Awal yang Menggairahkan (Aku di Persimpangan Jalan Part 1)

Posted on December 21st, 2012

LANGKAH awal saya di Graha Surya Internusa, disambut poster besar di loby dengan tulisan BISA. Seakan mendapat energi positif dari ungkapan kata BISA, saya melangkah penuh semangat menaiki tangga ke lantai dua, di mana tim Human Resources berada. Hari itu saya diperkenalkan kepada tim yang juga menyambut saya dengan penuh antusias.

Hari-hari selanjutnya, saya terbiasa dengan yelyel penuh semangat, “Aku BISA, Kamu BISA, Kita semua BISA

 

Managing Expectation

Salah satu praktek di HR yang paling saya sukai adalah Morning Briefing di hari Senin pagi. Dalam salah satu morning briefing di bulan pertama kehadiran saya di tempat baru ini, saya melontarkan pertanyaan sederhana.

“Apakah kalian senang dengan lingkungan kerja sekarang ??”

Ada jeda sebelum beberapa orang mencoba menjawab YA. Dan saya pun langsung menyambutnya dengan mengatakan:

Saya ingin memberikan kepastian tentang satu hal: Seandainya yang kalian harapkan adalah bahwa saya sebagai pimpinan baru akan datang membawa lingkungan kerja yang menyenangkan, saya janji bahwa sampai saya pergi atau kalian pensiun kalian tidak akan mendapatkannya. Tetapi kalau yang kalian inginkan adalah bahwa saya yang akan memfasilitasi untuk kita semua terlibat dalam menciptakan lingkungan kerja yang kita sukai bersama, maka saya akan siap untuk itu.”

Dari sinilah kami memulai perjalanan yang menggairahkan, penuh dengan kejutan-kejutan baru, yang tanpa disadari, kejutan itu adalah kreasi anggota tim sendiri.

 

Benahi Basic dalam Konteks Strategic Priorities

Dalam menyusun “Strategic HR Priorities 2012-2014” saya menyadari bahwa ada beberapa elemen BASIC yang perlu dibenahi di dalam HR sendiri sejalan dengan implementasi Strategic Priorities tersebut, antara lain:

  • Menciptakan bersama lingkungan kerja yang kondusif, di mana setiap anggota tim berkomitmen untuk saling membantu dalam membawa mindset positif ke tempat kerja, berkreasi untuk melihat pekerjaan bukan sebagai  beban, tapi sesuatu yang menyenangkan. Juga berusaha untuk menghilangkan semua sekat-sekat hirarkis yang membuat jarak yang sebetulnya tidak perlu.
  • HR bisa kontribusi maksimum, kalau bisa dipercaya. Dan kepercayaan itu muncul dari Service sehari-hari. Teman-teman di luar HR tidak tertarik mendengar strategy, kalau hari-hari pelayanan yang mereka perlukan tidak didapatkan sebagaimana seharusnya. Telepon berdering lebih dari 5 kali tanpa ada yang mau mengangkat, pada hal di meja sebelah ada orang. Proses approval bertele-tele, terkadang sampai banyak tanda tangan yang membutuhkan waktu berbulan-bulan.
  • Values yang dipunyai Perusahaan, sungguh inspiratif, namun sudah saatnya untuk diluncurkan kembali dengan memberi tekanan semangat baru.
  • Dan tidak kalah pentingnya untuk membawa kompetensi Tim ke level di mana mereka bisa menerima tantangan bisnis di masa mendatang.

Fish Fun

Mulailah kami meluncurkan program HR Fish Fun yang bisa memberikan warna kepada HR tim untuk menyemangati diri sendiri dan tim, sebelum mereka mulai menyemangati yang lainnya di luar HR. Foto di bawah ini memperlihatkan dinamika selama perkenalan konsep Fish Fun dan berbagai ide untuk langkah implementasinya.

Inisiatif ini kecil, tapi bisa memberikan dampak besar, kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh. Inisiatif ini bergulir cepat. Artikel yang kami sajikan di blog, yang berkaitan dengan Fish Fun, seperti:

  1. Fish Fun
  2. Make her day
  3. Choose Your Attitude
  4. Kejutan untuk orang terdekat
  5. Menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan

Ini hanya sebagian dari kisah-kisah inisiatif yang diciptakan tim, untuk memberikan warna khusus lingkungan kerja, warna yang menyenangkan. Dan ini di dasari oleh empat falsafah Fish: Choose Your Attitude, Make Their Day, Be There dan Play.

 

Pengunduran Diri

Dan di tengah perjalanan yang mulai menggairakan tim saya, perjalanan setahun empat bulan, datanglah berita yang mengagetkan mereka: Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Perusahaan. “Mengapa secepat itu?? Mengapa kita harus memulai perjalanan ini bersama, kalau tidak diteruskan bersama??” Demikian tanya tim-ku.

Apa alasan di balik pengunduran diri ini, simak kisah selanjutnya berjudul: Tulus Menanggung Resiko (Aku di Persimpangan Jalan Part 2) yang akan hadir Jumat minggu depan tanggal 28 Desember 2012. (*)

Bookmark and Share

8 Responses to Awal yang Menggairahkan (Aku di Persimpangan Jalan Part 1)

  1. Zarnelis kotto says:

    Sharing yg bagus pak.., dr tulisan tsb sy melihat br sebentar bapak bgabung di danamon namun byk hal yg sdh dilakukan dan dirasakan manfaatnya bagi kami di sini, bahkan cara kerja bapak dan team yg patut sy contoh jg bsama team saya..,, bhw bekerja dgn senang utk mcapai tujuan bsama.,,
    Byk hal positif yg sll dpt sy ambil dr tulisan2 bapak..

    Btw, mdpt kbr bhw bp resign dr danamon dsaat bapak dan team saat berlari bersama mmg satu piliham yg sulit pak, tp ini ash keputusan yg patut diacungi dua jempol utk bapak.,,Tuhan berkati.

    • josef josef says:

      Terima kasih Imel. Konsepnya sangat sederhana. kapan2 kita bisa mgobrolin ini, kalau ada niat untuk implementasi. Memang berat mengambil keputusan di saat2 seperti itu, namun saya yakin tim saya sdh cukup mandiri untuk meneruskannya. Ikuti sambunga kisah selanjutnya. Salam

  2. cecep says:

    Baru tau saya kalau Bapak ternyata memutuskan resign, pasti keputusan yang benar2 sulit dipilih ya Pak? Ya, apa pun keputusan Bapak pasti itu adalah yang terbaik yang Bapak bisa ambil. Semoga di tempat yang baru Bapak tetap sukses dan dapat meneruskan perkembangan dan perjuangan yang ada.

    Sebenarnya saya hanyalah salah satu dari pemerhati blog Bapak ini dimana banyak postingan2 berharga yang bisa saya dapatkan di sini. Terima kasih atas sharing-nya selama ini. Semoga ke depan blog ini makin penuh manfaat dan selalu menularkan hal2 yang positif. Saya berharap sekali orang2 seperti Bapak bisa berada di perusahaan tempat saya bekerja, mungkin suatu saat nanti, hehehe…

    Salam sukses ya Pak! 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih Cecep telah menyempatkan untuk mengomentari posting ini. Posting selanjutnya akan berkisah tentang alasan dibalik keputusan ini. Terima kasih juga menjadi pemerhati tetap kisah di blog ini, semoga bisa mengambil manfaat untuk diterapka. Blog ini akan terus eksis. Salam

  3. tromol says:

    Pak Josef, sederhana dan bahkan mungkin hal yang sering dilakukan namun belum dimaknai dengan hati…..sehingga belum bisa merasakan impact-nya dalam lingkungan kerja.

    arahan seperti ini tetap kami butuhkan untuk mengeksplor hal-hal yang kelihatan ringan, mudah namun sangat bermanfaat dalam lingkungan kerja yang tentunya akan memberikan motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.

    terima kasih Pak Josef.

    • josef josef says:

      Terima kasih Tromol. Berawal dari menyadari, kemudian muncul niat untuk memulai, lalu yakin bahwa kita BISA, selanjutnya akan mengalir sendiri. Mari kita saling menginspirasi untuk implementasinya. Salam

  4. Canisius Soriton says:

    Saya baru tahu ketika disampaikan oleh Pak Ali Yong bahwa ide direksi Bank Danamon datang ke Region untuk menyerahkan PIN emas untuk pengabdian karyawan 10,15,20 dan 25 tahun adalah Pak Josef. Buat saya ide itu sangat bagus krn karyawan yg telah menunjukkan loyalitas ke Bank Danamon merasa sanagt di hargai oleh managment. Terima kasih Pak Josef atas idenya yg cemerlang.

    • josef josef says:

      Terima kasih Canisius. Saya belum sempat untuk hadir di semua Region untuk menyerahkan PIN emas untuk pengabdian karyawan, tetapi idenya, Direksi mana saja yang sedang berkunjung ke Region pada saat karyawan menerima PIN emas, maka direksi tersebut diminta untuk memasukkan dalam jadual kunjungannya termasuk acara PIN emas. Semoga perhatian tersebut memberikan makna tambahan bagi perayaan tersebut untuk lebih menebalkan kebanggaan sebagai Danamoners. Itulah tanggapan yang saya peroleh dari karyawan yang menerima PIN emas dari tangan saya. Terima kasih telah mengunjungi blog dan menyimak berbagai kisah disini. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life