Memupuk Kebersamaan

Posted on October 6th, 2023

“Smell the sea and feel the sky. Let your soul and spirit fly.” (Van Morrison)

TENANG DAN DAMAI. Pagi ini, seperti kebiasaanku selama ini, saya bangun jam 01:30 untuk meditasi. Kali ini dilakukan diatas kapal yang sedang berlayar. Seperti kutipan di awal tulisan ini, sayapun berusaha mencium aroma laut, merasakan bersihnya langit sekitarnya, dan membiarkan jiwaku terbang melayang tinggi, sambil  merasakan ketenangan dan kedamaian. Lima belas menit sudah cukup untuk mempersiapkan seluruh diriku untuk menerima berbagai vibrasi positif yang disajikan alam semesta sepanjang hari. Yang disediakan, bisa berupa hasil interaksi dengan orang, kejadian2 yang dihadapi, momen2 penting yang didapatkan melalui penelusuran alam sekitar kita, atau apa saja. Saya ingin mengosongkan pikiranku, siap untuk diisi kembali dengan berbagai pengalaman baru.

 

Pemandangan Pagi Yang Memukau

Jelang tiba di pelabuhan Klang Malaysia, sinar2 cantik sepanjang pelabuhan peti kemas sangat memukau. Situasi indah penuh kedamaian ini kami nikmati dari balkon kamar di lantai 8.

Kapal sudah sandar jam 08:00. Kami memilih sarapan jam 08:00, dilanjutkan dengan jalan kaki sepanjang jogging track di lantai 14. Beberapa spot  foto menarik tidak kami sia-siakan. Bila dicermati, dibelakang kami, dalam foto ini ada tempat latihan surfing di deck 15.

Beberapa tempat penting seputar Kuala Lumpur dan sekitarnya, yang ditawarkan sebagai paket wisata, sudah pernah kami kunjungi. Hari ini kami hanya keluar sejenak, berjalan di sekitar pelabuhan dan mengambil foto kapal dari pantai.

 

Bersama Kita Bisa Lebih Sukses

Selain banyak spot yang bisa dijadikan latar belakang foto. Menarik untuk disimak sebuah spot dengan tulisan seperti nampak pada foto: This is You, This Is Me, This is WE. Bukan saya yang penting, bukan juga engkau yang utama. WE, kita atau bersama akan menghasilkan lebih banyak.

Sambil berbaring santai menatap langit biru, mencium aroma laut dan merasakan hembusan  angin laut, saat itu pula kami semakin menyadari untuk merendah dan menerima sambil mensyukuri apa yang sudah dan akan diraih. Karena semua itu adalah berkat peran saya dan istriku yang telah melangkah bersama untuk meraih hasil sejauh ini. Ini menjadi modal untuk melangkah kedepan. Tulisan dinding di foto di atas, begitu kuat melekat di hati kami: THIS IS WE!.

Lunch tersedia di beberapa tempat. Kami memilih Dining Room di lantai 3, dimana kita dilayani berdasarkan set menu yang menyodorkan beberapa pilihan. Kami memilih Grilled Baramundi untuk main course, dan ditutup dengan Dark Chocolate cake sebagai penutup, bersama black coffee. Kami memilih dekat jendela dengan pemandangan keluar. Foto atas adalah dining room diambil dari deck 4.

 

Bukan Taman Kota: Taman di Pool side

Usai lunch kami masih menuju lantai 14 untuk ngobrol santai dengan teman, di taman pool side. Terasa seperti berada di taman kota di darat.

Saat dinner, kami memilih dinner di Windjammer Marketplace di deck 14, dimana pilihan menunya berlimpah. Selagi dinner, kami berembuk tentang apa yang akan dilakukan keesokan harinya, saat kapal berlabu di Penang. Kami memutuskan untuk sewa taksi sendiri dan berkeliling dengan mengandalkan info wisata di Penang, yang juga tersedia di pelabuhan.

Banyak yang dipelajari hari ini. Tapi satu hal yang terpenting adalah mempertebal kesadaran bahwa bukan SAYA atau ENGKAU, tapi BERSAMA kita bisa meraih hasil lebih banyak. Ikuti kisa selanjutnya.

“It’s remarkable how quickly a good and favorable wind can sweep away the maddening frustrations of shore living.” (Ernest K. Gann)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna
  • Saya Adalah Pemimpin (I Am a Leader)
  • Transformasi Ke Level Berikutnya