Inspirasi Kartini Menuju Masa Depan

Posted on April 21st, 2015

“Destiny is not a matter of chance; it is a matter of choice. It is not a thing to be waited for, it is a thing to be achieved.” (William Jennings)

ENTAH SUDAH BERAPA KALI kita memperingati Hari Kartini, baik semasa sekolah maupun di dunia kerja dewasa ini. Satu hal yang hampir sama adalah perayaan diwarnai dengan pakaian kebaya atau pakaian daerah, lombah busana, lomba masak dan lain-lain.

Puaskah kita dengan peringatan seperti ini?? Bila Kartini masih hidup, apakah dia akan menangis bahagia melihat berbagai perubahan yang dia harapkan dulu, atau menangis sedih karena kita masih berjalan di tempat?

Kesetaraan Intelektual

Bila kita berangkat dari keinginan untuk mendapatkan kesetaraan, yang awalnya lebih pada kesetaraan gender, kita boleh saja membuat definisi sendiri. Kalau kita simak dunia pendidikan, kita boleh mengakui bahwa baik pria maupun wanita mempunyai kesempatan yang sama untuk belajar, mulai dari pendidikan terendah, maupun di perguruan tinggi.

Dan rasanya saya tidak pernah mendengar statement yang mengatakan dia bisa mendapatkan nilai lulusan tertinggi (summa cum laude) karena dia wanita atau pria. Dan wanita pun bisa masuk ke berbagai jurusan di perguruan tinggi dengan mudahnya.

foto1

Habis Gelap Terbitlah Terang

Kalau kita ingin sebebas-bebasnya membuat definisi sendiri sesuai situasi dewasa ini, apa kira-kira yang bisa kita ubah dalam kehidupan di masyarakat, untuk membuat melangkah ke kehidupan yang lebih baik? Rangkaian foto berikut merupakan ilustrasi ide yang disusun bersama dengan Eka Yuniarti:

1. Krangkingan yang nampak lebih terang, tapi masih panjang jalan untuk mengimplementasi. Sebut saja contoh niat di berbagai organisasi untuk memberikan posisi senior lebih berimbang kepada kaum wanita, ternyata belum sepenuhnya bisa dilakukan. Terkadang karena kaum wanita yang memilih untuk fokus pada keluarga daripada meraih posisi senior.

foto2

2. Saling membantu: Kaum wanita ini tidak tinggal diam. Mereka mulai aktif membukakan kesempatan bagi kaumnya, karena di luar sana banyak kesempatan yang tidak terbatas.

foto3

3. Kegiatan di tengah masyarakat: Dalam aktivitas sosial di tengah masyarakat, kita temukan pejuangnya justru para Kartini Modern, termasuk yang berkaitan dengan kepedulian pada lingkungan. Kalau setiap penggal tanah dibuat hijau seperti ini, bayangkan…

foto4

Postingan lalu, yang mengedepankan seorang wanita pejuang yang berusaha memotivasi para jenius lokal lainnya untuk membawa masyarakat sekitarnya ke tingkat kehidupan ekonomi yang lebih baik. Baca “Daya Ungkit Jenius Lokal” di SINI.

4. Wanita karier: yang sekaligus menunjang aspek finansial keluarga. Tidak sedikit kita temukan wanita karier, yang ingin membuktikan bahwa mereka pun bisa meraih berbagai sukses yang diraih oleh kaum pria. Mereka ini sangat mandiri, punya daya juang tinggi, pantang menyerah.

foto5

5. Modern tanpa melepaskan budaya yang menjadi fondasi hidup di tanah air ini. Semua akan sangat diapresiasi, diangkat ke tingkat nasional atau internasional agar dikenal.

foto6

Hari Kartini, layak untuk terus kita rayakan. Dan setiap perayaan perlu kita angkat sebuah tema perubahan yang sudah kita raih sejauh ini, dan sekaligus membuat komitmen untuk perubahan apa lagi di masa mendatang. Semoga harapan Kartini, “Habis Gelap Terbitlah Terang,” benar-benar terwujud.

“Change is not meant to be COMFORTABLE because all change that really matters takes you beyond the limits of your COMFORT zone.” (Che Garman)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life