Posted on June 30th, 2015
“If the only prayer you said in your whole life was “thank you” that would suffice.” (Meister Eckhart)
SEBUAH UNGKAPAN dalam Bahasa Latin yang sering juga diucapkan banyak orang: “Ora et Labora” yang berarti Berdoa dan Bekerja. Dan pernyataan ini bisa bermakna: bekerja itu perlu, tapi berdoa juga. Atau sebelum dan sesudah bekerja, kita harus berdoa.
Bisa juga, berdoa sangat membantu pekerjaan kita: mendoakan tim yang akan bekerja dengan kita, berdoa mohon bimbinganNya agar kerja ini membuahkan rezeki yang halal untuk keluarga kita. Juga doa untuk mensyukuri kesempatan kerja, kesempatan bersama tim yang handal, dan kesempatan untuk berbuat kebaikan di dunia ini. Daftar ini masih bisa diperpanjang lagi.
Doa Dikabulkan Melalui Tangan Orang Sekitar Kita
Seorang bijak memberikan pesan:
“Don’t pray when it rains if you don’t pray when the sun shines.” (Leroy “Satchel” Paige)
Dan memang kita rajin sekali berdoa bila dalam kesulitan, memohon pengampunan sekaligus meminta kekuatan menghadapi berbagai cobaan hidup. Tidak ada yang salah dengan ini, hanya saja kebiasaan ini seharusnya juga dilakukan di setiap kesempatan, saat suka maupun duka.
Dialog SMS dengan seorang sahabat ini (sebut saja NS) terjadi 7 tahun lalu, bermanfaat untuk saya angkat di sini:
NS: Dear Pak Josef….finally I’m hospitalized karena flu yang berkepanjangan….miss u…mohon doa ya…rgd, ns
JB: Sedih juga mendengar kawan sakit, tapi kami doakan semoga cepat sembuh. Jangan pikirkan kerjaan lagi, tapi fokus pada total rest. Flu berkepanjangan biasanya karena kita ‘fail to listen to our body’… Yang sudah lama berteriak minta istirahat… Tapi kita just ignore it.. Semoga cepat sembuh – salam – josef
NS: Dear Pak Josef, thank u very much, u always memberikan nasihat yang sangat mengena, membacanya sampai menitikkan air mata betapa kurang pekanya saya, sehingga ‘fail to listen to my own body’…..u really mean a lot…salam hormat
Hari Kedua
JB: Dear NS,
Hope you’re getting better now. After breakfast, you may spend time to read this (source Unknown), but start with smile:
Be thankful that you don’t have everything you desire
If you did, what would there be to look forward to.
Be thankful for the difficult times.. Which during those times you grow
Be thankful for your limitations, Because they give you opportunities for improvement. Be thankful for your mistakes, they will teach you valuable lessons.
Find the way to be thankful for your troubles, and they can become your blessings.
Have a blessed day. Josef
NS:Saya makin nangis Pak Josef….always thank u, and one thing I have to remember sepanjang hidup saya is: I may not forget to be thankful to God for sending u to be my teacher (again and again, thank u ya Pak Josef untuk selalu berada disana di-saat2 yang sangat dibutuhkan, that help me a lot….i wish God will always be with u & yr family)
JB: NS, you’re most welcome.
Di Lamalera, Lembata, Imel kecil ini terus dibiasakan sejak dini untuk berdoa, di samping belajar dan bermain.

Menerima Semua yang Kubutuhkan
Beberapa hari setelah kawan NS ini keluar dari Rumah Sakit, saya menemukan pesan ini, yang entah siapa pengarangnya. Saya forward kepada NS, dan sekarang saya sajikan untuk pembaca semua:
Doaku Dikabulkan
Ketika kumohon KEKUATAN,
ALLAH memberiku KESULITAN agar aku menjadi KUAT
Ketika kumohon KEBIJAKSANAAN,
ALLAH memberiku MASALAH untuk kupecahkan
Ketika kumohon KESEJAHTERAAN,
ALLAH memberiku AKAL untuk berpikir
Ketika kumohon sebuah CINTA,
ALLAH memberiku ORANG-2 BERMASALAH untuk kutolong
Ketika kumohon BANTUAN,
ALLAH memberiku KESEMPATAN
Aku sering menerima bukan apa yang kupinta, tapi aku menerima segala yang kubutuhkan. Doaku terjawab sudah!!
Dalam keheningan, dengan hati yang jernih, kita akan bisa menerima dengan tulus berbagai situasi sulit yang kita hadapi. Kita sering bercakap-cakap dengan Tuhan, berdoa kepadaNya. Dan dengan penuh pengertian kita akan sadar bahwa Tuhan punya beragam cara untuk mengabulkan doa-doa kita, terkadang dengan cara yang ajaib. Semua ini patut kita syukuri tiada hentinya.
“In our daily lives, we must see that it is not happiness that makes us grateful, but the gratefulness that makes us happy.” (Albert Clarke)
josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...
Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...
josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....
Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...
Pingback: Be Thankful | Ewaldo Reis Amaral
Terima kasih Ewaldo, senang bisa ketemu lagi disini, setelah pertemuan terakhir 17 Desember 2014. Semoga semua yang dicita2kan sudah tercapai. Saya juga suka ulasan di blogmu tentang Be Thankful
Selamat sore Bapak Josef.. Salam sejahtera.
Perkenalkan saya Susi Mardiati selaku PR Universitas Bunda Mulia. Tulisan Bapak sangat menginspirasi. Kami ingin mengundang Bapak untuk hadir ke acara kami. Mohon di informasikan alamat email agar kami dapat menghubungi untuk membicarakan lebih detail perihal acara kami.
Terima kasih
Terima kasih Susi, telah mengunjungi dan menyimak kisah ini. Alamat sudah saya DM
Pagi Pak Josef,hari ini saya membaca pas sekali artikel doa untuk dikabulkan,menyentuh sekali .saya lina salah satu team pengajar training dari ICBP divisi Packaging.
Teriyaki kasih
Terima kasih Lina, bila kisah ini menyentuh dan bermanfaat, silahkan dibagi kisah ini atau link blog ini kepada teman2 lain agar mereka juga dapat mengambil manfaatnya. Salam buat teman2 di Packaging Training Center