Your Legacy

Posted on April 2nd, 2019

“Carve your name on hearts, not tombstones. A legacy is etched into the minds of others and the stories they share about you.” (Shannon L. Alder)

KEKELUARGAAN. Selain hubungan dengan orang tua, dengan suami/istri anak, kakak dan adik, kita juga membangun hubungan kekeluargaan di lingkungan lain dimana kita berada. Terima atau tidak setiap hari waktu terbanyak dalam keadaan tidak tidur, adalah di tempat kerja. Kita kemudian berinteraksi dengan banyak orang, dengan atasan, bawahan, rekan kerja atau dengan siapa saja yang kita temui disekitar kita di tempat kerja. Dengan pemahaman seperti itu, kita pasti berusaha membuat lingkungan kerja yang nyaman, yang menyenangkan. Mereka yang ada di sekitar kita akhirnya kita anggap sebagai keluarga sendiri. Karena itu, kita akan secara proaktif turut berkontribusi untuk membangun ikatan kekeluargaan diantara kita. Dan hubungan kekeluargaan itu akan langgeng, kalau ada kesan mendalam dari saling peduli satu sama lain, saling membantu agar masing-masing kita bisa menemukan makna hidup kita sendiri. Dan kesan itu akan Tetap hadir dalam hati kita, walau kita sudah tidak berada dalam organisasi yang sama.

HR Unilovers

Masih tinggi kebutuhan untuk saling update, bersilaturahmi antar teman-teman yang pernah berguru di perusahaan yang namanya Unilever. Hadirnya media social, termasuk WA, memang membantu, tapi berkumpul tatap muka memberikan nuansa yang sangat jauh berbeda. Walau semua pada sibuk, namun kehadiran mereka yang bisa luangkan waktu, akan membuat kekerabatan ini tetap eksis.

Karena itu dalam postingannya di IG dan FB, pa Willy Saelan, HR Director Unilever saat ini menuliskan:

We call ourselves Unilovers, once upon a time we worked (some still are) in Unilever, and went on different path as Indonesian leaders. But our relationship still run deep and heartwarming. it was good to spent time with all of you today.

Saling Berbagi

Banyak dari anggota kami memang sudah pensiun atau sudah pindah bekerja ke berbagai perusahaan lain. Namun kita tidak ingin hubungan yang sudah dibina lama lalu terputus begitu saja. Padahal kita masih saling membutuhkan, ada kebutuhan untuk saling belajar satu sama lain. Karena itu tali persahabatan ini terus kita jaga dan kita perkuat.

Karena itu, tidak berlebihan kalau melalui media sosialnya, Irma membuat postingan berbunyi:

How do you recognize good culture of a team? When they still stick together overseeing 5 decades of generations workforce. This is HR Unilever Indonesia team circa 1968-2012 entries. We gather at least once a year to celebrate our friendship and today we had a visit of a rendezvouz to a memorable Learning Center that is close to the heart of all HR team. The oldest one was 76 y.o and the youngest one 28 y.o. Most of us has embarked to different places post our service to Unilever Indonesia to be HR leaders in other places, some still stay. But all and all, we maintain our roots and stay together as family that support each other throughout our life journey making positive impact to the world.

The saying goes like this ‘You can never take the blue out of U(nilever)’ ♥️♥️ #culture #UnileverIndonesia #HRTeam #ProudLegacy.

Jadi intinya, kami masih akan saling membantu, untuk sukses teman-teman HR dimanapun mereka berada, selama mereka masih terus membuka diri untuk belajar. Dan perilaku kami memang dibentuk untuk terus belajar dari berbagai sumber untuk juga terus berbagi kepada banyak orang yang membutuhkan.

Memorable Moment

Unilever Megamendung Learning Center merupakan Icon yang membuktikan, betapa perusahaan sangat serius dalam pengembangan Sumber Daya Manusia. Gedung ini hadir saat saya join perusahaan sebagai Management Trainee di tahun 1980, dimana Indonesia menjadi tuan rumah International Unilever HR Directors Conference. Selanjutnya, tidak terhitung program yang diselenggarakan disini, dan sudah berapa karyawan yang mendapat kesempatan training di tempat ini. Dan sudah berapa banyak memorable moment yang diresap di lubuk hati terdalam, yang membuat karyawan merasa betapa beruntungnya bisa bekerja di perusahaan ini.

Dan seperti yang kita semua tahu formula development. Pelajaran di ruang kelas akan segera menguap, kalau tidak difollow-up di tempat kerja, dalam interaksi dan bimbingan dengan atasannya, entah melalui coaching/mentoring, atau proyek nyata yang dikerjakan. Karena itu, salah satu acara hari itu, adalah meminta kesaksian dari peserta yang masih muda, tentang kesan mendalam yang mereka dapatkan dari leader mereka masing-masing, juga tentang Unilever dan HR Unilever secara umumnya. Banyak sekali sharing positif yang bisa dijadikan pembelajaran bagi yang lain, sesuai pengalaman riil mereka.

Tentu saja, acara FUN menjadi bagian yang tak terpisahkan, serta foto bersama yang bisa kita jadikan kenang-kenangan berharga.

Legacy

Megamendung Learning Center juga menjadi saksi, berapa banyak karyawan yang telah merumuskan misi hidupnya melalui program 7Habits of Highly Effctive People. Program ini sekaligus mengajak peserta untuk memutuskan saat ini juga, legacy apa yang akan ditinggalkan setelah mereka pergi. Mereka ingin diingat sebagai apa atau siapa. Dan tentu ini buah dari kesan mendalam yang menyentuh emosi orang sekitarnya. Saat saya pension dari Unilever akhir Juli 2011, karyawan kami memberikan lukisan besar ini, sebagai My Living Legacy, yang menceritakan bahwa langkah yang telah kami lakukan bersama, membangun Budaya Positif untuk memacu pertumbuhan setiap karyawan, sudah membuahkan hasil.

Jaman telah berubah. Karyawan tidak lagi sekedar menunggu program training apa yang mau dirancang oleh perusahaan untuk mereka. Mereka harus proaktif. Karena itu dewasa ini Unilever mulai mengajak karyawannya untuk mempertajam lagi dengan merumuskan apa Purpose mereka. Visi akan membantu mereka menemukan jawaban Where you are going or want to be. Misi menjawabi pertanyaan How, sementara Purpose akan menjawabi pertanyaan, WHY you exist.

Dalam sebuah exclusive interview dengan People Matter, HR Director Unilever Indonesia, bapak Willy Saelan menekankan langkah yang mereka ambil untuk menghadapi tantangan engaging, retaining dan motivating employees:

“The way we position ourselves as premium in the market is to focus on PURPOSE. This means thinking about how can that the vision be translated into actions and how can we encourage employees to have their own purpose. We want our employees to have a purpose and we want to help them to live and achieve it.”

Cerita yang dipaparkan oleh peserta reuni hari itu, bisa memberikan gambaran tentang hasil Kerja Bersama dalam membangun kekeluargaan yang akan terus langgeng. Sementara itu Unilever akan terus membangun kekeluargaan dengan pola yang lebih sesuai dengan jamannya.

“That is your legacy on this Earth when you leave this Earth: how many hearts you touched.” (Patti Davis)

Catatan: Karena kesibukan ke luar kota dan Paskah, postingan berikutnya baru akan hadir kembali Selasa 23 April 2019

Bookmark and Share

4 Responses to Your Legacy

  1. willy saelan says:

    Pak Josef,thank you for giving us the opportunity to work together in Unilever. Thank you for developing,empowering and caring.

    I am still working at Unilever and for those who are not anymore, I know that they (other companies) can take you away from Unilever but they can not take unilever away from you..

    • josef josef says:

      Terima kasih pa Willy, itu yang kami semua rasakan. Dan tugas kami adalah menebar ilmu pengalaman dan nilai2 positif yang kami pelajari, kepada masyarakat dimanapun kami berada. Sukses selalu

  2. Ratih says:

    Wah keren sekali Pak.. Peserta yang berusia muda dapat belajar dari senior dan demikian juga sebaliknya.. Boleh nih Pak dicontoh untuk alumni CHR 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses

roy:
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan...

josef:
Terima kasih Denitri, pa Pungki sudah mulai membangun dialog untuk menemukan jalan agar CHRP bisa mendapat...

josef:
Selalu sehat dan jangan lupa olahraga rutin, serta ajak teman2 lainnya untuk ikut bersama2. Terima kasih Ratih

josef:
Terima kasih Ratih, kontribusi nyata bisa diberikan ditempat kerja, membuat diri kompeten karena terus...


Recent Post

  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love
  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong