Listen to Understand

Posted on September 19th, 2017

“It takes time to listen to your team — but it takes more time to source and hire new people after someone quits.” (Stacey Ferreira)

SEBERAPAPUN CEPATNYA TEKNOLOGI dikembangkan untuk menangani berbagai pekerjaan, masih ada Manusia yang hadir di tempat kerja. Mereka masih diperlukan. Mereka ingin diperlakukan sebagai Manusia (bukan mesin) yang perlu disapa, ingin disentuh, bahkan dihargai sebagai Manusia.

Otomatisasi tidak akan serta merta mengubah perilaku kita terhadap tim. Untuk itu diharapkan para pimpinan bisa mempunyai waktu yang lebih banyak lagi yang diluangkan bersama tim, termasuk untuk tatap muka one-on-one, coba menggali barangkali ada isi hati tim yang ingin disampaikan secara langsung.

19 September 2017_Listen to Understand

Ketulusan Berdampak Positif

Menyimak tulisan Stacey Ferreira di Inc.com pada 16 Juli 2017 silam, yang dia awali dengan petikan yang saya cantumkan di awal tulisan ini:

“It takes time to listen to your team — but it takes more time to source and hire new people after someone quits.”

Menyadari bahwa dewasa ini karyawan mempunyai banyak pilihan sehingga tingkat retention semakin mencemaskan, dia menawarkan 3 (tiga) pertanyaan penting:

  1. Do we have a high level of trust?

Ketika karyawan menerima surat penawan kerja dan menanda-tanganinya, itu bermakna: “Anda mempercayai saya untuk melakukan pekerjaan, dan saya mempercayai anda (sebagai atasan) untuk memberikan imbalan memadai untukku dan keluarga.

Memang dalam kenyataan ada juga situasi tak terelakkan di mana ada ingkar janji, misalnya bayar bonus atau kenaikan gaji terlambat. Tapi yang mungkin diperlukan adalah komunikasi terbuka tentang mengapa.

Ada juga praktek yang dilakukan seorang mentor, yang memulai setiap pertemuan dengan menanyakan tim: “Do we have high level of trust?” Karena menurut dia tanpa mutual trust apapun yang diucapkan tidak berarti, diskusi tidak akan produktif dan membuang waktu. Bila jawabannya adalah tak ada trust, maka pertanyaan penting berikutnya adalah: How can we rebuild our trust and continue to work together?”

  1. Do you feel like you have the space to voice your concerns and be heard?

Salah satu langkah sederhana untuk mendapatkan TRUST dari tim adalah dengan memberikan kesempatan untuk menyuarakan isi hatinya. Bila mereka tidak dibolehkan mempertanyakan hal yang dianggap tidak realistis, misalnya target yang tidak masuk akal, maka kita sudah menciptakan kekecewaan dan menumbuhkan benih untuk meningkatnya turnover.

Luangkan waktu untuk berbicara one on one dengan anggota tim, dan LISTEN! Siapa tahu ada ide-ide yang bisa disampaikan oleh mereka. Tapi LISTEN to UNDERSTAND bukan listen to RESPOND.

  1. What can I be doing to make you more successful?

Umumnya karyawan terbaik adalah mereka yang terus belajar, mengembangkan diri sendiri dan berjuang mencapai tujuannya. Dengan meluangkan waktu serta bertanya: “Apa yang bisa saya bantu” sudah memperlihatkan komitmen mu untuk membuat mereka sukses. Itu sudah membangun loyalty dan trust, tapi yang paling utama adalah menunjukkan bahwa anda CARE.

Ketiga pertanyaan tersebut hanyalah pendahuluan. Langkah selanjutnya tergantung pada jawaban dari anggota tim, apalagi kalau ada tindak lanjut hasil komitmen bersama.

Singkat kata: Luangkan waktu, tatap muka dan LISTEN to understand! Semoga bermanfaat!

“The best employees are often the best because they’re constantly learning, developing themselves, and reaching for their goals.” (Stacey Ferreira)

Bookmark and Share

2 Responses to Listen to Understand

  1. Puji says:

    Salah satu yang diutamakan di kejarAURORA adalah seni mendengarkan. Bagaimana mendengarkan menjadi important skill, tidak hanya saat menjadi pemimpin, namun juga saat dalam tim. Harapannya, Anak-anak bisa berlatih untuk memahami dalam mendengarkan.

    Terima kasih ya pa sudah mendengarkan kami dan menginspirasi kami. Ditunggu buku keduanya 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih Puji. Kejar Aurora menjadi sebuah fenomena yang muncul ditengah kebutuhan nyata masyarakat akan hadirnya elemen2 yang digarap timmu. Semoga ini akan bertumbuh dan nyebar lebih luas lagi, sambil membawa manfaat positif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life