Temukan Sisi Positif, Hindarkan Keluhan

Posted on January 9th, 2015

“Once you replace negative thoughts with positive ones, you’ll start having positive results.” (Willie Nelson)

MENCARI KATA “COMPLAINT dengan menggunakan Google Search, dalam tempo 0.35 detik muncul hasil 225 juta. Bahkan ada 32,2 juta buku tentang Complaints. Tapi menariknya adalah di halaman satu hasil pencarian ditemukan buku yang melihat sisi positif dari complaints sebagai gift, misalnya aspek Customer Complaints.

Bagaimana dengan kita?? Nuansa apa yang terasa atau muncul dalam pikiran kita begitu mendengar kata “Complaints atau Keluhan”?

Suasana hati turut mempengaruhi, tapi bisa dikendalikan

Gembira atau sukacita Natal mewarnai berbagai tulisan di timeline media sosial. Tulisan didominasi Saling mengucapkan selamat atau mendoakan. Terasa sejuk, dan ingin tidak cepat berlalu. Mata saya terpaku pada sebuah tulisan di timeline FB pada 23 Desember 2014:

“I could complain about the traffic …. however if this is due to people’s wishes to shop for loved ones, get together with friends and family or simply wishing to come home for the holidays with families eagerly waiting for their arrival at the airport then I should be thankful for Christmas in the Philippines because it’s all about people wanting to make it special for other people and their loved ones …..”

(“Saya bisa saja mengeluh tentang traffic… akan tetapi, kalau ini adalah karena orang-orang ingin membeli sesuatu bagi orang yang dicintai, atau untuk berkumpul bersama teman dan keluarga, atau karena ingin pulang rumah demi liburan bersama keluarga yang sangat rindu dan menunggu kedatangan di bandara, maka saya seharusnya berterima kasih karena adanya perayaan Natal di Philippines, karena semuanya ini adalah berkenaan dengan orang yang ingin membuat acara ini special demi orang lain dan orang-orang yang mereka cintai…”)

Terima kasih buat temanku Noel Lorenzana, yang memberikan izin untuk mengutip tulisan ini.

Putriku Eka memberikan saya ilustrasi dibawah ini untuk melengkapi artikel ini, dengan pesan: kalau ada sahabat yang mau meng-copy-nya sebagai reminder, silahkan!

Temukan Sisi Positif Hindarkan Keluhan by EKA

The Power of Flipping

Kutipan pendek dari Noel di atas bisa memberikan kita gambaran, betapa powerful-nya membalikkan (flipping) atau melihat sisi sebaliknya dari aspek negatif. Ada kata-kata bijak yang menggaris-bawahinya:

The positive thinker sees the invisible, feels the intangible, and achieves the impossible.” (Unknown)

Kita bisa bermain-main dengan latihan sederhana ini: Buatlah daftar kejadian hari-hari yang bisa membuat kita galau, kecewa, frustrasi, tidak senang dan sebagainya.

Contoh: “Lalu Lintas Macet

Begitu mendengar ungkapan ini, sering terlintas kesan negatif. Karena itu di kolom sebelah kanan tuliskan sisi sebaliknya, sisi  positif dari daftar tersebut.

Contoh sisi positif dari “Lalu Lintas Macet: “Banyak ide tulisan saya diperoleh saat membaca dalam mobil selama rata-rata 2.5 jam lalu lintas macet pergi ke dan dari tempat kerja.”

Bila secara rutin kita lakukan itu, maka kita akan terbiasa untuk melihat aspek positif dari suatu peristiwa. Dengan melihat hal positif seperti itu, kata-kata atau ungkapan yang kita gunakan juga akan positif. Perilaku ini akan segera mempengaruhi orang-orang sekitar kita. Inipun bisa dilakukan dalam melihat orang dengan perilaku negatifnya, seperti kata-kata bijak berikut ini:

“Constantly look for the good in people and situation. When you find it, tell the person.” (Bob Proctor)

Bahkan dalam situasi yang dianggap paling buruk sekalipun, saran H Jackson Brown, Jr. berikut ini patut disimak:

“I never expect to lose. Even when I’m the underdog, I still prepare a victory speech.”

Dengan mempersiapkan victory speech sesuai saran tersebut, pikiran kita difokuskan pada hal positif, pada momen di mana kita meraih hasil terbaik. Setiap keluhan akan selalu melemahkan kita, melemahkan semangat kita untuk berjuang meraih cita-cita.

Sebaliknya mindset positif  akan selalu menumbuhkan harapan, menciptakan tenaga yang luar biasa, tenaga yang dilandasi keyakinan bahwa kita bisa dalam setiap langkah kita. Mulailah dari diri sendiri, menghilangkan kebiasan MENGELUH, dan lihatlah sisi positif dari setiap kejadian.

“Things turn out best for the people who make the best out of the way things turn out.” (Art Linkletter)

Bookmark and Share

10 Responses to Temukan Sisi Positif, Hindarkan Keluhan

  1. Robert Affero says:

    terima kasih atas artikelnya pak josef, kadang kala saya pribadipun menyadari bahwa dibalik setiap complain atas suatu keadaan ternyata banyak sisi positifnya. seperti complain dari customer dari sisi positifnya ternyata mereka sangat perhatian dan ingin kita maju sehingga bisa menjadi partner bisnis untuk jangka panjang. salam sukses dan sejahtera untuk pak josef dan keluarga.

    • josef josef says:

      Terima kasih Robert, beragam situasi kita hadapi setiap hari, dan masing2nya diberi label positif atau negatif, tergantung pengalaman atau kebiasaan. Kalau kita mulai dengan mengubah label negatif menjadi positif, paling tidak di pikiran kita sendiri sdh berkurang label2 negatif yang sering membuat kesal, frustrasi atau bahkan marah. Mudah2an dengan cara demikian hidup kita lebih tenang

  2. Halo, Pak Josef,

    Senang sekali siang ini bisa membaca dan merasakan ‘sejuknya’ tulisan Bapak.

    Stop complaining! menjadi sebuah tantangan tersendiri apalagi jika sudah menjadi sebuah kebiasaan yang gawatnya lagi tidak disadari oleh si orang yang bersangkutan.

    Sampai saat ini, bergaul dengan teman-teman yang positif dan menyenangkan menjadi cara yang cukup ampuh untuk mengikis habit complaining.

    Bagi saya, mereka punya cara tersendiri untuk mengalihkan topik dan ada saja ide-ide yang terlontar. Sehingga, ketika complaining sudah akan keluar di ujung bibir, justru berubah menjadi senyum tawa.

    😀

    • josef josef says:

      Terima kasih Hety untuk tanggapannya, dan terima kasih untuk tips tambahan untuk menghindari kebiasaan complain: banyak bergaul dengan teman2 yang positif dan menyenangkan.

  3. Rachmawati weningasih says:

    Trimakasih Pak Josef..senang membaca tulisan anda.
    Memang tidak mudah mencari segi positif terutama dalam kondisi dan situasi yg tidak menyenangkan..tp itu adalah tantangan kita utk memperbaiki kehidupan ini.

    • josef josef says:

      Terima kasih sama2 Rachmawati, tantangan kita tidak saja menyangkut tidak mudah, tapi juga tentang ada atau tidak kemauan untuk mencari. Latihan kecil setiap hari akan mampu memberikan hasil besar sepanjang perjalanan kedepan. Terima kasih telah mengunjungi blog ini

  4. ratih says:

    Hari ini saya dihadapkan pada suatu keadaan yg mungkin terdengar sepele bagi sebagian orang, tp keadaan tersebut cukup “mengganggu” saya. Seorang teman yg suka mengeluh pada pekerjaannya, pagi ini kembali mengeluhkan pekerjaannya. Dari situs leadership yg saya baca, ditulis bahwa virus keluh mengeluh dapat dgn mudah menyebar, menular, melemahkan energi tim dan menyedotnya ke arah negatif.
    Mohon sharing ilmu dari Pak Josef ttg trik utk mengatasi virus keluh mengeluh, shg teman ini menjadi sadar bahwa “keluh mengeluh”-nya membawa akibat yg tdk baik.
    Terima kasih Pak.

    • josef josef says:

      Terima kasih Ratih. Pertanyaannya nampak sederhana, tapi untuk menjawabinya, tidak cukup dengan satu kalimat. Kebetulan sekali dalam daftar tema untuk postingan mendatang, aspek itu juga ada dalam daftar. Jadi kalau Ratih bisa bersabar sedikit, saya akan menjawabinya dengan satu postingan penuh. Sekali lagi terima kasih

  5. ratih says:

    Baik Pak, saya akan tunggu posting-an Pak Josef selanjutnya ^_^. Terima kasih Pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Dewi, setuju sekali di rumahpun kita bisa rancang liburan yang menyenangkan. Butir yang tidak...

dewi:
Tidak semua liburan seharusnya keluar dan mengunjungi salah satu tempat wisata… terkadang dengan d rumah...

josef:
Terima kasih Mudji atas pertanyaannya: 1) Pembelajaran yang dimaksud tidak harus yang besar. Mis. Dalam...

Mudji:
Saat pertama Bpk baru buka blog ini di Nop 2011, terus terang saya suprise banget dgn moto Bpk yg berat ini +...

josef:
Terima kasih mba Meisia, batuknya sudah hilang berkat resep tradisional


Recent Post

  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan
  • Peluang ke Jenjang Lebih Tinggi
  • Bermanfaat Bagi Orang Lain
  • Komitmen Belajar dan Berbagi
  • Start-up Mentality
  • Transformer Center: School of Life
  • Melayani dengan Coaching
  • Terus Belajar dan Berkembang