My Jewelry Box

Posted on February 24th, 2012

Open it, in case of emergency……in your rainy day!

KISAH INI adalah lanjutan dari posting 8 November 2011 yang berjudul “Thank You”. Jika Anda belum sempat membacanya, silahkan klik di sini.

Seringkali dalam sesi tanya jawab setelah presentasi, entah di kantor atau pun di acara public, orang bertanya apa yang dilakukan bilamana mengalami suasana “down”. Sebagai manusia biasa, saya tidak lepas dari situasi di mana saya pun membutuhkan energy untuk menyemangati diri sendiri. Lalu apa yang saya lakukan?

Sudah sejak lama, ada praktek tertentu yang dialami, yang memberikan saya ide untuk membuat koleksi, yang ternyata di kemudian hari memberikan manfaat luar biasa bagi saya pribadi.

Dalam training “7 Habit for Highly Effective People”, acara team bulding, maupun program training lainnya, kami biasanya menyediakan amplop berisi nama fasilitator dan juga peserta. Selama sesi itu, kalau ada seseorang yang memaparkan cerita yang membuat saya terinspirasi, saya akan menulis hal tersebut dan kertas itu saya masukkan ke dalam amplop dengan nama yang bersangkutan. Saya akan mengusahakan agar setiap orang mendapat feed-back positif dari saya. Amplop itu bertuliskan: “Open it, in Rainy day”

Banyak feed-back yang juga saya terima dalam bentuk kartu, email, surat, sms dan lain-lain. Saya pun membeli sebuah kotak perhiasan, di mana saya menyimpan semua kesan dan pesan yang sangat encouraging dan penuh inspirasi tersebut. Itu merupakan kotak koleksi kekayaan yang akan saya buka dan baca pada waktu yang saya perlukan…. In “Rainy Day”!

Dua atau tiga contoh koleksi ini saya tampilkan disini, untuk mengingatkan kita semua, bahwa feed-back tentang cerita teman-teman yang menginspirasi sering menjadi inspirasi bagi yang bersangkutan. Karena itu, jadikan kebiasaan untuk mengapresiasi orang lain, baik lisan maupun tertulis, dan setiap hari sangat banyak kesempatan untuk mengapresiasi orang lain.

Dari scarp-book yang diberikan teman-teman HR Directors Unilever di negara-negara SEAA, Julia Farrant, VP HR Unilever Australia menuliskan kesannya…

“It is hard to imagine the SEAA HR Leadership Team without you ! Whilst Australia and Indonesia are very different culture I have been in awe of some of your activations over the last 4 years, your ability to galvanise the troops (employees) to further grow, higher engagement or whatever the HR business focus of the time, is no less than impressive ! Your experience, calm and considered approach, is always evident. Your pride towards Unilever and the work you have driven will be sustaining. I hope that I can leave such a wonderful legacy when I retire. With my deepest respect and personal hopes for you and your family, of resounding happiness throughout the next stage of your life.”
Warmest regards, Julia

Dan tidak disangka, menjelang pension, suatu hari saya menerima sepucuk surat tulisan tangan dari Unilever CEO Global, Paul Polman, yang berisi apresiasi terhadap apa yang kami kerjakan di Indonesia. Dan tentu saja, kini tersimpan rapi dalam “Jewelry Box” dan sesewaktu akan saya buka, sesuai pesan: “Open it, in case of emergency ……. in your rainy day…!”

Bookmark and Share

12 Responses to My Jewelry Box

  1. Mona Nugroho says:

    Dear pak Jos,
    Senang sekali membaca cerita diatas, dan ternyata itu adalah tulisan saya tentang kesan saya terhadap pak Jos pada waktu mengikuti 7 Habit tahun 2004 yang lalu dan masih disimpan oleh pak Jos.
    Terima kasih ya pak atas cerita2 yang penuh inspirasi ini.

    • josef josef says:

      Terima kasih Mona. Sekarang Mona sadar bahwa tulisan Mona sebagai ungkapan spontan dari hati, juga memberikan manfaat besar, termasuk menginspirasi saya dan membantu saya bersemangat lagi disaat mendung. Sekali lagi terima kasih telah dan akan memberikan support dg sebuah kartu seperti itu…

  2. erlina says:

    Betul Pak,setiap hal yang disampaikan dengan sentuhan personal akan tetap terkenang dalam memori dan memiliki nilai apresiasi tersendiri.

  3. Iqbal says:

    Tulisan ini mengingatkan saya pada jagoanku alm.Ayahanda.. ketika kelas 5 SD saya pulang sekolah sambil menangis.. KENAPA KAU BAL?! sapa ayahku dengan nada kesal krn dia tidak suka melihat anaknya buang – buang air mata. aku jawab sambil menahan tangis “aku kesal yah! aku tidak bisa mempertahankan argumenku dengan guru kesenianku tadi,krn aku gambar pesawat TANPA sayap & baling2..katanya semua pesawat harus pakai sayap / baling2..tp aku yakin bisa, pesawat dapat terbang tanpa sayap,contohnya alien membuat pesawat bentuknya piring! lalu guruku membentakku & menyuruhku menggambar yang lain saja”..

    lalu ayah mengambil spidol merah dimeja belajarku.. lalu dia menuliskan kata “HOLD,BREATH & GO!” ditelapak tangan kiriku..

    aku disuruh mengepalkan tanganku dengan erat,lalu disuruhnya dibuka,dikepalkan lagi,dibuka lagi.. dan dia brkata, “tulisan ini akan hilang,tp tidak akan hilang di otakmu! kepalakan tangan kiri ini jika kau sedang sedih,lalu buka dan bacalah tulisan itu yg terpatri di otakmu! HOLD BREATH & GO!.. ayah tidak akan bela kau memukul guru itu.. tapi kau cukup baca tulisan ayah ini.. lalu SELESAIKANLAH dengan caramu!

    oh Dad.. missing u so much! *KepalTanganKiri

    • josef josef says:

      Wao.. Cerita yang sangat menyentuh dan tentu saja memorable. Gembira bercampur kagum pada ayahandamu, karena cara uniknya untuk mendidik anak, dan apa hasilnya sekrang ?? Ya.. Kepribadian Iqbal saat ini.. Banyak pembaca yg juga punya anak, bisa terinspirasi untuk bagaimana menengahi urusan murid dan guru. Terima kasih Iqbal sudh mau berbagi cerita kepada kami.

  4. mudji astuti says:

    Dear Pak JOS,

    Cerita tentang My Jewelry Box ini benar2 sangat menginsipirasi saya & i wish i can get “those cards” & have my own jewelry box. Aamiin…;)
    Namun karena di kantor saya bukanlah seseorang yang biasa memberikan presentasi, sehingga hampir tidak pernah juga menerima kartu2 tersebut. Paling sering yang saya dapat adalah ucapan terima kasih (tanpa kata2 lainnya).
    Mohon advise dari Bpk, untuk menghadapi “my rainy day”.
    Terima kasih sebelumnya & sukses selalu untuk Pak JOS….;))

    • josef josef says:

      Terima kasih Muji. Beberapa hari menjelang posting itu saya kabari beberapa teman bahwa saya akan buka isi Jewelry Box saya, koleksi selama bekerja >31 tahun. Saya minta mereka nebak isinya, dan tebakan merka tidak jauh dari perhiasan emas, cincin, batu berharga dll. Ternyata bukan. Mudji tidak perlu melakukan seperti yg saya lakukan. Ada teman yg koleksi korek api berbagai negara yg dikunjungi, ada yg koleksi berbagai foto keluarga dsb. Mudji yang memutuskan mau menyimpan apa yang bernilai. Yang bisa ditiru adalah appresiai pada apa yg orang lakukan pada saya, termasuk yg kecil sekalipun.
      Bila hari mendung, ada yg membolak balik koleksi tersebut, ada yg pergi nonton, ada yg tilpon teman ajak ngobrol, ada yg cari makan dll. Apapun itu, unik untuk masing2 kita dan positif. Cerita lebih jauh lagi nanti sambl lunch

  5. gunawan raharja says:

    salam kenal pak josef..terimakasih sdh menerima salam perkenalan saya..ini kali pertama saya berkunjung ke blog bpk..dan luar biasa sy lgsg tertambat dgn cerita my jewelry box nya bpk..sahabat2lainnya yg tersambung dgn blog inipun komentarnya juga luar biasa..ths pak sdh menjadi penyambung silahturahmi positif..salam

    • josef josef says:

      Terima kasih Gunawan telah mampir di blog ini dan menyimak cerita2nya. Bangak cara kita bisa lakukan untuk berkenalan dengan sahabat2 kita, termasuk melalui sharing pengalaman seperti ini. Salam kenal dan saya akan hadir tiap selasa dan jumat pagi dengan cerita2 baru, mudah2an bermanfaat

  6. Nuryadi says:

    terima kasih Pak Jos,, saya akan mencoba memulainya disisa perjalanan hidup saya, semoga mencerahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Ratih. Semua kita punya kontribusi untuk menciptakan lingkungan untuk tumbuh kembangnya mindset...

Ratih:
Penutupnya keren Pak, “fokus pada solusi”. Hal ini akan mudah diterapkan jika kita punya mindset...

josef:
Terima kasih Ratih, sungguh cantik, hanya terbatasnya ruang untuk penyajian saya di blog. Salam

Ratih:
Cantik sekali ya Pak pemandangannya..

josef:
Terima kasih Tromol untuk waktunya menyimak kisah ini. Banyak momen hadir dihadapan kita, untuk mengingatkan...


Recent Post

  • Kick-off Coaching Program
  • Suasana Penuh Kedamaian
  • Jadikan Pelajaran Berharga
  • Swedia Negara Ribuan Pulau
  • World’s Happy Countries
  • Indahnya Ciptaan Tuhan
  • Meaning dibalik Aktivitas
  • Optimisme Pekerja Mandiri
  • Positive Organization
  • Benih Positif di Taman Kehidupan