Kosongkan Diri: Berlayar dan Belajar

Posted on September 29th, 2023

“Twenty years from now, you will be more disappointed by the things you didn’t do than those you did. So throw off the bowlines. Sail away from safe harbor. Catch the wind in your sails. Explore. Dream. Discover.” (Mark Twain)

SAILING-out party ditandai dengan lagu dan tari MACARENA di seputar swimming pool deck 14. Bukan saja penari-penari yang sudah disiapkan yang pentas, penumpang yang mau ikutan bergoyangpun dipersilahkan. Cruise dengan Royal Caribbean, Spectrum of the Sea dimulai dengan meninggalkan Marina Bay Cruise Centre Singapore (MBCCS) jam 16:30, menuju Port Klang Malaysia.

Demo Profesionalisme

Kapal pesiar dengan kapasitas penumpang 4905 pax, diawaki oleh 2.000 crew. Saat check-in di Pelabuhan, saya sempat terpukau melihat begitu banyak kopor penumpang yang dipercayakan kepada penanganan crew, yang akan mengantar kopor itu ke masing-masing kamar.

Setelah check-in, kami dibagi dalam kelompok2 sesuai dengan deck kamar, dan diarahkan ke posisi tertentu di deck lima untuk safety briefing, sebelum ke kamar masing2. Ini merupakan tahapan wajib diikuti semua penumpang.

Orientasi Awal

Posisi kamar kami di deck (lantai) 8, dari total 16 deck, ada balkon dengan dua kursi dan satu meja bundar. Memasuki kamar, tak ada kesan kita berada dalam kapal. Lebih tepatnya merasa memasuki kamar hotel.

Kamar cukup luas dengan tempat tidur ukuran 160×200, sebuah sofa dan meja kerja, serta dua lemari pakaian.

Yang menarik juga adalah dengan bagasi sebanyak itu, saat kapal mulai berlayar, koper kami sudah tiba di kamar.

Air mineral di kamar hanya disediakan dua botol di hari pertama. Selanjutnya kita harus membawa sendiri container untuk mengisi air minum yang dibutuhkan, yang bisa didapatkan di banyak spot di beberapa lantai.

Kami sempat keliling melihat beberapa fasilitas di kapal dengan 16 lantai. Beberapa foto berikut turut bercerita.

Banyak Program Tersedia

Untuk free breakfast, lunch dan dinner tersedia di beberapa restorant di deck yang berbeda. Kita bisa memilih restoran prasmanan, dengan variasi makanan berlimpah, dari versi internasional, India, China, Korea, Malaysia atau Indonesia dan lain-lain. Kita bisa juga memilih restoran dengan set menu, kita duduk manis dan dilayani mulai dari starter hingga dessert.

Program di kapal tersedia dari pagi hingga tengah malam: bioskop, live music show, mainan anak2, line dance, latihan surfing, panjat tebing, casino, night club, dan masih banyak lagi.

Yang cukup mengejutkan adalah, wifie di kapal tersedia dengan tarif US$  29 per hari per device. Mobile wifie yang dibawa dari Indonesia tidak berfungsi selama masih di kapal. Tapi begitu kita sudah tiba di Pelabuhan hari berikutnya, mobile wifie yang kita bawa langsung berfungsi bagus kalau kita ke balcon atau turun ke darat.

Hari pertama  kami belajar service excellence yang didemonstrasikan para crew kapal. Kamipun bisa tidur pulas di kamar, tak terdengar suara ombak, tak terasa goncangan ombak. Yang kami rasakan adalah seperti tidur nyaman di kamar hotel berbintang.

Ikuti cerita lanjutan

“I need the Sea because it teaches me.” (Pablo Neruda)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...

Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...

josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....

Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...

josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...


Recent Post

  • Melangkah Bersama
  • Menjadi Cermin Kepemimpinan
  • RUANG Belajar dan Bertumbuh (Blog Seribu Tulisan)
  • Blog Seribu Tulisan – KATA Yang Mengubah Hidup
  • Blog Seribu Tulisan: Pesan Konsistensi
  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi