Pilihan Untuk Bahagia

Posted on September 17th, 2021

“Happiness doesn’t come from other people or other things; it comes from the way you think and how you see the world.” (Dr. Wayne W. Dyer)

SIMAK SOSMED dan cermati ekspresi orang saat berulang tahun. Sangat Bahagia. Dari mana kebahagian itu? Dari kado yang diterima atau berbagai ucapan selamat? Atau momen yang diciptakan oleh keluarga atau rekan kerja? Cermati juga perasaan hati sahabat yang dibagi di sosmed: Mengapa sih saya ngga boleh bahagia, tanpa fitna, benci, curang atau bermain politik? Bagaimana kita memotret kedua peristiwa itu untuk kita ambilkan pelajaran untuk hidup kita?

Anda Pemegang Kendali Utama

Salah satu pemahaman dari Moto hidupku BE YOURSELF, adalah keyakinan saya bahwa setiap orang diciptakan unik, lengkap dengan talenta untuk bisa sukses. Karena itu, bila ingin sukses, jangan berpikir untuk menjadi orang lain, tapi gali dan asah talenta yang sudah diberikan Tuhan Yang Maha Rahim dalam diri kita masing-masing. Dan penggalan moto berikutnya, BETTER EVERYDAY bermakna: kalau mau lebih sukses, buka diri dan belajar dari orang lain yang juga punya keunikan yang tidak saya punyai. Dan dalam mengambil langkah menjadi lebih baik, saya hanya membandingkan dengan diri saya sendiri, Josef Bataona besok harus lebih baik dibanding hari ini karena dia terus belajar. Dengan demikian, kendali utama berada di tanganku untuk menjadikan hidup ini lebih baik dan lebih membahagiakan.

Kebahagiaan yang diekspresikan banyak sahabat di sosmed seperti yang disampaikan di awal tulisan ini, juga bukan dari luar, tapi keluar dari dalam diri sendiri.

Dalam bukunya berjudul Happiness is the Way, Dr. Wayne W. Dyer meneguhkan bahwa KEBAHAGIAAN ada dalam diri kita sendiri, dan datang dari cara kita berpikir. Jadi kalau kita ingin Bahagia, kita harus mengubah persepsi kita:

You should realize that happiness is a choice that is in your hands and not the responsibility of someone or something else.

Petikan di ilustrasi berikut juga menggambarkan kerja pikiran kita dalam membawa kebahagiaan dan sukses.

Menyikapi Perlakuan Orang Lain

Tidak jarang kita mendengarkan ungkapan: anda telah mengecewakan saya, menyakiti saya, membuat saya marah. Atau ungkapan kekecewaan seperti yang diutarakan di awal tulisan ini. Tapi bila ini terjadi, berarti anda membuka diri dan mengijinkan orang lain untuk memperlakukanmu seperti itu. Kata bijak berikut layak disimak: “No one can make you feel inferior without your consent.” (Eleanor Roosevelt)

Bila kita memilih untuk tidak mentolerir orang lain untuk memperlakukan kita dengan cara yang tidak baik, maka mereka tidak akan mengulanginya lagi. Jadi pilihan tetap ada di tangan kita.

 

Bangun Motivasi dan Percaya Diri

Dr. Wayne W. Dyer kembali menegaskan: You are what you tell yourself that you are.

Jadi kalau anda mengatakan pada diri sendiri bahwa anda BISA, maka anda pasti bisa. Kalau anda mengatakan sebaliknya, maka sebaliknya yang terjadi. Misalnya kalau anda mengatakan pada diri sendiri bahwa tidak bisa lari cepat, maka anda tidak akan bisa lari cepat. Kalau anda bicara pada diri sendiri bahwa sanggup mengurangi berat badan dengan program yang disiapkan, maka anda pasti akan bisa meraihnya. Jangan menunggu sampai yakin sepenuhnya. Lakukan saja, dan percaya diri akan semakin bertumbuh.

Pada akhirnya, Percaya Diri adalah perilaku, yang merupakan keputusan anda untuk fokus dan meyakininya.

“You are the sum total of the choices that you make in your life.” (Dr. Wayne W. Dyer)

Makna kutipan tersebut adalah, Sukses dan kebahagiaan ada dalam diri kita dan kita dibekali talenta untuk mencapainya. Yang dilakukan adalah mengubah perilaku kita untuk meyakininya dan paham sepenuhnya bahwa kita yang memegang kendali atas diri kita. Setiap pilihan yang kita lakukan sepenuhnya menjadi tanggung-jawab kita.

Termasuk dalam situasi dimana seseorang memberikan kita saran, kita menurutinya dan ternyata tidak berhasil, itupun merupakan tanggung jawab kita, bukan tanggung jawab pemberi saran.

Kendali Hidup di Tanganmu

Memegang tanggung jawab atas berbagai pilihan, tindakan, termasuk membolehkan orang lain memperlakukanmu, memberikan dampak yang luar biasa pada kehidupanmu dan bagaimana anda merasakannya.

Sebagai manusia, kita tak lepas dari kesalahan. Namun kesalahan tersebut hendaknya menjadi pelajaran untuk menjadikan diri kita lebih baik. Refleksi berkala sangat bermanfaat, tataplah dirimu di cermin di akhir hari dan katakan bahwa anda telah melakukan yang terbaik hari itu dan akan terus belajar dan berkembang. Tujuannya jelas, untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari dan tentu saja lebih Bahagia.

Sekali lagi pesan dari Dr. Wayne W. Dyer meneguhkan bahwa KEBAHAGIAAN ada dalam diri kita sendiri, dan datang dari cara kita berpikir. Jadi kalau kita ingin Bahagia, kita harus mengubah persepsi kita.

“You are a unique and wonderful person in your own right. You do not need the validation of another person to believe in your value.” (Dr. Wayne W. Dyer)

Note: Tulisan ini merujuk kepada buku Dr. Wayne W. Dyer berjudul: Happiness is The Way

Bookmark and Share

6 Responses to Pilihan Untuk Bahagia

  1. Malla Latif says:

    Pak Josef thank youuuuuu so much for sharing this to us. Ini beneran #jleb banget. Dan ternyata link sekali dengan moto Bapak yg selama Ini selalu saya ingat juga : “just be yourself, but better”.
    And yessss : “happiness is a choice that is in our hands” ❤️

    • josef josef says:

      Terima kasih sama-sama mba Malla. Mudah-mudahan bahagia kita semakin banyak disertai sukses, dan tidak kalah pentingnya membagi kebahagiaan itu ke sekitar kita, dimanapun kita berada. Salam sehat

  2. Dianti says:

    Tks pak Jo, its so true. Trmksh sdh sharing dan serasa diingatkan klo kita perlu membentuk atmosfir positif dr dlm diri kita sensiri ya…haha..

  3. Santi Sumiyati says:

    Terima kasih Pak Josef atas ilmunya yang selalu sangat bermanfaat. Saya jadi belajar bahwa kebahagiaan adalah pilihan kita sendiri ya Pak, bukan ditentukan oleh sekitar kita. Terima kasih banyak Pak Josef, tetap sehat dan berkarya ya Pak.

    • josef josef says:

      Terima kasih sama-sama Santi, berarti sejak sekarang bisa leluasa memutuskan apakah membolehkan orang untuk menyakitkanmu atau tidak, dan boleh memilih dengan menyimak kedalam diri sendiri untuk bisa lebih bahagia. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...

Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...

josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....

Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...

josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...


Recent Post

  • Melangkah Bersama
  • Menjadi Cermin Kepemimpinan
  • RUANG Belajar dan Bertumbuh (Blog Seribu Tulisan)
  • Blog Seribu Tulisan – KATA Yang Mengubah Hidup
  • Blog Seribu Tulisan: Pesan Konsistensi
  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi