Sehat Belum Tentu Fit

Posted on August 14th, 2012

Bolehkah Saya Bermain Tenis?

ADA suatu periode di mana ramai dibicarakan tentang orang-orang yang dikenal di masyarakat yang meninggal dunia setelah olahraga tertentu. Kejadian ini menggoda saya untuk diskusi dengan dokter Perusahaan, dan bertanya, “Bagaimana saya mengetahui bahwa saya masih bisa olahraga tertentu, misalnya tenis atau badminton? Saya memang bukan pemain kedua olahraga tersebut.”

Dengan senyum khasnya, dokter Johny menanggapi, “Pertanyaan tersebut terlalu di-generalisir. Pertanyaan yang tepat seharusnya: kalau seseorang mau memulai olahraga tertentu, bagaimana mengetahui kesiapannya?”

Untuk itu dokter memberikan saya tiga pertanyaan untuk dijawab bersama dengan personal trainer saya. Diantaranya:

Pertanyaan pertama: Am I healthy (Apakah saya sehat)?

Jawaban atas pertanyaan ini harus dilihat pada hasil general check up. Bila data-data check up mengindikasikan OK, lanjut ke pertanyaan berikutnya.

Pertanyaan kedua: What is my fitness level?

Menjawabi pertanyaan ini, dokter memberikan saya 11 parameter untuk mengukur tingkat FITNESS saya. Ini penting, karena sehat belum tentu FIT. Dokter menekankan sambil mengulang statemen itu: Sehat belum tentu FIT

Ada 11 parameter untuk mengukur Fitness Level:

  1. Strength
  2. Speed
  3. Power, link to Nutrition
  4. Muscle Endurance
  5. Aerobic Endurance (related to lung and Cardio)
  6. Agility (kelincahan dalam bergerak/bermain)
  7. Balance
  8. Coordination
  9. Flexibility (of my body)
  10. Body composition
  11. Relax

Dengan menggunakan ke-11 parameter tersebut di atas, saya lalu mulai diskusi dengan Nungki, personal trainer saya, tentang latihan yang saya lakukan setiap hari dan kontribusinya terhadap ke-11 parameter tersebut di atas.

Tabel di bawah bisa memberikan gambaran tentang detail latihan saya dan parameter fitness. Misalnya: kalau saya lari di treadmill, maka aktivitas itu akan menunjang: Speed, Muscle Endurance, Aerobic Endurance dan Agility (kelincahan dalam bergerak). Angka berwarna merah merujuk ke elemen Parameter of Fitness. Sementara itu elemen nomor 10 didapatkan dari hasil check up juga.

My today exercise and reference to 11 parameter of fitness:

a

Warming up

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

b

Treadmill 40 minutes, speed 8., run

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

c

Stretching

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

d

Lunges

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

e

Weight training: Incline Chest dumbbell fly

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

f

Led Pull down

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

g

Single dumbbell Row

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

h

Triceps Extension

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

i

Leg extension

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

j

Incline Sit-up

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

k

Rest and repeat exercise e) up to i)  

l

Sit up slow

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

m

Stairs climbing

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

n

Bamboo exercise:balance/coordination

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

o

Stretching

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

p

Cool-down/Relaxation

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11

q

Whole day “Move More” initiatives (10.000 steps)  

 

Pertanyaan ketiga: Am I ready for Performance Exercise?
Kita ambil sebuah contoh: Tenis. Porsi latihan seperti apa yang diperlukan untuk menjaga tingkat fitness, sesuai table B, agar saya bisa main tenis? Kalau hasilnya sesuai, maka saya boleh memutuskan untuk latihan tenis, kalau tingkat kesehatan saya sesuai hasil general check up juga bagus.

Foto ini memperlihatkan aktifitas pemanasan sebelum ramai-ramai naik tangga ke lantai 14, sebagai bagian dari program Move More.

 

Kesimpulan

Dalam kondisi seperti tersebut di atas: Saya masih sehat wal ‘afiat sesuai hasil general check up, juga masih FIT sesuai parameter di tabel B, tapi porsi latihannya tidak cukup banyak untuk saya bisa bermain tenis.

Demikian kira-kira proses analisa kondisi tubuh untuk bisa mengikuti olah-raga tertentu, terutama bagi yang sudah jarang latihan dan berusia sudah senja.

Terima kasih dr. Johny Sulistio atas peran aktifnya membantu karyawan, dan saya sendiri dalam memberikan berbagai pandangan tentang hidup sehat, dan terima kasih juga kepada Nungki, personal trainer saya, yang rajin menghadirkan berbagai pola latihan untuk menjaga Fitness dan Flexibility. (*)

Bookmark and Share

8 Responses to Sehat Belum Tentu Fit

  1. johny.sulistio says:

    best inspiration nampaknya mesti dari praktisi , bukan dari orang kesehatan, bravo pak Jos

    • josef josef says:

      Terima kasih dokter Johny, mudah2an sepenggal cerita ini bisa membawa manfaat bagi banyak orang untuk terus hidup sehat, berapapun usia mereka. Salam

  2. farida says:

    informasi yang bagus, saya kira ikut fitness ya ikut aj.. karena mau olah raga.. ternyata harus di cek ketiga hal tsb thoo…

    Thanks ya pak Josef.
    sangat membantu.

    • josef josef says:

      Terima kasih Farida. Saya juga gembira kalau tulisan di blog ini membuatmu melakukan evaluasi aktifitas fitnessmu sejauh ini. Teruslah berolah raga agar selalu sehat !

  3. Erlina says:

    Semoga rencana saya untuk kembali fitness mulai minggu depan dapat terealisasi…apalagi setelah membaca artikel ini jadi lebih bersemangat…..Thanks yaa Pak.. 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih Erlina. Komitmenmuuntuk kembali fitness merupakan berita yang sangat menggembirakan. kita akan saling mengingatkan. selamat malam !

  4. dr.Leo says:

    Very interesting pak Josef! Saya memang menantikan penjabaran ke 3 step ini & akan saya usulkan untuk diaplikasikan pada program “corporate wellness initiative” untuk BDI. Kapan-kapan saya harap kita bisa duduk bareng dgn dr.Johny juga ni pak… Cheers 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih dr. Leo atas tanggapannya yang positif. Tentu saja usulmu akan disambut baik oleh dr. Johny, yang selalu terbuka dan iklas berbagi. Saya akan atur pertemuan antar kita. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life