Kejutan Yang Menyenangkan

Posted on July 24th, 2020

“Dig inside yourself. Inside there is a spring of goodness ready to gush at any moment, if you keep digging.” (Marcus Aurelius)

PERJALANAN hidup kita sesungguhnya penuh dengan berbagai kejutan, bahkan kalau dicermati, kita bisa temukan banyak kejutan dari hal-hal kecil setiap hari. Namun sikap atau reaksi kita terhadap kejutan tersebut akan memberikan nilai tertentu. Dan terkadang kita malah menilainya sebagai sesuatu yang kebetulan saja.

Saat menyimak sebuah hadiah dari Putriku Eka, saya sempat bertanya: apa yang terpikir saat memilih buku itu sebagai hadiah? Dia hanya mengangkat bahu. Tanyaku lebih lanjut: “Apakah karena judul bukunya atau pengarangnya?” Spontan dijawab: ngga tahu,  yang pasti bapa belum punya. Orang akan menganggap ini aneh. Tapi saya segera menyadari, bahwa intuisinya Eka bekerja, membantu dia memilih tanpa campur tangan logika. Bahkan saat saya sepintas menyimak isi buku itu, sayapun belum sepenuhnya paham, namun jari saya langsung membuka halaman yang mengatakan: Meditating on Meditations. Dan di halaman lain (hal 67) mata saya terpaku pada kalimat:

“Dig inside yourself. Inside there is a spring of goodness ready to gush at any moment, if you keep digging.” (Marcus Aurelius) 

 

Pesan Ulang Tahun

Sahabat ini, Wiryawan Theodorus, punya kebiasaan menarik. Di saat teman berulang tahun, dia akan mengucapkan Selamat ulang tahun dengan mengangkat cerita entah dari bacaan koran/majalah, film, konser, atau apa saja yang hadir saat itu. Dan hemat saya, bukan pula suatu kebetulan kisah ini yang diangkat. Saya ingin menyajikannya secara utuh agar tersimpan rapih di blogku. Berikut pesan yang beliau sampaikan melalui WA di group:

Pak Josef, koran Kompas  Kemarin  11 Juli ( di hari ulang tahun  Pak Josef) memuat  sebuah tulisan menarik  dengan judul Rantang Hati Penolong  yang Terdampak Pandemi. Gerakan di lakukan oleh Wahyoo ini menfasilitasi para warung di Jakarta agar dagangan mereka  tetap berjalan dengan membuat nasi dan lauk untuk mereka yang terkena dapak Covid 19. Dana dari sumbangan dan CSR perusahaan. Saat ini mereka sudah menyebarkan  104 .700 makanan dan sudah membantu lebih dari 25 ribu orang.

Siapa orang di balik Wahyoo.? Namanya Peter Shearer Setiawan. Dia pendiri Wahyoo. Saya mengenal Peter sejak dia joint ke WIR Group. Dia handle bisnis digital AR&CO. Saya  perhatikan anak muda ini smart dan energetik. Kalau kami diskusi membahas bisnis terlihat sekali idealisme dan passionnya. Suatu hari dia ijin mengundurkan diri dari WIR Group karena akan membangun usaha sendiri. Dia mengatakan  sudah mencoba berbagai macam bisnis tapi selalu rugi dan tidak jalan. Kali ini Peter akan membangun bisnis bukan sekedar mencari keuntungan materi belaka tapi untuk membawa dampak positip bagi orsng sekitar dan masyarakat. Saya bilang bagus sekali apalagi saat Peter mau mengundurkan  diri , Peter sudah berumah tangga. Jauh lebih mantap  karena suppoet istrinya.

Bisnis yang akan dia  geluti adalah membantu warung warung makan agar tidak tersisih bahkan punah  karena sekarang berjamurnya usaha  ritel dan rumah makan modern yang sudah terdigitalisasi. Warung warung ini yang sekarang berjumlah 40 ribu di Jakarta  yang telah menghidupkan banyak orang terutama masyarakat perpenghasilan rendah. Wahyoo merupakan sosial digital  yang melibatkan pemilik warung makan, pedagang asongan, pemilik produk  serta konsumen.

Kenapa diberi nama Wahyoo?  Peter bikang nama Wahyoo berasal  dari kata wahyu yang berarti pesan  dari Tuhan tentang kebaikan. Nama inilah yang menjadi jiwa dari Wahyoo.

Peter menceritakan konsepnya  untuk memoles warteg menjadi warung yang nyaman, bersih dan mengembangkan usaha mereka.

Para pemilik warung umumnya kurang paham mengelola keuangan, permodalan, dan aspek managerial. Mereka tidak tahu berapa banyak keuntungan setiap hari, setiap bulan. Berapa piring yang terjual, apa makanan favorit yang paling menguntungakan. Ada satu lagi aspek lain yaitu pemilik warung merasa jenuh karena tidak mengenal hari libur. Kerja hampir 24 jam.

Wahyo membantu dengan cara standarisasi pelayanan, membantu promosi, pelatihan, permodalan, penyediaan barang yang bagus dengan harga kompetitif. Bantuan permodalan seperti kebutuhan kulkas  hingga penanak nasi dengan cara kredit. Ada pula pembelajaran tentang kebersihan, menjaga kualitas makanan, cara memanfaatkan teknologi. Wahyoo juga mengundang berbagai merk  terkemuka u tuk kerja sama. Yang mwnguntungkan  dengan memanfaatkan kehadiran para konsumen yg datangn ke warung dengan menjual atau promosi produk. Ini bisa menjadi penghasilan tambahan.

Saat ini lebih dari 10 ribu warung bekerja sama. Dan disaat pandemi saat ini, Wahyoo tidak tinggal diam. mereka menfasilitasi agar warung warung ini tetap terbantu.

Saya share kisah Peter pendiri Wahyoo  dihari ulang  tahun Pak Josef  karena kisah Peter memperlihatkan kuatnya  mimpi menggerakannya dan juga daya juang yang tiada henti. Dia memiliki  mimpi dan terus mencoba mewujudkannya.

Kisah diatas mengingatkan saya akan Pak Josef. Membaca kisah hidup Pak Josef  dalam buku kisah Rp 10.000 yang Mengubah Hidupku, dilanjutkan dengan kiprah dibidang Human capital mulai dari Unilever, Bank Danamon hingga Indofood.

Sekarang  masyarakat melihat Pak Josef sebagai coach handal.yang membantu banyak orang membangun mimpi. Pak Josef menjelma menjadi dream builder. Sebuah perutusan istimewa di usia 67 tahun.

Pak Josef, Hidup adalah perjuangan  tanpa henti..

Dari lahir, dewasa sampai wafat. Caranya sederhana.

Telinga dibuka lebar untuk mendengar,

Hati dibuka lapang untuk belajar sabar…

Mata dibuka lebar untuk melhat peluang.

Dan jangan mudah menyerah untuk mewujudkannya.

Selamat ulang tahun pak Josef. sehat selalu, jangan berhenti mengejar apa yang pak Josef inginkan : Be Yourself but Better Every day. Hidupkanlah  selalu mimpi mimpimu  tapi jangan hidup dalam mimpi. Berkat Tuhan selalu untuk pak Josef.

(Wiryawan Theodorus)

Kejutan Penuh Kenangan

Sementara itu kolaborasi istriku Lena dan juga putriku Eka, memanfaatkan peluang covid untuk tidak keluar rumah, dan hanya berada di rumah. Karena itu, rumah kediaman dirancang untuk menciptakan suasana lebih menyenangkan dibandingkan kalau kita membuat acara ulang tahun di luar. Sajian utamapun tak perlu diragukan karena sang istri memang pandai masak, tapi juga pandai merancang dan mendelegasikan tugas tersebut pada staf rumah, untuk bisa dirampungkan dalam waktu yang tersedia.

Sajian makanan hanyalah sarana. Kehangatan yang diciptakan di hari itu merupakan kejutan, karena kreatifitas yang diterjemahkan secara unik hari itu, tidak akan didapatkan kalau pandemi ini tak ada.

Sementara itu, jauh di desa Lamalera Lembata, Kerabat Kerja Bunda Teresa berkumpul di rumah, doa bersama,  menyiapkan bingkisan kecil untuk dibagikan kepada  yang membutuhkan di desa itu. Mereka melayani dengan seragam bertuliskan:

Kami tidak melakukan hal-hal besar. Kami melakukan hal-hal kecil dengan CINTA yang besar. (Bunda Teresa) 

Tulisan itu akan terus meneguhkan bahwa walau kita melakukan hal-hal kecil, tapi kalau dilakukan dengan tulus penuh kasih, maka akan memberikan makna besar. Terima kasih Kerabat Kerja untuk karyamu.

Dan semua itu akan tetap menjadi kenangan manis, yang kalau ditulis bisa berlembar-lembar kertas. Tapi satu highlight yang pasti adalah: Kehangatan di Hari Ulang Tahun ini membuat perjalanan kami selanjutnya menjadi lebih bergairah, terutama karena banyak pengalaman hari itu yang patut disyukuri.

Belum lagi ditambah dengan berbagai sapaan indah dan doa dari keluarga ataupun para sahabat yang tidak dapat kusebutkan satu per satu, melalui berbagai sarana termasuk  sosmed. Semoga Tuhan Yang Maha Rahim membalas kebaikan bapa ibu sekalian, Amin .

“When you arise in the morning, think of what a precious privilege it is to be alive – to breathe, to think, to enjoy, to love.” (Marcus Aurelius)

Catatan: Karena Tanggal 31 Juli 2020 adalah hari libur maka tidak ada postingan. Posting artikel baru akan ada lagi di Jumat 7 Agustus 2020.

 

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life