Posted on September 30th, 2022
“I’m a success today because I had friends who believed in me and I didn’t have the heart to let them down.” (Abraham Lincoln)
MENYENTUH lebih banyak orang. Profesional Human Resources senantiasa fokus pada upaya untuk menumbuh-kembangkan karyawannya. Bersama para line-managers di perusahaannya, mereka akan terus menyimak berbagai perubahan yang terjadi di luar, melihat dampaknya terhadap bisnis mereka. Selanjutnya mereka akan merancang program untuk membuat karyawannya senantiasa terkinikan dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam menghadapi berbagai perubahan tersebut. Itulah keseharian mereka di tempat kerja. Namun mereka para professional HR tersebut butuh refreshing, mencari suasana lain untuk menambah energi mereka untuk siap bekerja lebih giat lagi.
Danau Toba Terus Memanggil
Foto Bersama dengan minuman selamat datang di Piltik Coffee SiborongBorong.

Dalam postingan Instagramnya, mba Ripy menulis: “From a professional community to long term friendship. Together, we commit to travel once a year while also giving back to the local society. This time, Toba and Samosir is our destiny.”
Kami memang sudah lama bersama dalam perjalanan professional di forum HRDF (Human Resources Director Forum), Kami juga tidak lupa merancang perjalanan bersama istri/suami masing-masing dalam program rekreasi setahun sekali. Tempat yang sudah kami kunjungi bersama antara lain: Madura/Surabaya, Bali, Lombok, Makasar, Padang, Banyuwangi/Ijen, Sumba, dan lain2.
Siapa saja anggota group yang sedang berlibur ini? Mas Yugo, suami mba Sandra menjawabinya dengan coretan hitam putih ini. (Mas Harry, suami mba Etty tidak ikut). Mungkin karena kebanyakan kami memang dari generasi foto hitam putih.

Kopi dan Obrolan Ringan
Banyak teman-teman di kelompok ini yang senang kopi. Karena itu mampir dan ngopi di Piltik bukannya tanpa alasan. Dan penyelenggara tour perlu paham alokasi waktunya, bahwa sambil ngopi, kami akan punya banyak peluang untuk ngobrol berbagai hal yang ringan-ringan dan menyegarkan, sambl ketawa atau bercanda ria. Di tempat ini, di SiborongBorong, ngopi ditemani ombus-ombus, nikmat sekali.

Melayani dan Menyentuh Yang Membutuhkan
Kami memang banyak tertawa gembira. Tetapi kami juga merasakan kegembiraan kami akan maksimum kalau kami bisa membuat orang lain juga senyum gembira. Karena itu dalam perjalanan wisata ini, kami agendakan juga untuk pelayanan di SLB Panti Karya Hepatha yang menangani 752 orang berkebutuhan khusus, termasuk yang dilayani di luar panti. Foto Bersama setelah menyerahkan bantuan tanda kasih dari kami.

Saya sempat bertemu dan ngobrol sejenak (melalui juru bahasa isyarat) dengan teman tuli (tuna rungu) bernama Susi (foto kiri bawah) yang sudah 5 tahun melayani disana. Dia mendapat tanggung-jawab untuk mengasuh 6 anak berkebutuhan khusus lainnya. Di tempat ini kami dibukakan mata hati kami untuk belajar, bagaimana Susi dan teman-teman lainnya bisa memberdayakan kemampuan mereka untuk melayani sesamanya dengan tulus. Di tempat ini kami berhenti sejenak untuk mengikis EGO kami masing-masing, tidak hanya memikirkan diri sendiri, dan terus belajar untuk peduli pada orang lain sekitar kita.
Di usia panti yang telah mencapai 99 tahun, sudah banyak yang dikerjakan untuk melayani mereka yang berkebutuhan khusus, dengan berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk dana untuk mengelola panti ini, yang sangat diharapkan dari para dermawan.
Lukisan Perjalanan Wisata Berlanjut
Perjalanan kamipun berlanjut. Walau hanya sejenak, suasana di Taman Eden 100 cukup beralasan untuk diabadikan.

Banyak cerita lanjutan akan saya sampaikan dalam bentuk foto, baik itu rekaman HP ku atau HP dan/atau kamera teman-teman yang sangat gesit untuk ini dan dibagi di WA group kami.
“It’s not about working hard, it’s about working together. You have to care more about the team than you do about yourself.” (John Calipari)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...
selalu ada insight yang Pak Josef sampaikan dalam setiap kegiatannya. Disini saya belajar bahwa kemurnian hati akan menghasilkan kejernihan mata hati sehingga akan menghasilkan hubungan serta karya-karya, yang memberi dampak positif bagi sekitar. Terima kasih Pak Josef.
Terima kasih Rolin untuk memberikan highlight pada tulisan ini. Kita semua belajar setiap hari dari apa yang hadir dihadapan kita, dan utamanya adalah untuk kebaikan kita semua hari ini dan besok. Salam
Salam hormat buat Bapak Josef dan Ibu serta teman-teman bapak dari Forum HRDF.
Sangat menyentuh perjalanan dan rangkaian kegiatan yang dilakukan yang kali ini sampai di daerah asal saya sendiri.
Apa yang telah ditorehkan Bapak Josef dalam untaian tulisan ini memberikan wawasan bagi kami dan tentunya menjadi acuan apa dan bagaimana layaknya yang harus dilakukan oleh praktisi HR dalam bentuk kegiatan yang nyata. Tidak hanya memberikan masukan dan arahan di ruang-ruang kelas atau seminar namun secara nyata menyentuh kontak langsung dengan orang-orang yang mungkin jauh dari sentuhan komunitas lainnya.
Semoga kiranya bukti nyata ini akan semakin dapat memginspirasi yang lainnya dan tentunya yang paling penting adalah manfaat kehadiran forum HRDF dapat dirasakan oleh orang-orang yang dikunjungi.
Terima kasih Bapak Josef dan rekan bapak yang sudah menginspirasi kami dan banyak orang dalam bentuk sentuhan nyata dalam praktek nyata.
Salam
Terima kasih sama2 Tromol, Semoga kita semua terus saling menginspirasi, bukan saja dengan kata-kata tapi juga perbuatan nyata. Kami semua bahkan baru pertama kali tahu tentang Panti ini. Dan kami ketahui karena kami mencari tahu, dengan niatan untuk membuat perjalanan kami bisa memberi arti bagi mereka yang jarang disentuh. Kami percaya, small act of kindness seperti itu bisa memberikan dampak besar, termasuk dampak untuk menggugah yang lain untuk berbuat baik. Ikuti dua cerita lanjutan. Salam