this world which have the gift of finding joy everywhere and of leaving it behind them when they go.” (Frederick Faber)

Catatan: Karena ada kesibukan di luar kota di penggalan akhir minggu ini, tidak akan ada posting baru di hari Jumat 16 Oktober 2015.

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan