Posted on March 6th, 2026
“I alone cannot change the world, but I can cast a stone across the waters to create many ripples.” (Mother Teresa) Setiap fase kehidupan memiliki kesempatan sendiri. Ada kesempatan membangun karier, kesempatan memimpin, kesempatan membesarkan keluarga. Dan pada waktunya, tiba masa yang sering disalah-pahami: masa purna bakti. Bagi banyak orang, purna bakti terasa seperti titik akhir. Padahal sesungguhnya, ia adalah garis transisi. Bersama istri dan anakku kami secara sungguh-sungguh merencanakan dan menjalani fase ini. Ia tidak datang tiba-tiba, melainkan dipersiapkan melalui percakapan, penyesuaian, dan refleksi yang tidak singkat. Purna bakti bukan berhenti bekerja; ia adalah proses menata ulang cara kita memaknai diri dan hidup. Berikut foto sharing Persiapan Pensiun: Tantangan yang Nyata Ada beberapa tantangan yang nyata dalam memasuki masa ini. Pertama, menata ulang identitas tanpa jabatan. Selama bertahun-tahun, identitas kita melekat pada peran: direktur, manajer, pemimpin, profesional. Ketika jabatan itu dilepaskan, muncul pertanyaan sunyi: Siapa saya sekarang? Di
Posted on February 27th, 2026
“Connection is why we’re here; it is what gives purpose and meaning to our lives.” (Brené Brown) Perjalanan sebuah komunitas tidak hanya ditandai oleh usia, tetapi oleh makna yang tumbuh di dalamnya. Senin lalu, saya menghadiri perayaan ulang tahun ke-4 PEACE HR Society, sebuah komunitas yang selama ini menjadi ruang belajar, ruang berbagi, sekaligus ruang bertumbuh bagi para praktisi HR lintas organisasi dan generasi. Pertemuan itu berlangsung sederhana, hangat, dan penuh percakapan bermakna. Dari interaksi-interaksi yang terjadi, saya membawa pulang sejumlah refleksi yang terasa relevan bagi perjalanan profesional maupun personal kita. Komunitas ini tidak dibangun dengan agenda besar, tetapi oleh praktik kecil yang konsisten. Filosofi 3C: Connection, Conversation, Collaboration, menjadi denyut kehidupan komunitas ini. Kami saling terhubung sebagai manusia, berdialog sebagai pembelajar, lalu berkolaborasi sebagai sesama pejalan. Ketika 3C ini bekerja, komunitas tidak lagi sekadar forum, tetapi berubah menjadi ekosistem pertumbuhan. Hadir dan Melayani: Kepemimpinan dalam Tindakan Sederhana Tuan
Posted on February 20th, 2026
“Don’t let your learning lead to knowledge. Let your learning lead to action.” (Jim Rohn) Saya berdiri di lantai 20 sebuah hotel di Bandar Lampung. Di bawah sana, terlihat atap-atap rumah: rapat, tenang, nyaris serupa. Sekilas, biasa saja. Namun semakin lama saya memandang, semakin jelas yang saya lihat bukan atap. Yang saya lihat adalah kehidupan. Setiap atap menutupi sebuah keluarga. Di sana ada cerita tentang kerja keras, kegagalan, harapan, dan doa-doa sederhana yang mungkin tidak pernah terdengar. Dan dari ketinggian itu, saya justru diingatkan pada satu hal: tanggung jawab. Atap dan Peran sebagai Orang Tua Sebagai orang tua, atap bukan hanya tempat berteduh. Ia adalah ruang aman tempat anak-anak belajar menjadi dirinya sendiri. Di bawah atap rumah, anak-anak tidak banyak mendengar ceramah. Mereka lebih banyak mengamati cara kita bersikap, cara kita memilih, cara kita bangkit saat jatuh. Saya belajar bahwa pengaruh paling kuat sering kali tidak diucapkan. Ia
Posted on February 13th, 2026
“All good leaders are connectors. They relate well and make people feel confident about themselves and their leader.” (John C. Maxwell) LEGACY bukanlah sesuatu yang baru kita pikirkan saat karier mendekati akhir, tetapi keputusan sadar yang seharusnya dibuat sejak awal perjalanan, lalu diteguhkan dan dijalani setiap hari. Setiap pilihan, cara kita memimpin, memperlakukan orang lain, dan mengambil keputusan kecil sekalipun. Semuanya sedang membentuk warisan seperti apa yang kelak tertinggal. Pada akhirnya, orang tidak akan mengingat jabatan apa yang pernah kita sandang, atau berapa lama kita duduk di posisi tertentu. Mereka akan mengingat bagaimana kehadiran kita memengaruhi hidup dan pertumbuhan mereka. Apakah mereka merasa lebih percaya diri? Lebih berani bermimpi? Lebih siap menghadapi tantangan hidup dan karier? Kesaksian Tamu Yang Jeli Kutipan berikut berasal dari postingan di LinkedIn, oleh tamu yang berkunjung ke rumahku: Pagi ini berkesempatan menjemput pembicara di daerah Pamulang – Tangsel untuk kegiatan Komite Budaya. Setiba di
Posted on February 6th, 2026
“If you can’t influence people, then they will not follow you. And if people won’t follow, you are not a leader. That’s the Law of Influence.” (John C. Maxwell) Banyak orang berpikir: “Saya bukan pemimpin karena saya tidak punya jabatan, atau tidak punya anak buah.” Kalimat seperti itu juga sering diucapkan, bahkan dari orang-orang yang setiap hari memengaruhi orang lain. Padahal, kepemimpinan tidak pernah dimulai dari jabatan. Ia selalu dimulai dari sebuah keputusan. Dan keputusan paling awal dan paling mendasar adalah ini: Saya memilih untuk menjadi pemimpin. Bukan ketika promosi datang, bukan ketika kartu nama berubah. Tetapi hari ini, di ruang hidup tempat kita berada sekarang. Karena jika hari ini ada satu orang saja yang terpengaruh oleh sikap, pilihan, atau cara kita bersikap, maka sesungguhnya kita sudah memimpin. Demikian pembuka sesi webinar yang diselenggarakan oleh Maxwell Leadership Indonesia. Sesi yang saya bawakan dari sebuah hotel di Bandung kepada lebih
MENGAWALI KARIERNYA di PT Unilever Indonesia sebagai Management Trainee, Januari 1980, Josef terus menapaki tangga karier selama 31,5 tahun, termasuk 2.5 tahun sebagai Regional
josef:
Terima kasih Uni, karena dua tahun itu singkat, saranku sudah mulai bersiap-siap dari sekarang kalau niatnya...
josef:
Terima kasih Rina, Dampak bagi orang lain harus diniatkan dan dilakukan secara konsisten. Dan dimulai dari...
Unie:
Setuju Pak Josef, masa purna bakti bukan titik akhir tapi adalah fase baru yg harus kita rencanakan dengan...
Rina Ismariati:
Sebagai bagian dari generasi yang masih sedang membangun perjalanan karier, saya merasa banyak...
josef:
Terima kasih sama2 mba Sofia, semoga bermanfaat. Bagi juga inspirasinya kepada teman2 lainnya yang...
Dapatkan update dari Blog Josef Bataona melalui email Anda. Atau Follow Twitter dan Facebooknya.