HARAPAN di Awal Perjalanan Panjang

Posted on October 21st, 2014

“When we love, we always strive to become better than we are. When we strive to become better than we are, everything around us becomes better too.” (Paulo Coelho)

BILA ADA HARAPAN BESAR bagi rakyat Indonesia sekarang, itu adalah harapan mendapatkan kehidupan hari esok yang lebih baik, cukup pangan, sandang, sekolah anak, dalam suasana penuh perdamaian. Bila ada harapan jangka pendek dari rakyat Indonesia, itu adalah: semoga Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dan semua perangkat kenegaraan siap bergandengan tangan, saling mendukung untuk membawa bangsa dan rakyat Indonesia menuju ke kehidupan yang lebih baik.

Di Balik Simbol Positif Ini

Terharu…. Merinding…. Sukacita…Bersyukur….. dan masih banyak lagi ungkapan positif yang saya temukan baik dalam social media, maupun dalam percakapan sejak Jumat 17 Oktober 2014 lalu. Hari itu kita menyaksikan dua tokoh, dua negarawan bertemu muka, Pak Prabowo dan Pak Jokowi.

Kita tidak tahu persis apa yang dibicarakan secara empat mata, tapi beberapa gejala positif yang muncul ke permukaan: liputan di media memperlihatkan senyum lepas di wajah mereka. Masing-masing memberikan signal untuk bekerja sama demi kepentingan yang lebih tinggi. Mereka juga mengajak pendukung masing-masing untuk mendukung setiap program untuk kepentingan rakyat banyak.

Dan masing-masingnya memperlihatkan sikap saling menghormati di akhir pertemuan sebelum pamitan: Pak Jokowi menerima salam hormat dari Pak Prabowo secara militer, sementara itu Pak Jokowi memberikan salam hormat, dengan gaya khasnya, yakni dengan membungkukkan badan kepada Pak Prabowo. Semua simbol positif ini bergema ke seluruh tanah air, membuat suasana menjadi lebih sejuk, terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, 20 Oktober 2014.

Kebesaran Jiwa

Dua pimpinan yang bersaing untuk menduduki kursi presiden. Pemilihan sudah berlalu. Salah satu terpilih untuk memimpin bangsa dan negara ini untuk 5 (lima) tahun ke depan. Gejala ini bukan situasi “salah satu menang”. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kesan kalah menang itu menjadi bahan pembicaraan, mulai dari warung kopi pinggir jalan sampai ke forum diskusi para elit.

Dan yang terlihat oleh banyak orang, seakan hubungan kedua pesaing ini buntu, membeku, tak ada dialog. Seakan tertutup pintu kedua belah pihak untuk saling bertegur-sapa. Maka ketika media memberitakan acara pertemuan kedua tokoh ini, langsung menjadi BREAKING NEWS.

Ada satu potret yang terbaca oleh masyarakat: Ini adalah demonstrasi Kebesaran Jiwa kedua tokoh penting tersebut. Dan berita yang munculpun semakin menyejukkan, sekaligus memperbesar harapan akan langkah besar yang akan ditempuh untuk mensejahterakan rakyat. Perilaku kedua tokoh tersebut, adalah perilaku yang patut kita contoh. Sebuah pembelajaran yang luar biasa yang saya pribadi dapatkan dari pertemuan tersebut.

“The greatest day in your life and mine is when we take total responsibility for our attitudes. That’s the day we truly grow up.” (John C. Maxwell)

Harapan di Awal Perjalanan Panjang

Perjalanan Sang Presiden baru dimulai. Foto yang diambil di Jalan Jenderal Sudirman ini memperlihatkan sukacita rakyat mengantar Presidennya ke Istana, usai diambil sumpahnya. Foto kanan bawah memperlihatkan komitmen tim untuk menjaga kebersihan.

Presiden Baru

Satu kata yang layak kita hadirkan di awal ini adalah HARAPAN. Dan saya ingin mengedepankan kata-kata bijak berikut:

“The very least you can do in your life is figure out what you hope for. And the most you can do is live inside that hope. Not admire it from a distance but live right in it, under its roof.” (Barbara Kingsolver)

Kita patut berterima kasih pada pihak yang telah mengatur pertemuan tersebut. Terlebih lagi terima kasih kepada Pak Jokowi dan Pak Prabowo, karena apa yang mereka demonstrasikan telah memberikan ketenangan dan kesejukan jelang pelantikan. Dan sejarah akan mencatat moment penting tersebut.

Sementara itu, banyak yang akan terus berdoa untuk sukses bagi Pimpinan baru, dan tentu saja secara bersama akan mengambil langkah kongkrit untuk mendukungnya, sesuai peran masing-masing dalam masyarakat..

Doa saya pun sederhana:

“Semoga Allah berkenan memberkati Para Pemimpin Bangsa dengan hati penuh pengertian dan kebijaksanaan dalam memimpin Bangsa dan Negara Indonesia.”

“Every morning has a new beginning, a new blessing, a new hope. It’s a perfect day because it’s God’s gift. Have a blessed, hopeful, perfect day to begin with.” (Unknown)

Bookmark and Share

2 Responses to HARAPAN di Awal Perjalanan Panjang

  1. R Budi Kuswindarto says:

    Karena keduanya adalah orang berjiwa besar, maka hal saling menghormati itu bisa terjadi.
    Tuhan memberkati…

    • josef josef says:

      Setuju sekali mas Budi, kita belajar dari mereka, untuk pribadi kita ataupun lingkungan kita. Semoga Langkah mereka diberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Dewi, setuju sekali di rumahpun kita bisa rancang liburan yang menyenangkan. Butir yang tidak...

dewi:
Tidak semua liburan seharusnya keluar dan mengunjungi salah satu tempat wisata… terkadang dengan d rumah...

josef:
Terima kasih Mudji atas pertanyaannya: 1) Pembelajaran yang dimaksud tidak harus yang besar. Mis. Dalam...

Mudji:
Saat pertama Bpk baru buka blog ini di Nop 2011, terus terang saya suprise banget dgn moto Bpk yg berat ini +...

josef:
Terima kasih mba Meisia, batuknya sudah hilang berkat resep tradisional


Recent Post

  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan
  • Peluang ke Jenjang Lebih Tinggi
  • Bermanfaat Bagi Orang Lain
  • Komitmen Belajar dan Berbagi
  • Start-up Mentality
  • Transformer Center: School of Life
  • Melayani dengan Coaching
  • Terus Belajar dan Berkembang
  • Agar Sehat dan FIT