Solusi Arif untuk Wanita Karier

Posted on September 7th, 2012

“Aku mama-nya Darrel, senang sekali dengan adanya daycare ini karena aku bisa sambil kerja tengok anak dekat. Darrel juga senang dengan mengikuti daycare ini karena selain banyak teman juga banyak mainannya.” (Nina Kurniati – SEMM- GSILt 9)

 

KEBIASAN MUDIK LEBARAN untuk kumpul keluarga di hari yang istimewa itu, menjadi budaya di negeri ini. Tidak ada tanda-tanda bahwa trend-nya menurun. Walaupun berbagai masalah yang dihadapi berkaitan dengan ketersediaan transportasi yang memadai, tidak akan mengurangi keinginan pulang kampung.

Bahkan terkadang resiko rela ditanggung dengan mudik naik sepeda motor menempuh jarak ratusan kilometer ke Jawa Tengah/Timur bersama istri dan anak. Belum lagi cobaan di jalanan dengan kemacetan ber-kilo-kilo meter. Toh begitu, para pemudik ini masih sempat bercanda, “Kalau tidak macet-macetan, kegembiraan pulang kampungnya belum sempurna.”

Pilihannya: bukan ATAU tapi DAN

Dampak lebih jauh lagi, juga dialami oleh wanita karier, baik menjelang maupun sesudah Lebaran. Bayangkan, PRT dan BebSist juga ikutan pulang kampung, meninggalkan sang ibu, yang  harus memutuskan untuk memilih bekerja di kantor ATAU mengurus anak di rumah.

Dalam banyak hal, pilihannya adalah bekerja di kantor DAN mengurus anak. Bagaimana bisa?

Dalam situasi seperti ini, perusahaan turun tangan, menawarkan solusi: DAY CARE di kantor. Sederhana saja, ruang meeting di-evaluasi kembali, mana yang perlu disulap menjadi tempat Day Care. Ada ruang bermain dan ruang Siesta. Anak-anak perlu tidur siang. Dan tentu saja, tenaga professional dari luar digandeng untuk menjalankan program ini.

Lalu pendaftaran pun di umumkan. Bahkan Lisa Eviyanti mengakui, “Jelaaaas…day care sangat membantu, terutama kayak aku yang asisten rumah tangga selalu pulang kampung paling awal tapi baliknya paling telat hehehe… Makanya aku jadi pelanggan tetap… bahkan pengumuman day care belum keluar sudah daftar duluan hahaha…”

Day Care pun dibuka resmi oleh Ibu Dhani, Direktur. Foto-foto di bawah ini turut berbicara tentang suasana di Day Care tersebut.

Balada Habis Lebaran

Usai lebaran, saya ada janji dengan teman-teman untuk berkumpul sambil lunch. Mendadak berita email ini muncul di Ipad-ku. Tertulis, “Tampaknya harus dijadwal ulang Minggu depan. Saya baru sadar, Kamis besok assisten pengganti di rumah selesai kontraknya, sedang kan assisten tetap belum pasti hadir dari mudiknya. *balada abis lebaran* 🙁 Jadi tampaknya Jumat ini saya harus kerja dari dan di rumah.”

 

Sahabat wanita karier yang menulis email ini bukan sendirian. Masih banyak lagi yang mengalami hal serupa. Dan solusinya juga macam-macam, termasuk menambah cuti, gantian cuti dengan suami, dll. Beruntung di tempat kerja kami, Day Care masih buka sampai Jumat 31 Agustus 2012. Mudah-mudahan sebagian besar permasalahan wanita-wanita karier kami teratasi.

 

Kesan Pengguna Day Care 2012

Beberapa umpan balik dari karyawan pengguna Day Care 2012, sebagai bahan evaluasi:

  1. Dari saya, sudah bagus kok, ditunggu Day Care-nya lagi untuk lebaran taun depan …o ya..mungkin with more fun activities utk anak2 kali ya: paintings….buat roti/kue bersama..etc. (Andyana Tobing)
  2. Dan mungkin kapasitas perlu ditambah krn kemarin ada email yg menginformasikan masih ada yg ingin mengikuti, namun tidak kebagian tempat. Kami atas nama orang tua dan anak yang telah kami titipkan ke Day care sangat berterima kasih dan merasa terbantu dengan program Day Care ini.. Semoga tetap dilaksanakan di waktu yang akan datang dan ditingkatkan program pembelajarannya…(Raden Ayu Indri Yulia Hassannusi)
  3. Program ini sangat membantu kami, Ibu-Ibu wanita karir, di mana babby sitter/ART sedang pulang kampung…. PIC HR & gurunya ramah… Untuk ke depannya , menurut saya perlu diadakan lagi. – (Nuni – Customer Care & Service SEMM – GSI lt 18)
  4. “….sangat membantu meringankan mommy-nya. Saran saya: supaya dibuat range usia misalnya 1-3 th  satu class dan 4-6 th  satu class. Karena beda penanganannya dan activity-nya. Terus supaya ditambah juga pengajar2nya supaya gak kewalahan hehe.. Oiya mba, hasil dari activity anak-anak selama day care kata pengajarnya nanti mau dibundel dan dikasi ke kita.. Semoga tahun depan diadakan day care lagi ya.. – (Christine M. Poluan, SMEC, GSI lt 15)
  5. Day Care  sangat membantu mengurangi keresahan dan kepanikan mommy2 bekerja  seperti kami saat krisis Bebsist atau PRT efek Lebaran. Terima Kasih karena HR telah mengerti kebutuhan kami. Terima Kasih Day Care (W e t i BOSM OCM)
  6. Thanks buat D’Club, Mba Tita, Shinta, Intan, Ranti dan Celia serta teman-teman lain yang sudah mau bersibuk2 ria meng-organize program ini. (Lisa Eviyanti RBBS – GSI lt1)

Vendor Penyelenggara pun berujar:

Merupakan suatu kebanggan bagi kami “Kasih Bunda Daycare” dapat bekerjasama dalam Penyelenggaraan Danamon Daycare. Terima kasih kami ucapkan atas tanggapan yang positif dari karyawan yang mempercayakan buah hatinya diasuh oleh kami selama para orang tuanya bekerja. Dan terimakasih juga kepada staff Bank Danamon sebagai penyelenggara terjalinnya kejasama ini. Salam Penuh Cinta. (Kasih Bunda Daycare)

Usulan:

* Selenggarakan Acara Danamon daycare di cabang lain.

 

Apa yang dianggap bagus:

* Danamon begitu mengutamakan kesejahteraan karyawan, dengan menfasilitasi ruang tidur anak, ruang menyusui, ruang anak untuk beraktivitas.

* karyawannya yang ramah dan welcome.

 

Lebaran sudah berlalu, ruang meeting kembali berfungsi seperti sedia kala, anak-anak akan terus bercerita mengenang pengalaman berinteraksi dengan teman-temannya di program Day Care. Sementara itu panitia sibuk menyunting rekaman kegiatan  anak-anak selama Day Care, yang akan dibagikan kepada semua peserta, sebagai album kenangan akan keceriahan anak-anaknya seputar Lebaran.

 

Dan membuka lembar demi lembar album tersebut, menyaksikan senyum anak dan ibunya, saya pun semakin yakin bahwa VALUE yang diperoleh karyawan tersebut jauh melampau nilai pembayaran apa pun dalam bentuk uang. Mereka bangga mendapatkan solusi akan kesulitan seputar Lebaran. Day Care berakhir, tapi ruang LAKTASI masih terus berfungsi…

 

Sampai jumpa di program yang sama tahun depan. (*)

Bookmark and Share

4 Responses to Solusi Arif untuk Wanita Karier

  1. Erlina says:

    setuju …kenapa harus “atau” kalo bisa memilih “dan”….Great Job Pak!

  2. Imel kotto says:

    Memilih utk berkarir bg seorg ibu dan memp anak adl hal sulit, tetapi hidup adl pilihan yg hrs bs dpertanggungjawabkan agar semua bs berjalan harmonis…, sy sgt appreciate sekali dgn adamya day care tsb, dmana sgt membantu ibu2 yg bkerja agar tetap bs menjalankan tugas dan tgg jwbnya sbg kary tanpa hrs takut akn buah hatinya kehilangan perhatian dan kenyamanan…, salute to you pak jose

    • josef josef says:

      Kita semua menyadari tanggung jawab ganda seorang ibu. kali ini, kita baru adakan fasilitas ini seputar lebaran dan ruang Laktasi. beberapa kantor kita akan menyusul dengan fasilitas ruang laktasi. terima kasih Imel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life