Posted on March 10th, 2015
“The best educated human being is the one who understands most about the life in which he is placed.” (Helen Keller)
PENCARI KERJA, baik di tingkat fresh graduate ataupun middle dan senior manager level sering dihadapkan dengan persyaratan kesesuaian “Personality” dengan tata nilai kehidupan di perusahaan. Dan tata nilai, atau Company Values dapat dibaca pada figura di dinding seantero perusahaan, di laporan keuangan ataupun di corporate website. Informasi ini sangat bermanfaat untuk pencari kerja.
Karena itu bila dalam penelusuran, ditemukan bahwa pelamar tidak fit untuk hidup dengan tata nilai perusahaan, maka kemungkinan untuk diterima sangat kecil. Tapi bagaimana kalau pelamar yang menilai, Value dirinya tidak sesuai dengan Value Perusahaan? Bagaimana dia tahu, karena dalam berbagai dokumen, semua yang ditulis sangat positif??
Menyimak Corporate Personality
Menarik untuk mendalami postingan di blog HR Talent Management, 2 Maret 2015, Terri Williams mengedepankan sebuah tulisan berjudul: “The right employer Personality Important to Job Seekers”, yang menyajikan hasil ‘2014 Randstad Employer Branding Survey’, diselenggarakan oleh ICM.
Ada 11.549 calon pegawai berusia 18-65 tahun yang di-interview, tapi fokus analisa pada mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Para pencari kerja berpendapat bahwa top personality yang mereka cari dalam melamar pekerjaan adalah:
Hasil survey tersebut juga menyebutkan:
“Transparency and authenticity are valued in family, friends, and employers, and that came through loud and clear in the results.”
Walaupun responden survey di atas bukan dari Indonesia, tapi kenyataan bahwa:
“Transparency and authenticity are valued in family, friends, and employers,”
maka hasil survey ini sangat relevan untuk disimak.
Berbagi Sambil Belajar
Sabtu siang itu, saya hadir di tengah komunitas HR di ICHRP (Indonesia Certified Human Resource Professional Program) Monthly Event dan diminta sharing tentang Perjalananku sebagai Leader dan HR Professional. Tapi sesi itu sengaja saya beri judul: “Menggali Mutiara Kehidupan”, sebuah paparan yang sebagian sumbernya ada di dalam buku “Kisah Rp 10.000 yang Mengubah Hidupku”. Tapi ini bukan program bedah buku, bukan juga cerita biografiku.

Selama satu setengah jam, peserta yang hadir saya ajak untuk menyimak berbagai moment dengan menghadirkan nilai-nilai yang hadir karena komitmen perusahaan di mana saya berkarya. Di sana mereka bisa merasakan betapa sebuah tim bisa bahu membahu menyelesaikan tugasnya secara kompak, karena direkat oleh value yang sama. Melalui paparan itu saya membuka mata mereka untuk menyadari bahwa tugasku di mana saja dan di level mana saja adalah memenuhi panggilan untuk melayani, termasuk peran saya sebagai Direktur sekalipun.
Atas pertanyaan, kapan saya mempersiapkan diri untuk menjadi direktur, jawabanku adalah:
“Setiap saya menerima tugas, saya akan mengerjakan dengan sepenuh hati, karena itu akan mempersiapkan saya untuk tugas di masa depan. Do’a yang selalu saya panjatkan: Semoga tugas apapun yang sedang disiapkan untukku di masa mendatang, bisa memberikan manfaat bagi banyak orang sekitarku.”
Berbagai case study saya ketengahkan dalam moment tersebut. Banyak contoh yang saya berikan, tapi satu harapan saya untuk bisa mereka tangkap dan bawa pulang adalah: hadirnya VALUE tertentu sepanjang perjalanan itu, yang memungkinkan kami (saya dan tim) berkontribusi maksimal.
Adakah Pembelajaran yang Dibawa Pulang??
Di akhir sesi itu, peserta sharing “Learning Points” yang bisa dibawa pulang untuk mereka mulai terapkan, sebagian besar di sarikan oleh Nandita Galuh Guamaradewi dan disajikan di lini masa Facebook-nya:
Such a very very inspiring session with the most inspiring yet a role model of a great LEADER, Pak Josef Bataona…
- GREAT LEADERS use their HEART in working with their PEOPLE
- Everything happens for a REASON
- BE YOURSELF, but BETTER EVERYDAY!
- Be GRATEFUL for everything you have. share joy, love and care to your FAMILY and everybody you care about
- GRAB THE MOMENTS!!
- Always do your BEST in everything you Do
- Prepare yourself for the better you
- Use your NETWORKING
- Start your dream and do FOLLOW UP
Peserta sudah kembali ke kehidupan harian mereka. Saya terus doakan semoga virus positif yang mereka bawa pulang, segera menyebar ke lingkungan sekitarnya, sesuai komitmen mereka, turut mewarnai tata nilai positif di perusahaan masing-masing.
Dan perlu juga kita sadari bahwa, sudah tiba waktunya para pencari kerja akan serius menyimak “Corporate Personality” berdasarkan perilaku keseharian para pimpinannya, untuk bisa memilih bekerja pada perusahaan tersebut.
“What we learn with pleasure we never forget.” (Alfred Mercier)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...
pak Josef….
Jadi teringat pesan bapak: don’t underestimate your self… Sudah mulai berbunga hasilnya pak… Sebentar lagi saya mengharapkan buahnya… Bila sdhberbuah kelak saya akan update bapak..
Thank you for spreasing your positive virus to me..
Something happened for a reason indeed
Terima kasih Tita untuk updatenya. Saya sendiri yakin bahwa Tita pasti Bisa. Jangan sungkan untuk hubungi saya kalau perlu diskusi atau update. Sukses selalu
Terima kasih pak Josef atas artikelnya yang sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya mengenai corporate Personality dan dan bagaimana harus selalu berfikiran positif. salam sukses selalu pak.
Terima kasih Robert, salam sukses dan positif selalu
Menjadi catatan pribadi, ketika menjajaki kerjasama dengan pihak luar. Ternyata, keserasian value pribadi dan organisasi, juga menjadi jembatan harmonis hubungan imbal-balik yang terjadi.
Terima kasih atas inspirasinya, pak.
Terima kasih Rio. Betul sekali, bahwa setiap hubungan yang terjadi biasanya dilandasi kesesuaian VALUE. Semoga upayamu akan terus menjaga harmoni sekitarmu