Universitas Proaktif Berbenah

Posted on September 21st, 2018

“Future leaders will be less concerned with saying what they will deliver and more concerned with delivering what they have said they would.” (Dave Ulrich)

BERBICARA tentang universitas, banyak yang mengedepankan kualitas lulusan, apa yang membuat universitas itu dikenal, atau jurusan yang menjadi favorit pencari ilmu. Tentu saja berbagai hasil penilaian seperti peringkat dan akreditasi membuat nama universitas tersebut lebih dikenal. Namun demikian perlu pula disimak bagaimana universitas mempersiapkan Sumber Daya Manusia-nya dalam menghadapi berbagai perubahan yang terus terjadi di sekitarnya.

Prakarsa Positif

Adalah Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) Universitas Katolik Atma Jaya yang mengambil prakarsa mengadakan acara Human Resources Gathering yang bertajuk “Changing Culture to Attract Millennials”. Acara ini baru pertama kali diselenggarakan, dengan mengundang peserta dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia.

Dalam sambutan untuk membuka acara ini, Rektor Unika Atma Jaya, Dr. Agustinus Prasetyantoko mengatakan:

“Dalam institusi perguruan tinggi, mahasiswa yang milennials akan dididik oleh dosen-dosen senior yang justru kolonials, ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita untuk mengelola Sumber Daya Manusia yang tersedia. Apalagi dengan perubahan yang semakin cepat, diperlukan penyesuaian dan keterbukaan utamanya dalam Human Resources.”

Sumber Talenta

Di kalangan dunia kerja, kita melihat universitas sebagai sumber tenaga kerja untuk berbagai bidang. Perusahaan pun berlomba-lomba memperkenalkan diri kepada para mahasiswa, calon pencari kerja, bahkan saat mereka masih di semester awal. Program beasiswa sebagai salah satu contoh untuk menyentuh dan menarik mereka agar bila lulus nanti mau bekerja di perusahaan kita.

Di lain pihak, Universitas hendaknya memiliki berbagai konsep ilmiah untuk berbagai bidang, agar bisa dijadikan rujukan ilmu yang bisa dibawa untuk diimplementasi. Sebut saja Ilmu tentang Pengelolaan Sumber Daya Manusia.

Bila mereka (universitas) percaya akan pentingnya pengelolaan SDM serta menyediakan berbagai konsep ilmiahnya, maka Biro SDM di Universitas mestinya bisa merujuk ilmu tersebut dalam penerapan di tempat mereka. Tapi mereka juga menyadari bahwa di luar sana, di berbagai perusahaan, terdapat praktek yang teruji, maka mereka juga membuka diri untuk menyimak bagaimana perusahaan-perusahaan mempraktekkannya. Ini merupakan pendekatan dengan jiwa besar, mau belajar karena mau menjadi lebih baik.

Budaya dan Tata Nilai

Langkah proaktif yang ingin dilakukan oleh Universitas, hendaknya kita sambut dengan gembira, karena kita semua menyadari bahwa masa depan bangsa ini ada pada daya saing Sumber Daya Manusia. Dalam paparan yang saya sampaikan kepada mereka, dengan mengambil pengalaman nyata dalam mengelola Sumber Daya Manusia, saya menggaris bawahi perlunya menyikapi arus perubahan disekitar kita secara bijak agar kita dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut dan tidak tertinggal dari yang lain.

Perubahan yang akan dilakukan tidak akan lepas dari ecosystem yang ada di sana. Sudah siapkah para petinggi universitas menghadapi para millennial. Kelompok millennial tersebut bisa saja mahasiswa, boleh jadi dosen muda ataupun karyawan universitas.

Siapkah mereka menanggalkan egonya di balik “Baju Guru Besar” atau atribut bergengsi lainnya untuk bersama menghadapi tantangan yang sedang ada di depan mata? Dan kesediaan tersebut tidak akan jauh dari tata nilai yang dianut oleh masing-masing universitas.

Interaksi antar para pemimpin di sana sesuai tata nilai yang dianut, akan mewarnai budaya yang hidup di Universitas tersebut. Ini juga akan menentukan seberapa tanggap mereka menghadapi perubahan tersebut.

Agar Terus Sukses

Dalam paparannya, Pak Sylvano Damanik, Vice Chairman Korn Ferry mengetengahkan survey yang dilakukan oleh perusahaannya. Yang menarik di antaranya adalah Characteristic that create sustained success in the new digital age:

  • Discipline and focus: Can we make decision and take action quickly?
  • Openness and transparency: How easily is information transmitted through the organisation?
  • Empowerment and alignment: Do our people share a purpose – and feel able to act on it?
  • Agility: How rapidly can we change course if needed?
  • Connectivity: How good are our links to the outside world – and to each other?

Paparan ini menjadi semakin urgent untuk dicermati bila kita kaitkan dengan kata-kata pembukaan dari Pak Rektor di atas. Butir karakteristik 2,3 dan 4 boleh jadi merupakan batu ujian seberapa serius universitas ini mau membenahi Pengelolaan Sumber Daya Manusia-nya.

Namun demikian, kita semua tentu mendukung langkah mereka, karena hasil yang akan dicapai sangat mempengaruhi kualitas lulusan dari Universitas ini dan tentu saja kita semua yang akan menikmati hasilnya. Sukses selalu !

“Those who cannot change their minds cannot change anything.” (George Bernard Shaw)

  1. Instagram: https://www.instagram.com/josefbataona
  2. Twitter: https://www.twitter.com/josefbataona
  3. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/josefbataona
  4. Facebook: https://www.facebook.com/josbataona

Bookmark and Share

2 Responses to Universitas Proaktif Berbenah

  1. Maria Dwi Ardiana says:

    Terima kasih Pak Josef sudah menginspirasi kami untuk selalu meningkatkan pengelolaan HR dalam rangka peningkatan kualitas lulusan di perguruan tinggi

    • josef josef says:

      Terima kasih sama2 mba Maria, kami semua mengharapkan sekaligus mendukung sukses langkah kalian demi kualitas lulusan yang lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 bu Nuniek, semangat belajarmu penuh disiplin, dengan rajin membuat rekap setiap hari di FB...

Nuniek Tirta:
Saya sangat beruntung mengikuti kelas ini dan terlebih lagi beruntung karena sekelas dengan Pak Josef....

josef:
Terima kasih sama2 Faiz, semoga bermanfaat dan sukses selalu. Salam

Faiz:
Terima kasih bapak josef atas sharing ilmunya disruption technology memang perbincangan menarik baik dalam...

josef:
Terima kasih Indri, Tim mereka selalu menginspirasi untuk siapa saja yang berkunjung kesana. Salam


Recent Post

  • Self Empowerment
  • Forum Network dan Saling Belajar
  • Harapan Akan Kesempatan Baru
  • Blessing in Disruption
  • Valuable Leader Multiplicator
  • Pemimpin Berkarakter Positif
  • Dampak Kata-Kata Positif
  • Enneagram: A Journey of Self-Enlightenment
  • Agar Lulus Meredam Ego
  • Menginspirasi dengan Perilaku Positif