Posted on February 9th, 2016
“It is the meaning and the promise that lie behind their daily efforts that give their jobs a deeper resonance and compel commitment…… You offer them this meaning and promise through branding.” (Libby Sartain)
BERTANYALAH kepada pencari kerja, baik yang masih kuliah ataupun yang sudah bekerja: Jika ingin mencari kerja, perusahaan mana yang diidamkan? Muncullah nama-nama perusahaan yang keluar spontan dari pemberi jawaban, itulah “Top of Mind” mereka. Tapi dari mana sumber informasi, yang membuat mereka memunculkan nama-nama tersebut? Mengapa ada yang spontan keluar dari mulut mereka, tapi ada yang baru keluar setelah dipikir, atau ada pertanyaan berikut yang merangsang jawaban mereka?
Perusahaan adalah Sebuah BRAND
Di dalam perusahaan ada banyak Brand, yang terus diperkenalkan ke masyarakat. Tapi di mata masyarakat atau kelompok tertentu, Perusahaan itu sendiri adalah sebuah Brand. Karena itu mereka akan menyimak, dari berbagai komunikasi tentang Perusahaan atau brand perusahaan itu, pesan apa yang menonjol yang direkam masyarakat.
Banyak sekali komunikasi yang didasarkan pada strategi perusahaan yang peduli pada kelompok masyarakat yang perlu dibantu. Misalnya di bidang pendidikan. Ada juga komunikasi yang mengedepankan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan, dan lain-lain.
Dari segi rekrutmen tenaga kerja, aspek identitas perusahaan yang disebut “Employer Brand” ini menjadi sangat penting. Karena ini akan menjawabi berbagai pertanyaan pencari kerja, misalnya:
Pertanyaan sederhana, namun belum tentu kita tahu persis jawabannya. Bahkan, belum tentu kita luangkan waktu serius untuk mempertanyakannya demi mendapatkan jawabannya.
Berikut ini adalah foto bersama setelah sharing session di Bandung, akhir tahun lalu, dimana kami juga menekankan tentang betapa pentingnya seorang Leader hidup sesuai dengan janji yang ada di Visi Misi Value Perusahaan tersebut.

Janji yang Harus Ditepati
Employer Brand sangat penting dalam menarik pencari kerja, beberapa catatan berikut ini sangat diperlukan:
David Ogilvy pernah berujar:
“Nothing will kill your reputation in the labor market faster than doing a great job advertising a work experience you don’t deliver.”
Semua komunikasi Perusahaan yang direkam oleh pencari kerja, harus bisa dibuktikan dalam perilaku hidup sehari-hari di dalam perusahaan. Karyawan baru secara perlahan tapi pasti akan mulai membandingkan apa yang mereka dengar dan ketahui sebelum bergabung, dan apa yang nyatanya mereka lihat dan alami.
Dalam periode yang tidak terlalu lama, sudah akan muncul kesimpulan awal dari karyawan baru, apakah ini merupakan perusahaan idamanku atau bukan. Apakah saya akan tinggal dan bekerja di perusahaan ini atau tidak. Karena itu pemahaman bahwa proses untuk retention sudah dimulai disaat rekruitmen, adalah betul.
Bagaimana membuat karyawan yang sudah masuk dan bekerja bisa bertahan lebih lama di perusahaan? Ikuti paparan di tulisan berikutnya.
“Every organization is known for certain things when it comes to how it treats its employees. This “employer brand” is a key part of what attracts talent to a company.” (Edward E. Lawler)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...