Beyond Professional Relationship

Posted on June 28th, 2016

“Life’s not about people who act true to your face. It’s about people who remain true behind your back.” (Unknown)

NETWORK MEETING CEO Multinational Companies di Indonesia membuka peluang! Sering sekali mereka mengagendakan pembahasan tentang Human Resources dan prakteknya di Indonesia. Saat-saat seperti itu, mereka akan membawa serta tim HR untuk bisa punya back-to-back meeting sehingga apa yang dibahas di meeting CEO bisa langsung ditindak-lanjuti oleh tim HR.

436a Didik KuntadiAda dua anggota yang sudah lama berada di dalam tim HRDF (Human Resource Directors Forum) sejak awal 1990an, walau saat awalnya belum menjabat HR Director, saya sendiri dan Pak Didik Kuntadi, yang saat ini menjadi CEO HRDF.

 

Saling Belajar

Kelompok HRDF ini bukan organisasi formal. Kehadiran awalnya memang sebagai jaringan yang bisa mendukung agenda CEO, atau sebaliknya yang mengagendakan HR dalam meeting CEO. Di sini kami mengamati, bahwa para CEO ingin sekali saling belajar dari rekan-rekan mereka di perusahaan lain tentang aspek HR, yang pada gilirannya akan menjadi challenger bagi pimpinan HR di perusahaan masing-masing:

“Mengapa yang ini belum bisa dilakukan di perusahaan kita? Apa lagi yang harus ada untuk menunjang pelaksanaan hal ini? Mengapa retention di tempat lain bisa rendah? Apakah best practice di perusaan itu bisa diimplementasi di tempat kita? Coba cari informasi lagi di group, bagaimana cara mereka melakukan perubahaan ketika organisasi bisnis berubah?”

Dan masih banyak lagi pertanyaan CEO sekaligus tantangan bagi HR. Ada sedikit kesan para CEO berlomba untuk pamer sekaligus unjuk keunikan masing-masing.

Di saat kami ingin mengubah car scheme tenaga sales di lapangan, sebagai contoh, saya cukup mengeluarkan email kepada anggota, dan dalam tempo tidak lebih dari dua hari saya sudah bisa mendapatkan jawaban tentang praktek di tempat masing-masing, yang bisa kami jadikan referensi. Foto berikut ketika pertemuan di Indofood 2013.

1_Beyond Professional Relationship

Bisnis Partner

Pelan tapi pasti, ada perubahan mindset dalam organisasi, yang ditularkan (persisnya dipertegas) CEO kepada pimpinan divisi lainnya, bahwa setiap langkah bisnis penting yang dilakukan mempunyai dimensi HR yang perlu dikaji secara serius. Tanpa perlu memperkenalkan konsep yang rumit, pelaku HR di perusahaan anggota akan dilibatkan dari awal tiap rencana, karena input HR mulai diyakini sangat menentukan sukses langkah yang sedang dirancang.

Apakah akan mendapat support CEO? Sangat positif YES. Selain dia sudah sepenuhnya percaya pada peran Human Resource itu sendiri, ada aspek lain yang kami hanya bisa menebak (walau cukup yakin kebenarannya), bahwa mulai tumbuh semangat kompetisi. Kompetisi untuk membawa berita gembira ke dalam meeting berikutnya, yaitu hasil implementasi program tertentu, yang bisa dibanggakan sebagai best practice.

Nah, kalau sudah begini, tugas kita bukan semakin ringan tapi semakin beragam tantangannya, sekaligus menyenangkan. Kita dituntut untuk lebih kreatif, berlari lebih cepat lagi mengikuti irama yang sudah digariskan oleh CEO sendiri. Apakah pendekatan ini yang kemudian muncul dengan nama keren HR Business Partner? Saat itu kami tidak peduli dengan label. Yang kami banggakan adalah kesempatan untuk bisa jalan beriringan dengan agenda CEO, yang tentu saja juga agenda berbagai divisi di perusahaan itu.

Eksis Mempertebal Persahabatan

Dewasa ini banyak bermunculan kelompok HR di WA, atau Telegram. HRDF (Human Resources Directors Forum), sebuah organisasi informal yang beranggotakan pimpinan HR di Perusahaan, juga beralih dari BBM ke WA sebagai sarana komunikasi. Bertambahnya anggota hanya dimungkinkan atas persetujuan mayoritas, dengan mempertimbangkan ragam bisnis untuk menambah variasi pembelajaran anggota. Anggota pun bisa dikeluarkan dengan persetujuan mayoritas, kalau memang sering absen dan tidak aktif.

Sudah ada beberapa diskusi tentang mengubahnya menjadi organisasi formal, dengan AD/ART dll, tapi nampaknya warna informal lebih ingin dipertahankan. Pertemuan rutin dilakukan setiap quarter, dan tiap anggota menjadi host secara bergantian, dengan biaya konsumsi dari host. Foto berikut ini, acara Bukber 2016.

3_Beyond Professional Relationship

Agenda meeting umumnya berkaitan issue HR yang sedang menjadi hot topic di masyarakat, saling berbagi best practice atau belajar dari guest speaker, membahas kasus yang dibawakan anggota, mengundang Depnaker untuk mendapatkan insight tentang peraturan tertentu atau untuk memberikan masukan dari praktisi.

Salah satu agenda tahunan adalah Forum Belajar untuk Junior HR. Tim dibagi dalam beberapa kelompok yang akan menyiapkan modul training dan sekaligus menjadi fasilitatornya, dengan menekankan case study dan sedikit teori, kemudian menyelenggarakan seri training untuk junior HR dari perusahaan anggota.

Beyond Professional Relationship

Selain pertemuan rutin, masih ada lagi agenda kebersamaan dengan mengambil momen apa saja yang ada: BukBer, Halal Bi Halal, Natal/Tahun Baru. Atau bisa saja, ada teman yang pengen ngopi sambil ngobrolin topik tertentu. Dan tidak kalah pentingnya adalah acara rekreasi bersama. Saat rekreasi ke Madura/Surabaya, foto bersama jelang kunjungan belajar ke Green & Clean Programnya Unilever di Surabaya (atas) di 20011 serta rekreasi di Pink Beach Lombok 2015 (bawah).

4_Beyond Professional Relationship

Kelompok ini akan terus eksis. Dengan perannya sendiri akan terus mewarnai agenda HR di Indonesia, di mana anggotanya aktif mengambil peran dalam agenda nasional seperti SKKNI.

Warna informal akan terus dipertahankan, suasana rileks dalam berbagai pertemuan akan sekaligus menjadi perekat persahabatan. Dan dengan pendekatan seperti itu muncul ketulusan untuk saling berbagi, keiklasan untuk membantu teman, atau bahkan secara bersama-sama berbagi kepada masyarakat banyak.

“Surround yourself with people who lift you up, make you laugh and inspire you to be amazing.” (Britt Michaelian)

Note: Sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1437 H, tidak akan ada postingan baru di tanggal 1, 5, 8, 12 dan 15 Juli. Postingan baru akan hadir lagi 19 Juli 2016.

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET