Belajar Leadership Dalam Kapal

Posted on October 24th, 2014

“People around us reflect the state of our own lives. The environment that we are in, whether favorable or not, is the product of our own life. When we fail to understand this, we tend to blame others for our troubles.” (Daisaku Ikeda)

HUBUNGAN ANTAR MANUSIA adalah fondasinya. Industrial Relations sebetulnya adalah hubungan antar manusia dalam konteks Hubungan Kerja. Kalau hubungan antar manusia itu dibenahi, maka akan terbawa di manapun kita berada, dengan siapapun kita bekerja.

Namun tidak bisa dipungkiri, bahwa dalam hubungan kerja, masing-masing pihak atau orang mempunyai kepentingan yang berbeda, yang perlu dipahami dan diselaraskan. Karena akan ditemukan kepentingan utama yang mendasari hubungan manusia di dalam perusahaan, yaitu usaha bersama untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dan dalam mencapai tujuan perusahaan tersebut, semua karyawan digandeng dengan menggunakan perekat utama yaitu VALUES. Namun demikian, perlu digaris-bawahi bahwa contoh dari pemimpin sangat diperlukan untuk membuat karyawan percaya bahwa Values ini memang dikehendaki dan dibutuhkan semua pihak termasuk pimpinan, untuk hidup damai dan produktif dalam perusahaan.

Hubungan antar Karyawan di Samudera

Kapal angkut besar itu disebut: Bulk Carrier, yang selama ini digunakan untuk mengangkut berbagai bahan baku kebutuhan perusahaan dari berbagai penjuru dunia.

Bulk Carrier by josefbataona

Membayangkan keseharian kita di tempat kerja, dan membayangkan kawan-kawan kita yang harus mengarungi samudera dalam sebuah kapal, secara prinsip dasar ada kesamaan dalam management. Namun demikian, mereka dituntut untuk disiplin tinggi karena dalam pelaksanaannya mereka akan saling mengandalkan satu sama lain.

Karena itu dalam konteks ketenaga-kerjaan, butir-butir berikut sangat penting untuk diperhatikan:

  • Semua karyawan mendapatkan peran yang jelas, dan harus komit untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung-jawab.
  • Menjalankan peran penuh tanggung-jawab mengandung nuansa saling tergantung satu sama lain.
  • Tanggung jawab di sini, termasuk juga tanggung jawab akan menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, karena kalau salah seorang sakit, tugasnya akan dibebankan kepada temannya.
  • Karyawan juga mendapatkan kejelasan tentang tujuan kapal ini mau ke mana, dan harus dicapai dalam waktu berapa lama.
  • Keselamatan Kerja Karyawan menjadi elemen yang tidak bisa dikompromikan.
  • Upaya membangun suasana kekeluargaan adalah faktor penting, mengingat dalam waktu yang lama mereka akan berinteraksi dengan manusia yang sama.

Suasana kekeluargaan tersebut perlu diciptakan, mengingat mereka akan meninggalkan keluarganya di darat untuk kurun waktu yang lama. Setidaknya ini akan membantu menghadirkan situasi yang kita semua butuhkan: suasana keluarga.

Di Kapal Kita Belajar Leadership

Bagi kapten kapal, mengemudikan kapal sama seperti memimpin sebuah perusahaan demi mencapai tujuan tertentu. Namun ada beberapa hal yang perlu saya kedepankan di sini, sebagai bagian dari pembelajaran kami di dalam kapal:

  • Perencanaan yang matang dan detail.
  • Dia perlu mempertimbangkan bahwa selain kapal yang kondisinya prima, ada manusia yang trampil dan juga fit, serta diperhatikan sepanjang perjalanan.
  • Bagaimana memotivasi karyawannya, jauh dari kebosanan, tetap semangat bekerja dan mau lama tinggal di perusahaan.
  • Delegasi itu mutlak, tidak mungkin kapten mengerjakan semua sendiri. Bahkan mendekati dermaga, dia harus mempercayakan kepada panduan staf pelabuhan yang memang naik ke atas kapal. Empower others dan TRUST adalah kosa kata yang penting.
  • Kemampuan mengambil keputusan, karena jauh dari mana-mana, terkadang keputusan seketika demi keselamatan kapal dan manusia. Dalam keadaan darurat, pengambilan keputusan mengikuti garis komando yang ketat.
  • Teknologi andalan bukan lagi pilihan tapi keharusan, untuk membantu arah mapun komunikasi dengan berbagai pihak, dalam kapal maupun di darat
  • Terakhir, kaptennya sendiri harus tetap antusias untuk bisa menjaga antusiasme semua crew.

kemudi kapal by josefbataona

Apapun yang dikerjakan oleh sang pemimpin, di manapun dia berada, dan dalam konteks bisnis apapun, keberhasilan dia terletak pada MANUSIA yang disebut karyawan. Kemampuan memilih karyawan yang tepat, kebijakan dia untuk mengajak mereka bersama dalam perjalanan mencapai tujuan akhir adalah kritikal. Menciptakan suasana penuh antusiasme sepanjang perjalanan merupakan minyak yang selalu digunakan untuk terus membuat lampu semangat tetap menyala.

“Sailors, with their built in sense of order, service and discipline, should really be running the world.” (Nicholas Monsarrat)

Bookmark and Share

2 Responses to Belajar Leadership Dalam Kapal

  1. tromol sihotang says:

    Semangat Pagi Pak Joseph,
    Terima kasih telah memberikan satu illustrasi yang nyata dalam hal bagaimana kita belajar Leadership dari perjalanan sebuah kapal. Semoga dengan illustrasi ini semua lapisan dalam team/unit/organisasinya masing-masing dapat mengetahui apa dan bagaimana peran/fungsi masing-masing. Serta Pimpinan Unit Kerja selalu memberikan contoh dan menjadi panutan bagi teamnya.

    Terima kasih pak Joseph, salam sukses selalu.
    Semangat Pagi.

    • josef josef says:

      Terima kasih sama2. Dimanapun itu, di bisnis apapun, semua peran itu penting. Dan hasil bisa dicapai maksimum melalui manusia yang namanya Karyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih pa Supriyono. Semoga sehat selalu. Salam

SUPRIYONO:
very inspiring article ..

josef:
Dear Farika, Terima kasih untuk merujuk pada tulisan ini, semoga bermanfaat. Happy to discuss, bilamana...

Farika Andhini:
Pak…saya lagi coba survey kecil2an ttg engagement..saya teringat bapak pernah tulis tema ini....

josef:
Terima kasih sama2 Cita, sudah semakin jarang ketemu yang seperti ini, karena itu saya sengaja mengangkatnya...


Recent Post

  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong
  • Panggilan Untuk Mengubah Paradigma
  • Gaya Hidup di Era Percepatan
  • Simple Daily Human Tips
  • 3S: Say Stay and Strive
  • Ecosystem For Learning Agility
  • Guru Yang Tulus Melayani