Posted on May 15th, 2026
“Success is the sum of small efforts, repeated day in and day out.” (Robert Collier) MERCUSUAR yang memandu perjalananku: Moto BE YOURSELF, BUT BETTER EVERYDAY. Melangkah dengan penuh keyakinan bahwa setiap kita dilahirkan dengan talenta unik yang bisa membuat kita sukses. Bila setiap orang memiliki keunikan, maka saya perlu membuka diri setiap hari untuk belajar dari keunikan orang-orang sekitarku. Dengan demikian saya bisa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Moto ini yang menjadi pendorong utama untuk terus belajar dan berbagi, termasuk berbagi di blog ini. Tulisan yang anda baca saat ini, adalah tulisan yang ke 1.000, sejak saya luncurkan blog pada tanggal 11 November 2011. Image by Darwis Corporation Kebiasaan Yang Dibangun Menjelang tulisan ke-1000, saya berhenti sejenak. Bukan untuk menghitung berapa banyak yang sudah ditulis, tetapi untuk bertanya: apa sebenarnya yang sedang dibangun selama ini? Karena mungkin, yang terlihat adalah angka. Tetapi yang sesungguhnya terbentuk adalah kebiasaan… dan
Posted on May 8th, 2026
“Either write something worth reading or do something worth writing.” (Benjamin Franklin) KALIMAT PERTAMA yang kutulis di blog, masih penuh ketidakpastian tentang seberapa menarik tulisan ini di hadapan pembaca. Tanpa pengalaman, tanpa bekal pengetahuan memadai. Satu-satunya yang membuat saya penuh percaya diri untuk memulai adalah, saya punya banyak pengetahuan dan pengalaman, yang masih tersimpan rapih di kepalaku (tacit knowledge). Saat itu, lebih dari 30 tahun berkecimpung di bidang Sumber Daya Manusia merupakan modal penting. Pengalaman sebagai leader dan mengembangkan leadership bisa menjadi daya tarik. Pengalaman memimpin transformasi dan membangun budaya, juga bisa menjadi topik menarik. Dan tentu saja perjalanan karier secara umum dan perjalanan hidup juga unik. Pengingat Agar Selalu Bersyukur Bagi yang pernah mengikuti atau mendengarkan presentasi saya, mungkin sudah cukup familiar dengan gambar di bawah ini, yang selalu saya gunakan sebagai penutup semua presentasi saya. Mengapa? Gambar yang terlihat sederhana memiliki MAKNA yang mendalam untuk saya. Persisnya,
Posted on April 30th, 2026
“We must never become too busy sawing to take time to sharpen the saw.” (Stephen R. Covey) RUTIN MENGASAH GERGAJI. Ada satu prinsip sederhana namun sangat mendasar dalam pengembangan diri yang sering kita dengar dari Stephen R. Covey: Sharpen the Saw, kebiasaan ke-7 dari The 7 Habits of Highly Effective People. Intinya adalah komitmen untuk terus memperbarui diri secara utuh: fisik, mental, emosional, dan spiritual. Tanpa pembaruan ini, efektivitas kita akan menurun, bahkan tanpa kita sadari. Bagi saya, prinsip ini bukan sekadar konsep, tetapi sebuah disiplin. Itulah sebabnya kami secara rutin meluangkan waktu untuk belajar bersama. Bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi untuk menjaga ketajaman diri agar tetap relevan, berdampak, dan bertumbuh. Sabtu 18 April lalu, dalam sesi pembelajaran di MLCT (Maxwell Leadership Certified Team), kami mendalami satu topik yang sederhana namun sangat kuat: Movement of Impact. Lebih dari Sekadar Hadir: Meninggalkan Jejak Pembelajaran hari itu mengingatkan saya
Posted on April 24th, 2026
“Make the most of the difficult situation of working for a bad boss: learn to think like a leader yourself. Think people, think progress, and think intangibles.” (John C. Maxwell) Pertanyaan dari peserta berkaitan dengan leader yang cenderung toxic di webinar yang diselenggarakan GNIK (Gerakan Nasional Indonesia Kompeten) bersama Maxwell Leadership Indonesia baru-baru ini. Pertanyaan ini menjadi semakin menarik, saat saya dimintai pendapat oleh seorang leader yang cukup berpengalaman beberapa hari sesudahnya. Dalam percakapan santai itu, ia berkata pelan, “Saya tidak tahu sejak kapan, tapi rasanya tim saya tidak lagi bersama saya… mereka seperti bekerja di sekitar saya, bukan dengan saya.” Di sisi lain, saya juga sering mendengar cerita yang berbeda. Tentang atasan yang sulit diajak bicara, keputusan yang berubah-ubah, atau gaya memimpin yang membuat tim lelah secara emosional. Dua cerita ini, ternyata tidak berdiri sendiri. Mereka saling terhubung dan sering kali terjadi dalam organisasi yang sama. Berikut flier
Posted on April 17th, 2026
“Once you understand your WHY, you’ll be able to clearly articulate what makes you feel fulfilled and to better understand what drives your behavior when you’re at your natural best.” (Simon Sinek) LAMAURI, Novel yang ditulis Fince Bataona, bukan sekadar cerita tentang kehidupan masyarakat nelayan di Lamalera, Pulau Lembata. Ia adalah cermin nilai hidup, tentang makna bekerja, refleksi diri, fokus, dan kebahagiaan yang lahir dari hati yang selaras. Di balik kisah sederhana tentang perahu, laut, dan peran seorang perempuan yang disimbolkan dengan Lamauri (jurumudi), tersimpan pelajaran yang sangat relevan bagi kehidupan modern, bahkan bagi dunia kepemimpinan hari ini. WHY: Mengapa Engkau Bekerja? Salah satu pertanyaan paling kuat dalam buku ini muncul dari dialog sederhana: “Mengapa kau harus bekerja? Apa alasanmu bekerja?” Pertanyaan ini mengingatkan kita pada konsep Simon Sinek dalam bukunya FIND YOUR WHY, yang menekankan bahwa orang yang mengetahui “WHY”-nya tidak hanya bekerja untuk hasil, tetapi untuk makna.
MENGAWALI KARIERNYA di PT Unilever Indonesia sebagai Management Trainee, Januari 1980, Josef terus menapaki tangga karier selama 31,5 tahun, termasuk 2.5 tahun sebagai Regional
josef:
Terima kasih sama2 Helda, kebersamaan kita melangkah dalam perjalanan karier membuahkan banyak kisah menarik....
Helda:
Selalu hangat dan beri insprirasi setiap cerita yang bapak buat…hal hal jecil jd sangat dalam dan sangat...
josef:
Terima kasih Emmi, banyak cerita yang saya hadirkan, merupakan cerita kita bersama. Saya sengaja merangkumnya...
Emmi:
Baca tulisan Pak Jos itu berasa lagi ngobrol dalam 1 ruangan, face to face. Temen2 yg pernah ngalamin pasti...
josef:
Terima kasih Cita. Satu dua menit waktumu untuk mengunjungi blog dan menyimak tulisan disana sangat berarti....
Dapatkan update dari Blog Josef Bataona melalui email Anda. Atau Follow Twitter dan Facebooknya.