Konsolidasi demi Pondasi Yang Kokoh

Posted on May 5th, 2015

“Build a solid courage behind what you believe you can do. Your dreams may drift and fall, but when your courage is strong and still, you can’t shift; you’ll lift your dreams again!” (Israelmore Ayivor)

TIDAK ADA YANG TETAP di dunia ini. Ketika kita berhenti sejenak, mencermati perjalanan kita sejauh ini, kita sadari banyak perubahan telah terjadi. Saya sangat sarankan untuk kita berhenti sejenak, di titik perjalanan manapun untuk melakukan refleksi.

Apakah kita masih di jalan yang kita maui. Apakah irama perjalanan masih sesuai. Apakah kita sudah sampai di titik pencapaian yang kita kehendaki. Jangan lupa, apakah kita masih mempunyai energi yang cukup untuk melanjutkan perjalanan? Perjalanan yang masih panjang dan penuh lika liku. Tapi semua refleksi itu dibandingkan dengan apa?

Internal Saja Belum Cukup

Semua langkah dan pencapaian kita, tentu akan kita bandingkan dengan semua rencana awal, semua target yang sudah disepakati. Dan itu yang seharusnya kita lakukan secara berkala, bahkan tidak di akhir tahun, tapi sepanjang perjalanan setahun itu.

Kita tidak sendirian berjalan, ada anggota tim yang ikut serta. Karena itu kita ingin yakin bahwa semua kita berjalan dalam irama yang sama.

Hanya itu?

Saya ingin menambahkan bahwa irama yang sama juga dalam artian: dengan tingkat entusiasme yang sama. Karena itu tidak berlebihan bila tim sengaja menyajikan tarian pembukaan di pertemuan Semarang baru-baru ini, dengan tarian bersemangat penuh gairah untuk memberikan warna warni spektrum kehidupan yang perlu kita diskusikan bersama.

foto1

Bisnis terus tumbuh, kompleksitas permasalahan semakin pekat, dan menuntut penanganan yang semakin bijak. Untuk itu bisnis akan menuntut kualitas manusia yang juga beda, berada pada tingkat yang bisa menghadapi berbagai kerumitan. Tapi, cukupkah analisa internal??

Tantangan dari Luar

Rencana awal, biasanya dimulai dengan berbagai asumsi, termasuk asumsi situasi eksternal. Dan perubahan di luar sana sangat cepat. Kesempatan yang bagus di mana seluruh tim HR dari seluruh Divisi/anak perusahaan hadir, kami mengangkat kembali tema yang sangat relevan: Strengthening Our Base.

Bukan berarti base sekarang ini belum kokoh, tapi mengantisipasi tantangan ke depan, dengan base yang ada sekarang, kita mungkin akan kewalahan. Apalagi kalau kita bicara tentang perusahaan dengan lebih dari 90.000 karyawan. Kita butuh infrastruktur untuk menunjang proses pengambilan keputusan pada tingkat kerumitan yang berbeda.

Tumpuan Strategic HR Harus Kokoh

Judul ini yang saya gunakan untuk artikel beberapa minggu lalu berjudul ‘Tumpuan Strategic HR Harus Kokoh‘ (yang belum baca silahkan klik DI SINI). Saya kembali meminjam Gelombang HR yang dikedepankan oleh Dave Ulrich:

  • Gelombang 1: HR Administrative/transactional
  • Gelombang 2: HR Functional Expertise
  • Gelombang 3: HR Strategic
  • Gelombang 4: HR from outside-in

Organisasi tidak berada pada sebuah kotak gelombang tersebut di atas. Di manapun saat ini sebuah organisasi berada, pondasi di bawahnya harus kuat. Berada pada level 2, administrasi HR harus kuat. Berada pada level 3 dan 4 juga menghendaki pondasi Functional Expertise dan Administrative yang kokoh. Bayangkan saja dengan tuntutan analisa dan pengambilan keputusan yang cepat, diperlukan juga pengolahan data yang cepat dan akurat. Sementara itu, data terus bertambah dari waktu ke waktu.

Solid Sebagai Tim

Dengan anggota tim sebanyak saat ini, kami diuntungkan untuk bisa membangun sebuah kekuatan yang kokoh, yang solid dengan memaksimalkan kompetensi masing-masing. Seluruh tim HR di divisi dan anak perusahaan dan corporate perlu terus bergandengan tangan.

foto2

Pertemuan di Semarang juga digunakan untuk hadir di salah satu pabrik untuk berkenalan dengan operasi dan karyawan di sana. Ini akan mempertebal rasa karyawan setempat bahwa mereka juga adalah bagian tak terpisahkan dari organisasi yang lebih besar.

Semua tim HR yang berkunjung juga turut merasakan dinamika rekan-rekan mereka di ujung tombak. Tidak berlebihan bila kehadiran kami disambut gembira pimpinan Divisi dan karyawan dengan tarian yang berjudul: Greget Mantep, seperti nampak pada foto di atas.

Di sini pun ditampilkan dinamika yang luar biasa, yang sekaligus menggaris-bawahi pesan pertemuan kami bahwa solid juga berarti semua unsur penuh dengan vitalitas dan passion untuk melangkah bersama ke depan, karena yakin pondasinya sudah kokoh.

“Individual commitment to a group effort, that is what makes a team work, a company work, a society work, a civilization work.” (Vince Lombardi)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Dewi, setuju sekali di rumahpun kita bisa rancang liburan yang menyenangkan. Butir yang tidak...

dewi:
Tidak semua liburan seharusnya keluar dan mengunjungi salah satu tempat wisata… terkadang dengan d rumah...

josef:
Terima kasih Mudji atas pertanyaannya: 1) Pembelajaran yang dimaksud tidak harus yang besar. Mis. Dalam...

Mudji:
Saat pertama Bpk baru buka blog ini di Nop 2011, terus terang saya suprise banget dgn moto Bpk yg berat ini +...

josef:
Terima kasih mba Meisia, batuknya sudah hilang berkat resep tradisional


Recent Post

  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan
  • Peluang ke Jenjang Lebih Tinggi
  • Bermanfaat Bagi Orang Lain
  • Komitmen Belajar dan Berbagi
  • Start-up Mentality
  • Transformer Center: School of Life
  • Melayani dengan Coaching
  • Terus Belajar dan Berkembang
  • Agar Sehat dan FIT