Posted on December 8th, 2015
A good question is never answered.
It is not a bolt to be tightened into place
but a seed to be planted and to bear more seed
toward the hope of greening the landscape of idea.
(John Ciardi)
SEKITAR KITA HADIR berbagai peristiwa setiap hari. Ada yang kita paham, ada yang tidak kita mengerti, tapi kita diam saja. Ada yang menggugah keingin-tahuan kita dan kita bertanya. Ada yang berlalu begitu saja, luput dari perhatian kita. Bahkan ketika kita bertanya pun, belum tentu diperoleh jawaban memadai.
Seperti petikan di atas, pertanyaan ini lebih mempertajam kepekaan terhadap peristiwa sekitar kita. Apapun pendekatan kita terhadap peristiwa itu, semoga bisa memberikan kita pelajaran berharga.
Refleksi Secara Bijak
Entah kenapa, dari sekian puisi penyair terkenal ini, saya tertarik pada yang satu ini. Dan saya yakin tidak banyak di antara kita yang pernah bertanya tentang tema ini. Mengapa bayangan ini begitu penting sehingga beliau mengedepankannya? Dan dia menyodorkan fenomena berikut ini dengan gaya seorang penyair:

“Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari”
Waktu berjalan ke Barat di waktu pagi
Matahari mengikutiku di belakang
Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri
yang memanjang di depan
Aku dan matahari tidak bertengkar
tentang siapa di antara kami
yang telah menciptakan bayang-bayang
Aku dan bayang-bayang tidak bertengkar
tentang siapa di antara kami
yang harus berjalan di depan
(Sapardi Djoko Damono)
Ada unsur EGO dan harga diri disana, yang kalau dipertengtangkan, akan berujung pada pertengkaran, siapa sebenarnya yang menciptakan bayangan. Ada kepentingan diri sendiri yang bisa mengalahkan segalanya, yang bisa berakhir bukan saja dengan pertengkaran tapi bisa saja dengan peperangan, hanya sekedar menentukan siapa yang harus berjalan di depan dan siapa yang di belakang.
Puisi pendek ini masih sangat aktual saat ini. Kalau saja kita paham mengapa saya dipanggil untuk tugas yang sedang saya jalankan (why I’m doing what I’m doing), saya juga akan membuka diri untuk memahami bahwa orang lain pun sedang menjalankan tugas panggilan mereka. Kalau saja kita melepaskan kepentingan diri sendiri, kita akan membuka diri untuk melihat kepentingan yang lebih tinggi dan lebih utama untuk kita perjuangkan bersama, demi hidup kita bersama yang lebih harmonis.
“To be able to ask a question clearly is two-thirds of the way to getting it answered.” (John Ruskin)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...