Posted on October 2nd, 2026
“A candle loses nothing by lighting another candle.” (James Keller)
PERJALANAN HIDUP memberikan banyak sekali cerita tentang berbagai kebaikan yang kita terima dan dalam berbagai rupa. Dan banyak tangan telah digunakan Tuhan untuk menyalurkan kebaikan yang kita terima. Entah itu berbentuk ilmu, pengetahuan dan pengalaman; atau juga berbagai kesempatan untuk berkarya; persahabatan dan jejaring profesional; tentu tidak lupa menyebutkan kebaikan dalam bentuk rezeki yang diterima dari para pimpinan dan perusahaan tempat kita bekerja. Dan paling sederhana bisa berupa sapaan penuh senyum saat kita lagi down. Coba sesekali berdiam diri dan buatkan daftar apa saja kebaikan yang sudah diperoleh selama ini dan dari siapa. Kita akan semakin bersyukur.

Cahaya Lilin Kecil
Saya barusan menulis paragraph pembuka diatas, ketika sebuah pesan penting muncul di sosmed sebagai berikut:
Terpilih menjadi Duta Adaptability, salah satu Core Values dalam Agility Driven dengan dimensi Open Minded, Flexibility, Resilience dan Optimist. Bukan hanya sebuah apresiasi, tetapi juga sebuah tanggung jawab, terutama karena semua yang telah memilih selama proses implementasi Corporate Values pastinya mempercayai sosok yang telah dipilih untuk menjadi Role model.
Tentunya karena setiap pikiran, perkataan, dan perilaku kita diharapkan dapat menjadi contoh bagi orang lain.
Saya kembali teringat pesan bermakna dari Bpk Josef Bataona :
“Teruslah memberikan kontribusi di mana pun kita berada. Nyalakan satu lilin dalam kegelapan.”
Maka saya memilih untuk terus belajar, terus beradaptasi, dan terus memberikan kontribusi, di mana pun saya berada.
Bukan karena saya sempurna, tetapi karena saya percaya bahwa kontribusi kecil sekalipun dapat memberikan dampak yang berarti.
Terus bergerak. Terus beradaptasi. Terus menjadi cahaya, sesuai dengan nama awal saya, Dian yang artinya cahaya. (Dikutip dari FB Dian Eva Agustina)
Cahaya Kecil itu Bernama DIAN
Saya sengaja mengangkat cerita diatas secara utuh atas izin yang punya cerita. Bukan karena ada nama saya disana, tetapi karena saya ingin kembali meneguhkan apa yang disampaikan pada judul diatas. Kebaikan yang kita terima hendaknya dibagi Kembali. Dan kebaikan itu tidak harus besar. Bisa saja berupa senyum, menyapa orang, nasehat dan lain-lain.
Saya teringat apa yang disampaikan pada cerita diatas. Diva, nama panggilan dengan nama lengkap Dian Eva Agustina hendak menapaki jalan baru. Belum tahu seberapa terang atau gelap, belum jelas apakah ada petunjuk yang bisa dijadikan patokan. Maka pesan saya sederhana. Nyalakan Cahaya dalam dirimu. Seberapapun kecilnya Cahaya itu, dalam kegelapan pasti akan memberikan terang ke sekitarnya. Mudah-medahan dalam waktu yang singkat kamu bisa menyalakan cahaya lilin dari dua, tiga empat atau lebih banyak orang lagi. Maka sinar itu akan semakin terang benderang.
Dan kamu diuntungkan, karena nama yang diberikan orang tuamu itu di awali dengan DIAN, yang artinya Pelita atau penerang.
Begitulah ilustrasi yang saya sampaikan, merujuk pada keseharian yang bersangkutan untuk menghidupi Corporate Values, sebagai contoh bagi yang lain, saat memasyarakatkan Corporate Values tersebut. Dan hasil awalnya berupa penghargaan atau pengakuan dari orang-orang yang merasakan dampaknya.
Menuju GROWTH Mindset
Sementara itu, beberapa hari lalu, seorang teman berkonsultasi, ingin menjajagi sebuah perjalanan kehidupan baru. Tapi rasa tidak percaya dirinya terus menghantuinya.
Dari beberapa pertanyaan yang saya lontarkan, diketahui bahwa kekhawatiran itu hanya ada di kepalanya dan tanpa alasan. Selanjutnya yang bersangkutan akan melakukan dua hal. Pertama, membuat daftar dari semua yang dilakukan dengan sukses di masa lalu. Ini untuk membangun percaya diri bahwa sejauh ini dia juga sukses. Kemudian dia diminta untuk mengubah berbagai kosa kata yang digunakan, yang lebih membuat dia percaya diri. Misalnya,
Latihan seperti itu, mengubah pola pikir FIXED Mindset menjadi GROWTH Mindset. Semoga bisa membantu teman ini untuk membangun pikiran yang lebih positif, sambil menyalakan lilin dalam dirinya untuk menerangi jalannya. Saya akan mendapatkan update dari proses ini.
“Let your light of hope be what others turn to in their darkest hours.” (Chuck Orwell)
josef:
Terima kasih sama2 Lia, ditengah kesibukanmu dalam perjalanan baru, masih sempat menyimak tulisan ini dan...
lia catri:
Mungkin inilah makna Develop yang semakin diperkaya dewasa ini. Bukan hanya: How do I become better?...
josef:
Terima kasih mba Rani, untuk memberikan ulasan tambahan tentang apa yang dihayati saat menyimak paparanku....
Rani Wijaya:
Pak Josef, saya salah satu peserta di purna bakti ini dan senang sekali sudah mengulik AHA saya :...
josef:
Terima kasih Rina. Bisa juga refleksinya dibuat bertahap. Sepuluh tahun dari sekarang Rina mau jadi apa? Untuk...