Temukan Keunikan Dalam Diri Sendiri

Posted on July 12th, 2013

“When you are content to be simply yourself and don’t compare or compete, everyone will respect you.” (Lao Tzu, Tao Te Ching)

SALAH SATU komitmen professional saya, yang tercantum dalam butir kedua Misi Hidupku, saya petik disini untuk pembaca sekalian:

“Kebahagiaan hidup professional saya adalah  KARYA POSITIF yang penuh tanggung jawab sambil membagi ilmu, pengetahuan dan pengalaman, serta menjadi sumber inspirasi bagi atasan, bawahan dan rekan kerja.”

Jam menunjukan angka 19:00. Melalui Instagram saya tayangkan pesan yang di-share ke Twitter: “Sejam menuju Obrolan Santai bersama @NUNNY_h tentang makna motto @josefbataona:

Be Yourself but Better Everyday

Laut Lepas, Hamparan Kesempatan Tak Terbatas

Hadirnya saya malam itu di Studio Radio SmartFM, berawal dari pengisi acara Ladies Lounge: NUNNY HERSIANNA dan tim, yang tertarik melihat tagline di blog www.josefbataona.com yang berbunyi: “Be Yourself but Better Everyday.” Dan mereka pun coba menelusuri berbagai posting di sana dan tanggapan pembacanya, baik langsung di blog atau social media lainnya: Facebook, LinkedIn atau Twitter.

Di dalam blog, ditemukan gambaran pantai sebuah desa nelayan. Di tepi pantai di mana saya berdiri, saya hanya melihat hamparan laut lepas tanpa batas. Di ujung sana ada sebuah garis horizon, dan saya pun tidak tahu apa yang ada di balik garis horizon itu. Katanya ada kehidupan yang lebih baik di sana.

Dan itu yang membuat saya memberanikan diri memohon izin orang tua untuk pergi merantau, mencari kehidupan yang katanya lebih baik. Hamparan laut luas di depanku juga melambangkan betapa banyak kesempatan tiada batasnya, kalau memang kita mau mencobanya.

Sanggupkah saya?

Dalam hatiku aku bernyanyi kecil: “Nenek moyangku orang pelaut, menerjang ombak tiada takut, menempuh badai sudah biasa.” Semoga semangat ini juga mengalir dalam darah dagingku. Karena itu saya berjanji untuk menghadapinya dengan senyum, berani menerima tantangan itu.

Be Yourself, Menjadi Diri Sendiri

Dalam posting terdahulu sudah pernah saya paparkan tentang asal muasal motto “Be Yourself but Better Everyday.” Awalnya memang hanya “Be Yourself.” Ini didasarkan pada pemahaman bahwa masing-masing kita diciptakan UNIK oleh Sang Pencipta. Artinya juga bahwa saya sudah dibekali dengan berbagai talenta yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan ini. Definisi sukses di sini artinya, memanfaatkan semaksimal mungkin talenta yang dimiliki untuk kebahagian orang banyak. Bila demikian konsepnya, saya tidak harus menjadi orang lain untuk sukses.

Salah seorang pendengar SmartFM, SatiaPramono, yang dikenal sebagai business coach memberikan konfirmasi tentang pentingnya menjadi diri sendiri. Beliau menyarankan agar kita mengajukan pertanyaan pada diri sendiri, “Keadaan apa yang paling nikmat pada waktu tidak menjadi orang lain?

Dalam keadaan seperti itu, orang akan menemukan sebuah value, di mana dia bisa mengatakan, “Gue banget!” Karena itu dalam melakukan coach, Pak Pram akan terus mendorong orang untuk mengenali diri sendiri, mengenali talenta sendiri. Dengan demikian mereka akan didorong untuk meraih sukses dengan menggunakan keunikan sendiri.

Lalu apa perlunya kita belajar dari orang lain??

Belajar untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Pertanyaan tersebut di atas, lalu mengantar kita kepada penggalan akhir motto saya, “but Better Everyday.Better Everyday mengandung makna bahwa saya harus terus berupaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibanding hari kemarin. Lebih baik karena ada tambahan pengetahuan, pengalaman, wawasan.

Dari mana kita mendapatkan itu semua?

Pertama-tama syaratnya adalah harus membuka diri untuk belajar. Membuka diri untuk melihat bahwa orang lain juga diciptakan unik, sehingga mereka mempunyai sesuatu yang saya tidak punya. Dengan belajar, saya dapat memperkaya semua pengetahuan dan pengalaman saya.

Akan tetapi membuka diri punya makna timbal balik: saya juga terbuka untuk berbagi dengan orang lain. Tidak sekedar berbagi, tetapi berbagi sesuatu yang punya nilai. Dan sesuatu yang punya nilai tersebut diperoleh dengan meramu keunikan saya dengan berbagai pengetahuan pengalaman yang saya peroleh dari membaca, melihat tempat baru, mencoba sesuatu yang baru atau dengan berbicara dan belajar dari orang lain.

Mindset seperti ini harus ditanamkan dan dipraktekkan. Dengan cara seperti itu, keunikan yang saya miliki memberikan makna, ‘Be Yourself but Better Everyday’ membuka mata saya untuk mensyukuri karunia atau keunikan yang saya punyai. Juga membuka  hati saya untuk terus belajar dari orang lain yang juga punya keunikan.

Dengan demikian masing-masing kita akan menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu; dan pada gilirannya membuat komunitas di mana kita berada juga menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

“Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life.” (Steve Jobs)

Baca juga:

Muasal Inspirasi Motto Be Yourself (Posting 15 November 2011).

Motto Be Yourself, Langkah Menuju “The Best of Yourself (Posting 18 November 2011).

Bookmark and Share

6 Responses to Temukan Keunikan Dalam Diri Sendiri

  1. liliek megah yuliani says:

    I will do My best and Be My Self and The Best everything for My Children and My family <3

    • josef josef says:

      Terima kasih Liliek, saya sungguh tersentuh, pagi2 membaca komitmen yang tulus seorang ibu, demi keluarga dan anak2nya. bukan karena ini baru pertama kali Liliek lakukan, tetapi Liliek lakukan pernyataan terbuka sebagai janji pada diri sendiri. Kalau setiap langkah kita lakukan dengan penuh kesadaran dan dengan sepenuh hati maka hasilnya akan optimum. Terima kasih untuk sharingnya.

  2. Simple think is the best!
    Tatkala orang berlomba-lomba ingin menjadi yang terbaik sebagaimana divisualkan sebagai the success story person — kita lupa bahwa sebenarnya setiap orang berhak untuk berhasil dan sukses. Motto nenek moyangku orang pelaut mestinya ditularkan juga oleh pejabat tinggi negeri ini kepada generasi muda kita. Bahwa bangsa kita ini bangsa yang besar. Marilah kita berbicara potensi dan sinergi agar bangsa yang besar ini menjadi benar-benar besar dalam artian yang sesungguhnya.

    Terima kasih pak Bataona atas inspirasi yang telah diberikan.

    Salam,

    Adhirta Pradana

    • josef josef says:

      Terima kasih Adhirta untuk menggarisbawahi sambil menegaskan tentang hak individu untuk sukses. Terima kasih juga untuk mengunjungi dan menyimak kisah ini.

  3. Damianus Rangga says:

    Terima kasih Pak Yosef, telah menulis ulang diblog,
    sehingga menjadi refrensi yg dpt saya baca ulang setiap saya perlukan, karena saat siaran di radio smartFM saya menyimaknya sampai selesai.Terima kasih.

    • josef josef says:

      Terima kasih Damianus, saya sengaja meramunya dalam tulisan ini agar mereka yang tdk sempat dengar bisa mengikutinya, tapi mereka yang sempat dengar, bisa menyimaknya lagi dengan membanyanya diwaktu senggang. Terima kasih untuk mendengarkannya Jumat lalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life