Bahagia Karyaku Diakui

Posted on June 2nd, 2023

“Employee recognition is about creating a positive work environment and showing employees that their work is valued and appreciated.” (Jacob Morgan)

 

DIAKUI oleh atasan. Pengakuan bisa karena hasil Kerja, perilaku positif, ringan tangan membantu tim, atau juga cekatan menampilkan ide2 kreatif saat dibutuhkan. Dan masih banyak lagi. Dan pengakuan itu bisa berupa ucapan terima kasih, tepukan di bahu, ajakan semua tim bertepuk tangan oleh atasan, kartu ucapan terima kasih, sampai ke tingkat berupa promosi atau insentif finansial. Anda tentu bahagia, sayapun demikian. Bila para leader menyadari makna pentingnya pengakuan itu, maka mereka akan berusaha terus menerus untuk melakukannya.

 

Berbagi Insight

Dua peserta, Tariani dan Vebby langsung menayangkan insight yang diperolehnya selama sesi ini. Saya senang karena saya juga belajar dari response mereka, seperti screen shot IGS berikut ini.

Selanjutnya Tariani menuturkan, bahwa dia sudah baca buku FUN at WORK dan menerapkannya dalam Culture Break setiap tanggal 5. Ini merupakan agenda bulanan, dimana para culture agent  sharing inisiatif dalam membangun budaya. Mereka berusaha agar inisiatif seperti itu diciptakan dengan nuansa FUN dan menarik. Mereka juga menerapkan coaching seperti yang dituturkan di buku tersebut, dimana mereka berlatih untuk lebih mendengar dengan hati.

Tariani masih bertanya untuk meneguhkan, bagaimana mempertanggung-jawabkan hasil dari FUN program, dalam bentuk ROI. Jawab saya:

Teman-teman bisnis tentu akan mempertanyakan, apakah ada ROI yang diperoleh perusahaan untuk aktivitas semacam itu? Jawabannya adalah: The ROI is not more money. It is MEANING!

 

Manfaat Recognition

Tulisan menarik yang dibagi oleh Jacob Morgan via email 24 Mei 2023, berjudul How to Genuinely (Source: How to Genuinely Recognize Your Employees (substack.com) bercerita tentang tiga manfaat penting dari employees recognition:

  1. Improves Employee Engagement: They are more likely to put in extra effort and are more engaged in their work.
  2. Boosts Employee Morale and Productivity: Employees would put more energy into their work if they were recognized more often.
  3. Promotes a Positive Workplace Culture: Regular recognition promotes a positive workplace culture. It shows employees that their hard work is valued and appreciated, which can foster a sense of belonging and community

Peserta lainnya, Kartika, membagi cerita tentang apa yang dialami karyawannya karena sering mendapatkan recognition dari pimpinan mereka: Mereka merasa dihargai, hasilnya mereka akan bekerja dengan tulus. Dan rekognisi yang didapatkan tidak selalu dalam bentuk uang. Ucapan terima kasihpun, kalau disampaikan secara tulus dan tepat waktu, bisa memberikan dampak tak terduga.

 

Jempol untuk Pembelajar sejati

Sabtu pagi ini, banyak yang punya kegiatan akhir pekan menarik. Olahraga pagi, wisata ke luar kota, bersantai ria dengan keluarga di rumah, dan sebagainya. Ada 79 orang yang memilih meluangkan waktunya untuk belajar bersama saya di zoom. Mereka adalah peserta Batch 75 CHRP (Certified Human Resource Professional) Program Universitas Katolik Atma Jaya. Berikut foto Sebagian peserta.

Hanya seminggu sebelumnya, diselenggarakan sesi perkenalan antara peserta dan fasilitator. Para fasilitator ini adalah profesional berpengalaman di bidang masing-masing. Mereka punya komitmen tinggi untuk berbagi. Berikut foto Sebagian fasilitator yang hadir di minggu malam.

Saya dengan bangga mengacungkan jempol, baik untuk semangat belajar peserta maupun untuk komitmen fasilitator untuk berbagi. Semuanya dilakukan demi SDM Indonesia yang lebih baik.

“People may take a job for more money, but they often leave it for more recognition.” (Dr. Bob Nelson)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna