Open Office Untuk Presiden Direktur

Posted on August 1st, 2017

“The three most important ways to lead people are: … by example… by example… by example.” (Albert Schweitzer)

TEMU MUKA kali ini kaya agenda, walau santai ceria. Halal Bi Halal dikedepankan sebagai alasan utama undangan ini, di mana BOD aktif ingin bersilaturahmi bersama dengan anggota BOD yang sudah pensiun. Yang paling menyenangkan adalah dalam pertemuan seperti itu pasangan masing-masing, istri atau suami selalu diundang bersama.

Ini merupakan kebiasan terpuji yang sudah sejak lama dipupuk, karena pasangan hidup hendaknya juga turut merasakan kebersamaan sebagai satu keluarga. Untuk BOD aktif saja setidaknya ada beberapa kesempatan seperti itu dalam setahun, misalnya Board Conference yang ditutup dengan dinner, di mana spouse juga diundang untuk hadir bersama. Atau dibuatkan acara khusus untuk spouse selama BOD sibuk dengan meeting.

Foto bersama.

1 Agustus 2017_Open Office untuk Presiden Direktur1

Konsep Alun-alun

Alasan kedua yang tidak kalah pentingnya, adalah memperkenalkan konsep Kantor ULI yang baru, yang terletak di daerah BSD. Loby green office ini didesign seperti kebiasaan di desa, di mana ada alun-alun tempat orang bertemu dan sosialisai.

1 Agustus 2017_Open Office untuk Presiden Direktur2

Design kelima lantai tersebut mengedepankan ide terasering persawahan, membawa imajinasi kita melayang jauh ke pedesaan yang akrab dan hangat.

Menariknya, karyawan juga dilibatkan dalam memberikan ide-ide. Konsep warna-warni dari kursi-kursi menambah suasana ceria.

1 Agustus 2017_Open Office untuk Presiden Direktur3

Panggung kecil dipojok kantin dengan peralatan band musik, adalah bagian dari ide untuk memberikan kesempatan kepada karyawan pemain musik untuk sesekali menghibur teman-temannya yang lagi asyik makan siang. Sementara itu hadirnya gym dan lay-out kantor yang menghendaki karyawan banyak berjalan dan bergerak, akan menunjang program preventif karyawan sehat.

Open space concept berlaku untuk semua, termasuk untuk BOD bahkan Presiden Direktur sekalipun. Mereka ingin memberikan contoh bahwa keterbukaan, kedekatan dengan karyawan memang harus dimulai dari atas.

Engagement dan Employer Branding

Menurut hemat saya, ide untuk terus “engaging retired board” sungguh gemilang. Dalam paparan singkatnya Direktur HR memberikan gambaran perkembangan bisnis 10 tahun terakhir, sambil menggaris-bawahi bahwa retired BOD ini adalah pendahulu yang sudah meletakkan pondasi untuk kemajuan bisnis perusahaan seperti sekarang ini. Mereka adalah tokoh-tokoh yang mempersiapkan generasi yang sekarang sedang di atas pentas.

1 Agustus 2017_Open Office untuk Presiden Direktur4

Sambil memberikan update progress business, beliau juga memberikan apresiasi kepada pendahulu, sekaligus memperkuat emotional bonding, di mana pensiunan ini terus merasa bagian dari perjalanan bisnis ini.

Walau mereka sudah pensiun, cerita tentang perjalanan karier mereka kepada keluarga atau masyarakat luas bisa menjadi sharing yang sangat positif dan bermakna dalam memperkuat “Employer Branding” perusahaan. Mereka bisa terus menjadi ambassador, yang terus berkisah kepada keluarga atau handai taulan tentang perusahaan ini, termasuk warna-warni pengalaman mereka bekerja dan berinteraksi dengan karyawan.

Para pensiunan direksi juga diberikan sentuhan kecil untuk mengingat produk-produk perusahaan, di mana mereka setiap bulan masih diberikan paket produk seperti yang didapat oleh karyawan yang masih aktif, sentuhan kecil yang berdampak besar.

“This world is changing enormously. In any position in a company you need to work very hard on learning new skills every day, but you also need to unlearn some of the old skills from the past.” (Paul Polman)

Bookmark and Share

2 Responses to Open Office Untuk Presiden Direktur

  1. r says:

    Luar biasa Pak, saya takjub membacanya.
    Semoga saya bisa membangun cultur seperti ini di Perusahaan tempat saya mengabdi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih coach Indra, sukses juga untuk bukumu yang baru: Effective Coaching Skills for Leaders. Salam

Indra Dewanto:
Sukses selalu dan terus menginspirasi Pak Josef Bataona….:)

josef:
Terima kasih sama2 Tromol, satu dua kata yang bermanfaat, kiranya menyejukan. Salam sehat dan sukses

Tromol Sihotang:
Terima kasih pak Josef yang setiap saat memberikan pandangan, arahan dan tentunya bimbingan yang...

josef:
Terima kasih sama-sama bu Dwi Suwarnaning, sukses selalu, salam


Recent Post

  • Belajar Bersama dari Buku Leader as MEANING MAKER
  • Sikapi Dengan Hati Yang Jujur
  • Agar Tetap Tegak Diterpa Badai
  • Mengasah Listening Skill Menuju Peran Sebagai MEANING MAKER
  • Tim Membutuhkan TRUST
  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement