Posted on July 2nd, 2019
“The Universe is saying: Allow me to flow through you unrestricted, and you will see the greatest magic you have ever seen.” (Klaus Joehle)
SEKITAR KITA hadir ciptaan Tuhan, bahkan diri kita sendiri adalah ciptaanNya. Namun berapa sering kita mencermatinya, mengaguminya ataupun bersyukur karena kehadiran mereka yang juga memberikan kontribusi tak ternilai dalam kehidupan kita. Sering kita mengabaikan, merasa memang seharusnya mereka berada disana, ada gunung, hutan, sungai, laut, pantai dan lain-lain. Begitu kita keluar dari zona rutin kita dan berada di lingkungan yang berbeda, disana muncul tingkat apresiasi yang berbeda. Karena itu kesempatan berlibur dan mengunjungi tempat-tempat baru memang memberikan nilai tambah yang luar bisa dalam memberikan perspektif yang berbeda tentang kehidupan, tentang alam dan seluruh isinya.
Gereja Tua
Begitu mendekat, kita sudah merasakan suasana batin yang teduh. Sebuah gereja kecil dari kayu, Lom Stave Church, berdiri tegak sejak 1150. Kami sempat foto group disini

Gereja ini menjadi semakin unik karena hadir di sebuah kota kecil, Lom, Norwegia yang dikitari oleh pegunungan yang menghadirkan sungai yang mengalir membelah kota.

Dan di titik tertentu, air sungai tersebut terjun bebas menuju lokasi yang lebih rendah.

Beberapa bagian dalam gereja tersebut, seperti nampak dalam kompilasi foto berikut.

Dari Panoramic Train
Di hari ke 10, kami berkesempatan untuk menggunakan Panoramic Train, meluncur dari ketinggian, masih melewati banyak air terjun, satu diantaranya seperti ini.

Selanjutnya sebuah keindahan yang luar biasa muncul didepan kami, pemandangan Gereja tua, Lom Stave Church dari ketinggian.

Panoramic Train menuju ke Flom, dimana kami berkesempatan untuk makan siang. Kami sengaja skip group lunch dan memilih sesuatu yang unik, dan memesan Fish Soup (Salmon + Codfish), grilled white fish dan reeinder stew (traditional Norway food).

Flom dan Fjord Cruise
Ternyata di kota Flom ini, selain stasiun kereta api untuk bisa menikmati pemandangan alam dengan moda trasnsportasi kereta api, ada juga dermaga kapal cruise yang bisa mengantar wisatawan menikmati Fjord Norway.

Kota kecil di Norwegia tersebut, memberikan kami kesan mendalam tentang keseimbangan alam, dimana penduduk yang tidak banyak jumlahnya bisa hidup berdampingan dengan alam yang indah, dikelilingi pegunungan, dilintasi sungai, diterpah air terjun. Dan di tengah-tengahnya hadir sebuah gereja kecil yang senantiasa mengingatkan kita akan Allah Sang Pencipta.
“The universe is limitless and so are you. There is a limitless supply of good that the universe wants to show you. Step out of the way and let it be!” (James Van Praagh)
Catatan:
Tulisan ini merupakan pertama dari rangkaian tulisan tentang perjalanan kami ke negara-negara Rusia dan semenanjung Scandinavia. Ikuti tulisan dalam posting berikutnya.
josef:
Terima kasih mba Malla, setiap kita punya keunikan yang bisa dibagi kepada orang lain. Terkadang kita gunakan...
Malla Latif:
Setiap baca refleksi dari Bapak selalu bikin berhenti sejenak dan re-align arah hidup. Terima kasih ya...
josef:
Terima kasih mba Yana, kita semua sedang belajar asalkan kita membuka mata dan hati kita untuk menyimak semua...
Sriroosyana:
Saya belajar, Saya sedang menjalaninya satu per satu Doakan saya ya, Tata..
josef:
Terima kasih ka Sofia. Senang ada yang bisa dipetik, dibawa pulang. Salam
Saya bersyukur bisa mendapat uraian pengalaman dari bapak Joseph. Kiranya rasa syukur ini akan menjadi pemicu untuk tetap bisa berkarya sesuai dengan kesempatan yang diberikan oleh Dia kepada saya dan kita semua.
Amin
Terima kasih Tromol untuk waktunya menyimak kisah ini. Banyak momen hadir dihadapan kita, untuk mengingatkan kita agar senantiasa bersyukur. Salam sukses selalu