Berdampak dan Menciptakan Perubahan

Posted on April 30th, 2026

Berdampak dan Menciptakan Perubahan
 

“We must never become too busy sawing to take time to sharpen the saw.” (Stephen R. Covey) RUTIN MENGASAH GERGAJI. Ada satu prinsip sederhana namun sangat mendasar dalam pengembangan diri yang sering kita dengar dari Stephen R. Covey: Sharpen the Saw, kebiasaan ke-7 dari The 7 Habits of Highly Effective People. Intinya adalah komitmen untuk terus memperbarui diri secara utuh: fisik, mental, emosional, dan spiritual. Tanpa pembaruan ini, efektivitas kita akan menurun, bahkan tanpa kita sadari. Bagi saya, prinsip ini bukan sekadar konsep, tetapi sebuah disiplin. Itulah sebabnya kami secara rutin meluangkan waktu untuk belajar bersama. Bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi untuk menjaga ketajaman diri agar tetap relevan, berdampak, dan bertumbuh. Sabtu 18 April lalu, dalam sesi pembelajaran di MLCT (Maxwell Leadership Certified Team), kami mendalami satu topik yang sederhana namun sangat kuat: Movement of Impact.   Lebih dari Sekadar Hadir: Meninggalkan Jejak Pembelajaran hari itu mengingatkan saya pada … Continue reading

Saat Integritas Menjadi Gerakan

Posted on March 27th, 2026

Saat Integritas Menjadi Gerakan
 

“A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way.” (John C. Maxwell) HARUS DINIATKAN. Bukan sekadar slogan. Integritas hendaknya menjadi gerakan. Gerakan hati untuk memilih yang benar, gerakan pikiran yang menjaga nilai, gerakan tindakan yang menyelaraskan nilai, kata dan perbuatan. Dalam program Mentorship Maxwell Leadership Indonesia, bersama rekan-rekan lainnya kami semakin menyadari bahwa integritas tidak berhenti pada diri kita sendiri. Integritas harus menjadi sesuatu yang menular: menginspirasi, membentuk budaya, dan menggerakkan orang lain untuk hidup dengan nilai yang sama. Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang siapa kita, tetapi tentang pengaruh apa yang kita bangun di sekitar kita.  Dari Integritas Pribadi ke Budaya Integritas Banyak orang merasa cukup ketika mereka sendiri berusaha hidup dengan integritas. Itu tentu penting. Tetapi kepemimpinan selalu berbicara tentang pengaruh. Pertanyaan yang lebih dalam adalah: Apakah orang-orang di sekitar kita juga terdorong untuk hidup dengan integritas? Apakah lingkungan yang kita … Continue reading

Wujud Nyata Leader as BRIDGER

Posted on March 13th, 2026

Wujud Nyata Leader as BRIDGER
 

“If you are a leader, the true measure of your success is not getting people to work. It’s not getting people to work hard. It is getting people to work hard together. That takes commitment.” (John C. Maxwell) TRANSFORMASI BERLANJUT. Dari kepemimpinan yang mengandalkan jabatan dan naik kelas ke kepemimpinan yang mengandalkan pengaruh. Dalam fase ini, orang mau mengikuti pemimpin karena merasa terhubung, dihargai, dan dilibatkan. Kini transformasi berlanjut ke level berikutnya: Level 3, Production. People follow you because of what you have done for the organization. Inilah kepemimpinan yang mulai bekerja secara nyata, memberikan dampak signifikan kepada organisasi, bukan saja karena mereka produktif secara individu, tapi mereka mampu memberdayakan tim untuk meraih hasil. Namun tantangan kepemimpinan hari ini tidak berhenti pada relasi satu arah antara atasan dan bawahan. Dunia organisasi semakin kompleks, menuntut kolaborasi lintas fungsi, lintas kepentingan, bahkan lintas cara berpikir.   Kolaborasi: Kebutuhan Sekaligus Tantangan Dalam banyak … Continue reading

Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut

Posted on March 6th, 2026

Ketika Jabatan Berakhir -  MAKNA Berlanjut
 

“I alone cannot change the world, but I can cast a stone across the waters to create many ripples.” (Mother Teresa) Setiap fase kehidupan memiliki kesempatan sendiri. Ada kesempatan membangun karier, kesempatan memimpin, kesempatan membesarkan keluarga. Dan pada waktunya, tiba masa yang sering disalah-pahami: masa purna bakti. Bagi banyak orang, purna bakti terasa seperti titik akhir. Padahal sesungguhnya, ia adalah garis transisi. Bersama istri dan anakku kami secara sungguh-sungguh merencanakan dan menjalani fase ini. Ia tidak datang tiba-tiba, melainkan dipersiapkan melalui percakapan, penyesuaian, dan refleksi yang tidak singkat. Purna bakti bukan berhenti bekerja; ia adalah proses menata ulang cara kita memaknai diri dan hidup. Berikut foto sharing Persiapan Pensiun: Tantangan yang Nyata Ada beberapa tantangan yang nyata dalam memasuki masa ini. Pertama, menata ulang identitas tanpa jabatan. Selama bertahun-tahun, identitas kita melekat pada peran: direktur, manajer, pemimpin, profesional. Ketika jabatan itu dilepaskan, muncul pertanyaan sunyi: Siapa saya sekarang? Di titik … Continue reading

Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh

Posted on February 20th, 2026

Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
 

“Don’t let your learning lead to knowledge. Let your learning lead to action.” (Jim Rohn) Saya berdiri di lantai 20 sebuah hotel di Bandar Lampung. Di bawah sana, terlihat atap-atap rumah: rapat, tenang, nyaris serupa. Sekilas, biasa saja. Namun semakin lama saya memandang, semakin jelas yang saya lihat bukan atap. Yang saya lihat adalah kehidupan. Setiap atap menutupi sebuah keluarga. Di sana ada cerita tentang kerja keras, kegagalan, harapan, dan doa-doa sederhana yang mungkin tidak pernah terdengar. Dan dari ketinggian itu, saya justru diingatkan pada satu hal: tanggung jawab.   Atap dan Peran sebagai Orang Tua Sebagai orang tua, atap bukan hanya tempat berteduh. Ia adalah ruang aman tempat anak-anak belajar menjadi dirinya sendiri. Di bawah atap rumah, anak-anak tidak banyak mendengar ceramah. Mereka lebih banyak mengamati cara kita bersikap, cara kita memilih, cara kita bangkit saat jatuh. Saya belajar bahwa pengaruh paling kuat sering kali tidak diucapkan. Ia ditunjukkan. … Continue reading

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, kebersamaan kita melangkah dalam perjalanan karier membuahkan banyak kisah menarik....

Helda:
Selalu hangat dan beri insprirasi setiap cerita yang bapak buat…hal hal jecil jd sangat dalam dan sangat...

josef:
Terima kasih Emmi, banyak cerita yang saya hadirkan, merupakan cerita kita bersama. Saya sengaja merangkumnya...

Emmi:
Baca tulisan Pak Jos itu berasa lagi ngobrol dalam 1 ruangan, face to face. Temen2 yg pernah ngalamin pasti...

josef:
Terima kasih Cita. Satu dua menit waktumu untuk mengunjungi blog dan menyimak tulisan disana sangat berarti....


Recent Post

  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh