Posted on April 10th, 2026
“Between stimulus and response there is a space. In that space lies our freedom and our power to choose our response.” (Stephen Covey) Dalam sebuah sesi sharing tentang “Leading Across Generation”, saya menerima cukup banyak pertanyaan dari para peserta. Awalnya saya mengira sebagian besar pertanyaan akan berkisar pada perbedaan karakter antara Boomer, Gen X, Milenial, dan Gen Z. Namun setelah menyimak dengan lebih tenang, saya menemukan bahwa sebagian besar pertanyaan itu tentang sesuatu yang jauh lebih mendasar: bagaimana kita memimpin manusia. Berikut flier sharing di komunitas IKIGAI. Memimpin Melalui Pengaruh Banyak peserta bertanya tentang situasi yang sebenarnya sangat klasik dalam kepemimpinan: Bagaimana memotivasi tim? Bagaimana menegur orang yang lebih senior? Bagaimana tetap tegas tanpa merusak hubungan? Pertanyaan seperti ini menunjukkan bahwa tantangan utama seorang pemimpin bukanlah soal generasi, tetapi soal pengaruh. Jabatan mungkin memberi kita wewenang formal, tetapi pengaruhlah yang membuat orang benar-benar MAU mengikuti kita. Dalam tim lintas
Posted on March 27th, 2026
“A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way.” (John C. Maxwell) HARUS DINIATKAN. Bukan sekadar slogan. Integritas hendaknya menjadi gerakan. Gerakan hati untuk memilih yang benar, gerakan pikiran yang menjaga nilai, gerakan tindakan yang menyelaraskan nilai, kata dan perbuatan. Dalam program Mentorship Maxwell Leadership Indonesia, bersama rekan-rekan lainnya kami semakin menyadari bahwa integritas tidak berhenti pada diri kita sendiri. Integritas harus menjadi sesuatu yang menular: menginspirasi, membentuk budaya, dan menggerakkan orang lain untuk hidup dengan nilai yang sama. Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang siapa kita, tetapi tentang pengaruh apa yang kita bangun di sekitar kita. Dari Integritas Pribadi ke Budaya Integritas Banyak orang merasa cukup ketika mereka sendiri berusaha hidup dengan integritas. Itu tentu penting. Tetapi kepemimpinan selalu berbicara tentang pengaruh. Pertanyaan yang lebih dalam adalah: Apakah orang-orang di sekitar kita juga terdorong untuk hidup dengan integritas? Apakah lingkungan yang
Posted on March 13th, 2026
“If you are a leader, the true measure of your success is not getting people to work. It’s not getting people to work hard. It is getting people to work hard together. That takes commitment.” (John C. Maxwell) TRANSFORMASI BERLANJUT. Dari kepemimpinan yang mengandalkan jabatan dan naik kelas ke kepemimpinan yang mengandalkan pengaruh. Dalam fase ini, orang mau mengikuti pemimpin karena merasa terhubung, dihargai, dan dilibatkan. Kini transformasi berlanjut ke level berikutnya: Level 3, Production. People follow you because of what you have done for the organization. Inilah kepemimpinan yang mulai bekerja secara nyata, memberikan dampak signifikan kepada organisasi, bukan saja karena mereka produktif secara individu, tapi mereka mampu memberdayakan tim untuk meraih hasil. Namun tantangan kepemimpinan hari ini tidak berhenti pada relasi satu arah antara atasan dan bawahan. Dunia organisasi semakin kompleks, menuntut kolaborasi lintas fungsi, lintas kepentingan, bahkan lintas cara berpikir. Kolaborasi: Kebutuhan Sekaligus Tantangan Dalam
Posted on March 6th, 2026
“I alone cannot change the world, but I can cast a stone across the waters to create many ripples.” (Mother Teresa) Setiap fase kehidupan memiliki kesempatan sendiri. Ada kesempatan membangun karier, kesempatan memimpin, kesempatan membesarkan keluarga. Dan pada waktunya, tiba masa yang sering disalah-pahami: masa purna bakti. Bagi banyak orang, purna bakti terasa seperti titik akhir. Padahal sesungguhnya, ia adalah garis transisi. Bersama istri dan anakku kami secara sungguh-sungguh merencanakan dan menjalani fase ini. Ia tidak datang tiba-tiba, melainkan dipersiapkan melalui percakapan, penyesuaian, dan refleksi yang tidak singkat. Purna bakti bukan berhenti bekerja; ia adalah proses menata ulang cara kita memaknai diri dan hidup. Berikut foto sharing Persiapan Pensiun: Tantangan yang Nyata Ada beberapa tantangan yang nyata dalam memasuki masa ini. Pertama, menata ulang identitas tanpa jabatan. Selama bertahun-tahun, identitas kita melekat pada peran: direktur, manajer, pemimpin, profesional. Ketika jabatan itu dilepaskan, muncul pertanyaan sunyi: Siapa saya sekarang? Di
Posted on February 27th, 2026
“Connection is why we’re here; it is what gives purpose and meaning to our lives.” (Brené Brown) Perjalanan sebuah komunitas tidak hanya ditandai oleh usia, tetapi oleh makna yang tumbuh di dalamnya. Senin lalu, saya menghadiri perayaan ulang tahun ke-4 PEACE HR Society, sebuah komunitas yang selama ini menjadi ruang belajar, ruang berbagi, sekaligus ruang bertumbuh bagi para praktisi HR lintas organisasi dan generasi. Pertemuan itu berlangsung sederhana, hangat, dan penuh percakapan bermakna. Dari interaksi-interaksi yang terjadi, saya membawa pulang sejumlah refleksi yang terasa relevan bagi perjalanan profesional maupun personal kita. Komunitas ini tidak dibangun dengan agenda besar, tetapi oleh praktik kecil yang konsisten. Filosofi 3C: Connection, Conversation, Collaboration, menjadi denyut kehidupan komunitas ini. Kami saling terhubung sebagai manusia, berdialog sebagai pembelajar, lalu berkolaborasi sebagai sesama pejalan. Ketika 3C ini bekerja, komunitas tidak lagi sekadar forum, tetapi berubah menjadi ekosistem pertumbuhan. Hadir dan Melayani: Kepemimpinan dalam Tindakan Sederhana Tuan
MENGAWALI KARIERNYA di PT Unilever Indonesia sebagai Management Trainee, Januari 1980, Josef terus menapaki tangga karier selama 31,5 tahun, termasuk 2.5 tahun sebagai Regional
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...
Dapatkan update dari Blog Josef Bataona melalui email Anda. Atau Follow Twitter dan Facebooknya.